Berita
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:16 WIB
PMK 20/2021
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:06 WIB
KABUPATEN KUNINGAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:14 WIB
KARTU PRAKERJA
Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Danai Proyek Infrastruktur, Wacana Pajak Karbon Berembus Lagi

A+
A-
1
A+
A-
1
Danai Proyek Infrastruktur, Wacana Pajak Karbon Berembus Lagi

Ilustrasi. 

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Sejumlah pengusaha yang dekat dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dikabarkan telah bertemu dan mulai mendiskusikan rencana pengenaan pajak karbon (carbon tax).

Pengenaan pajak karbon diharapkan mampu membantu pendanaan rencana program infrastruktur yang diusung Biden dengan estimasi kebutuhan dana hingga US$2 triliun atau kurang lebih senilai Rp28.145 triliun.

"Pengusaha yang dekat dengan Biden, yakni Dennis Mehiel dan mantan CEO Dow Chemical Andrew Liveris, mulai mendekati pengusaha-pengusaha lain untuk membicarakan mengenai pajak karbon dan pendanaan program infrastruktur,” ujar salah satu sumber yang mengetahui hal ini, dikutip dari cnbc.com, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: Wah, Negara Bagian Ini Bakal Hapus PPh OP dalam 10 Tahun

Selain kedua pengusaha tersebut, anggota Senat AS dari Partai Demokrat yang dikenal dekat dengan Biden, Chris Coons, juga disebut turut aktif mendiskusikan proposal pengenaan pajak karbon dengan politisi-politisi lainnya.

Adapun ide mengenai pengenaan pajak karbon sempat muncul di kalangan elit pada masa kepemimpinan Presiden Barack Obama, bahkan Donald Trump. Elit Partai Republik sempat mengajukan usulan pengenaan pajak karbon kepada Trump pada 2017 tapi ditolak.

Dalam kampanyenya, Biden berjanji untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan pengembangan energi yang ramah lingkungan selama 4 tahun menjabat.

Baca Juga: Pemeriksaan Pajak Berlanjut, SPT Donald Trump Dibuka

Dalam perincian program yang diusung oleh selama kampanye, Biden berencana untuk mengembangkan transportasi umum berbahan bakar listrik. Beberapa transportasi yang dimaksud mulai dari kereta komuter hingga bus.

Dalam jangka panjang, Biden menargetkan Negeri Paman Sam bisa meraih status sebagai negara yang bebas dari energi karbon pada 2035. (kaw)

Baca Juga: Mulai Juli 2021, Penumpang Pesawat dan Kapal Bakal Kena Pajak Karbon
Topik : pajak karbon, carbon tax, Amerika Serikat, Joe Biden
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 02 Februari 2021 | 15:15 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 02 Februari 2021 | 11:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 01 Februari 2021 | 18:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 01 Februari 2021 | 17:43 WIB
SIPRUS
berita pilihan
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:16 WIB
PMK 20/2021
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:06 WIB
KABUPATEN KUNINGAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:14 WIB
KARTU PRAKERJA
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:00 WIB
PELAPORAN SPT
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:58 WIB
UNI EROPA
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:00 WIB
PMK 15/2021