Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Darmin: Investasi Jangka Panjang Perlu Waktu

0
0
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Setkab RI)

JAKARTA, DDTCNews – Investasi jangka panjang dari dana repatriasi  pengampunan pajak diprediksi baru akan terjadi setelah wajib pajak (WP) peserta tax amnesty merasa yakin dengan investasi awal yang dipaksa oleh ketentuan program tersebut.

Menko Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan investasi jangka panjang yang bersumber dari dana tax amnesty baru akan terjadi dalam kurun waktu lebih dari satu tahun.

“Sangat mungkin WP memilih investasi jangka pendek terlebih dahulu, juga lebih cenderung pada instrumen keuangan, mungkin 1 atau 2 tahun ke depan baru mereka pindah ke investasi jangka panjang,” ujarnya, Selasa (2/8)

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Darmin menekankan salah satu fungsi pemerintah adalah menyediakan beberapa pilihan investasi. Akan tetapi, jumlah dan ragam pilihan investasi tersebut juga harus diperhitungkan, karena tidak semua investasi bisa dialirkan dana hasil pengampunan pajak.

Menurut dia, pada fase awal, WP cenderung mencoba terlebih dahulu investasi jangka pendek. Jika investasi tersebut meyakinkan dan untung, WP akan mencoba investasi jangka panjang . Lalu investasi yang lebih menarik pun akan menjadi sasaran utama investasi.

Darmin menekankan jangka waktu lock up selama 3 tahun juga memungkinkan WP untuk melakukan investasi jangka panjang justru di tahun kedua. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jika WP langsung mengikuti program investasi jangka panjang.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

Itulah sebabnya, pemerintah sedang merancang cara supaya investasi diberi kemudahan, serta merancang rencana operasional sebagai persiapan. (Bsi)

“Sangat mungkin WP memilih investasi jangka pendek terlebih dahulu, juga lebih cenderung pada instrumen keuangan, mungkin 1 atau 2 tahun ke depan baru mereka pindah ke investasi jangka panjang,” ujarnya, Selasa (2/8)

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Darmin menekankan salah satu fungsi pemerintah adalah menyediakan beberapa pilihan investasi. Akan tetapi, jumlah dan ragam pilihan investasi tersebut juga harus diperhitungkan, karena tidak semua investasi bisa dialirkan dana hasil pengampunan pajak.

Menurut dia, pada fase awal, WP cenderung mencoba terlebih dahulu investasi jangka pendek. Jika investasi tersebut meyakinkan dan untung, WP akan mencoba investasi jangka panjang . Lalu investasi yang lebih menarik pun akan menjadi sasaran utama investasi.

Darmin menekankan jangka waktu lock up selama 3 tahun juga memungkinkan WP untuk melakukan investasi jangka panjang justru di tahun kedua. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jika WP langsung mengikuti program investasi jangka panjang.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

Itulah sebabnya, pemerintah sedang merancang cara supaya investasi diberi kemudahan, serta merancang rencana operasional sebagai persiapan. (Bsi)

Topik : dana repatriasi, tax amnesty, pengampunan pajak
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Senin, 03 Oktober 2016 | 20:23 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:55 WIB
INSENTIF PENDIDIKAN
Selasa, 13 September 2016 | 14:15 WIB
KINERJA BUMN
Senin, 03 Juli 2017 | 10:30 WIB
STRATEGI MAKRO
Minggu, 31 Juli 2016 | 12:19 WIB
FASILITAS IMPOR
Selasa, 18 April 2017 | 17:49 WIB
KETENTUAN PP 18 TAHUN 2015
Senin, 08 Mei 2017 | 16:57 WIB
KEUANGAN PUBLIK
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Rabu, 18 Oktober 2017 | 17:29 WIB
DESENTRALISASI FISKAL
Selasa, 13 September 2016 | 13:01 WIB
SHORTFALL PAJAK