Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 15:54 WIB
TAX HOLIDAY (6)
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Efek Covid-19, Serikat Pekerja Serukan Kenaikan Pajak Orang Terkaya

A+
A-
2
A+
A-
2
Efek Covid-19, Serikat Pekerja Serukan Kenaikan Pajak Orang Terkaya

Ilustrasi. Seorang pria berjalan bersama anjingnya menyeberangi jalan 5th Avenue yang nyaris kosong dan toko retail barang mewah yang tutup, di tengah wabah virus corona (Covid-19), di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Senin (11/5/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mike Segar/foc/djo

ALBANY, DDTCNews – Serikat pekerja New York meminta Gubernur Andrew Cuomo dan legislator negara bagian untuk meningkatkan beban pajak pada orang terkaya.

Seruan ini ditujukan untuk membayar kerugian sekitar US$13 miliar atau setara dengan Rp193,2 triliun yang berasal dari dampak penyebaran Covid-19. Seluruh perwakilan dari serikat pekerja menyatakan solusi jangka panjang terhadap distribusi kekayaan yang tidak merata perlu ditangani.

Menurut mereka, bantuan dari pemerintah federal tidak akan cukup untuk menebus pendapatan yang hilang akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, mereka mengatakan perlunya pendekatan dengan dua cabang untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga: Ini Kriteria Masyarakat yang Tak Bisa Terima Vaksin Covid-19 Sinovac

"Kami membutuhkan pendekatan dua cabang. Pemerintah federal harus meningkatkan dan memberikan dana stimulus untuk pendidikan, tetapi juga perlu meminta warga yang sangat kaya untuk membayar bagian yang adil,” kata Andy Pallotta, Presiden United States State Teachers New York.

Serikat pekerja yang meliputi asosiasi perawat, federasi pegawai negeri, serikat guru, dan lainnya ini menyatakan tidak hanya mewakili anggota saja tetapi juga jutaan pekerja yang menderita karena sistem ekonomi yang tidak merata

"Warga New York menyadari bahwa sistem pajak tidak adil dan curang terhadap mereka. Mereka paham jutawan dan multijutawan harus membayar lebih. Jadi, kami pikir pilihannya cukup sederhana dan cukup jelas," kata Ron Deutsch, Direktur Eksekutif Institut Kebijakan Fiskal.

Baca Juga: Demokrat Ingin Orang Kaya Dikenai Pajak Capital Gains Lebih Tinggi

Serikat pekerja ini juga bekerja sama dengan dengan perwakilan serikat pekerja di negara bagian lainnya. Mereka berujar akan terus mendorong anggotanya untuk menyerukan dan terus menekan pejabat pemerintah negara bagian.

Presiden Kongres Staf Profesional The City University of New York (CUNY) Barbara Bowen mengatakan telah bekerja selama beberapa minggu bahkan bulan untuk benar-benar membangun dukungan bagi serikatnya.

"Kami mengambil langkah ini karena kami menghadapi ribuan pemutusan hubungan kerja (PHK) di fakultas kami, pengajar dan staf kami," ungkap Bowen seperti dilansir news10. (kaw)

Baca Juga: AS Sebut Pajak Digital 3 Negara Ini Diskriminatif

Topik : New York, Amerika Serikat, pajak orang kaya, ketimpangan, virus Corona, serikat pekerja
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 04 Januari 2021 | 15:33 WIB
BANTUAN SOSIAL
Senin, 04 Januari 2021 | 14:28 WIB
VAKSINASI
Senin, 04 Januari 2021 | 09:56 WIB
PASAR MODAL
berita pilihan
Senin, 18 Januari 2021 | 18:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 18:04 WIB
KABUPATEN KUDUS
Senin, 18 Januari 2021 | 17:51 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 17:41 WIB
VAKSINASI
Senin, 18 Januari 2021 | 17:08 WIB
NUSA TENGGARA BARAT
Senin, 18 Januari 2021 | 17:03 WIB
PEMBATASAN KEGIATAN
Senin, 18 Januari 2021 | 16:48 WIB
PROVINSI RIAU
Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 18 Januari 2021 | 16:40 WIB
KEPATUHAN PAJAK