Academy - IC TP Batch 34
News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
PELAYANAN BEA DAN CUKAI

Dorong UMKM Pasok Produk ke Luar Negeri, Ini Strategi DJBC

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Jumat, 23 Oktober 2026 | 10.30 WIB
Dorong UMKM Pasok Produk ke Luar Negeri, Ini Strategi DJBC
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) menjalankan peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance dengan memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai Netty Hartawati mengatakan asistensi diberikan dengan mengunjungi langsung lokasi pelaku usaha. Langkah tersebut ditujukan untuk menggali potensi ekspor, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku UMKM, serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan setiap pengusaha.

"Pendampingan yang berkelanjutan diperlukan agar pelaku UMKM semakin memahami prosedur ekspor dan mampu memanfaatkan peluang pasar internasional," ujarnya, dikutip pada Jumat (23/10/2026).

Netty menyampaikan kegiatan pendampingan bertujuan membantu semakin banyak UMKM meningkatkan ekspor, memperluas jangkauan pemasaran, dan mengoptimalkan potensi komoditas unggulan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, dia meyakini berbagai produk lokal Indonesia memiliki peluang yang lebih besar untuk bersaing di pasar internasional dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami berharap UMKM dapat memanfaatkan dukungan ini untuk mengatasi kendala yang dihadapi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global," kata Netty.

Netty pun mengatakan kegiatan asistensi pelaku usaha dilakukan oleh unit vertikal DJBC di 3 wilayah, yaitu di Bekasi, Banyuwangi, dan Bogor.

Pada Kantor Bea dan Cukai Bekasi, petugas mengunjungi UMKM binaan yang bergerak di bidang kuliner dan kerajinan. UMKM ini telah melakukan ekspor ke berbagai negara, termasuk Selandia Baru, Jerman, dan Prancis.

Kunjungan dilakukan guna memberikan asistensi terkait tata cara kepabeanan, perizinan, dan legalitas ekspor untuk mendukung pengembangan usaha. Selain itu, petugas juga memberikan asistensi bagi UMKM yang ingin memperluas pasar ke Australia.

Kemudian, Kantor Bea dan Cukai Banyuwangi mengidentifikasi potensi komoditas unggulan daerah sekaligus membahas prosedur ekspor dan kendala yang dihadapi pelaku usaha.

Sementara itu, Kantor Bea dan Cukai Bogor mendampingi pelaku usaha dalam mengembangkan produk pangan olahan untuk dipasarkan ke pasar internasional. Salah satu perusahaan hendak memasok produknya ke Afrika Selatan melalui penandatanganan letter of intent (LoI).

Netty menambahkan DJBC terus memberikan ruang konsultasi bagi pelaku usaha untuk memahami ketentuan ekspor, mengidentifikasi solusi atas kendala yang dihadapi, serta memperoleh informasi mengenai fasilitas kepabeanan yang relevan. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.