Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Harga Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Pangkas Pajak BBM

A+
A-
0
A+
A-
0
Harga Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Pangkas Pajak BBM

Ilustrasi.

SEOUL, DDTCNews – Korea Selatan tengah mempertimbangkan pemotongan pajak bahan bakar minyak (BBM) untuk sementara waktu. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi beban konsumen seiring dengan naiknya harga minyak dunia.

Menteri Keuangan Hong Nam-ki menyatakan pemangkasan pajak BBM paling cepat akan dilakukan minggu depan.

"Kenaikan harga minyak dunia menjadikan tingginya harga bahan bakar yang harus dibayar konsumen. Untuk itu, kami tengah mempertimbangkan langkah yang dapat diambil seperti pengurangan pajak bahan bakar," ujar Hong dalam The Korea Times, dikutip Rabu (21/10/2021).

Baca Juga: Masuk Program Prioritas, Digitalisasi Pajak 100% Mulai Berjalan 2022

Hong menambahkan bahwa saat ini harga minyak mentah telah mencapai nilai tertingginya sejak Oktober 2018. Harga tersebut diperkirakan tidak akan turun dalam waktu dekat.

Menurut Korea National Oil Corp., harga BBM rata-rata di negeri tersebut mencapai sekitar 1.736,5 won (Rp20.836) per liter pada Rabu pagi.

Minggu lalu, harga dari minyak mentah Dubai mencapai angka $82,28 per barel. Harga tersebut jauh melebihi harga rata-rata minyak mentah pada bulan September yang berada pada angka $72.63.

Baca Juga: Kurangi Polusi, Jasa Penerbangan Bakal Kena Pajak

Korea Selatan mengandalkan impor dalam pemenuhan kebutuhan energinya. Pajak berkontribusi setidaknya mencapai 40% dari harga bahan bakak domestik.

Sebelumnya, pada November 2018 pemerintah juga mengambil langkah serupa. Saat harga bahan bakar mencapai 1,690.3 won, kebijakan pemotongan pajak bahan bakar dilakukan. (sap)


Baca Juga: Masih Status Darurat Covid-19, Keringanan PPN Diperpanjang
Topik : pajak internasional, pajak BBM, minyak dunia, energi fosil, Korea Selatan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Jum'at, 21 Januari 2022 | 14:23 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

DJBC Rilis Aturan Soal Bentuk, Spesifikasi, dan Desain Pita Cukai 2022

Jum'at, 21 Januari 2022 | 14:12 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ini Sebab Insentif Pajak Rumah Dilanjutkan Meski Kurang Dimanfaatkan

Jum'at, 21 Januari 2022 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Sederet Dokumen yang Dipersamakan dengan Bukti Pot/Put Unifikasi

Jum'at, 21 Januari 2022 | 13:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN

Ramai Tagar 'LupaEFIN' di Twitter, DJP Bantu Wajib Pajak Lapor SPT

Jum'at, 21 Januari 2022 | 13:00 WIB
BELGIA

Kurangi Polusi, Jasa Penerbangan Bakal Kena Pajak

Jum'at, 21 Januari 2022 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Penerbitan 10 Juta Sertifikat Halal UMKM Terganjal Verifikasi Data

Jum'at, 21 Januari 2022 | 12:00 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Ada Omicron, Kemenkeu Pindahkan 2 Pertemuan G-20 dari Bali ke Jakarta

Jum'at, 21 Januari 2022 | 11:34 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HPP Jadi Jembatan Menuju Sistem Pajak yang Lebih Modern

Jum'at, 21 Januari 2022 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pengumuman! DJP Rilis Implementasi Integrasi BC 4.0 & Faktur Pajak 07