Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Beri Orasi Ilmiah di HUT Univeritas Brawijaya, Ini Pesan Sri Mulyani

A+
A-
0
A+
A-
0

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan orasi ilmiahnya dalam Dies Natalis ke-55 Universitas Brawijaya Malang (5/1). (Foto: Kemenkeu)

MALANG, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri Dies Natalis ke-55 Universitas Brawijaya Malang, Jumat (5/1). Dalam kesempatan orasi ilmiahnya, Menkeu mengajak seluruh komponen kampus untuk terus berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui pendidikan.

“Kepada para civitas academica Universitas Brawijaya yang hadir pada hari ini saya ingin mengajak agar lembaga ini terus mengawal dan membantu menciptakan cita-cita kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita kemerdekaan yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dan berkesinambungan, melalui fungsi pendidikan,” katanya.

Menurutnya, peran kampus amatlah penting untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh di masa depan. Oleh karena itu, membangun kompetensi manusia harus unggul tidak hanya dalam hard skill, tapi juga mumpuni dalam soft skill.

Baca Juga: Mengenal Era Baru Hubungan antara Otoritas dengan Wajib Pajak

“Menghadapi tantangan ke depan yang penuh perubahan dinamis dan semakin berat diperlukan SDM Indonesia yang memiliki kompetensi hard skill dan soft skill yang memadai. Dan peranan universitas sangatlah krusial,” papar Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjabarkan bahwa hard skill adalah buah dari sistem pendidikan untuk mempersiapkan manusia Indonesia masuk kedalam pasar tenaga kerja. Sementara soft skill dibangun melalui pembentukan karakter, integritas, komunikasi dan kemampuan bekerjasama.

Seringkali aspek soft skill ini dilupakan, padahal negara membutuhan aspek ini ada dalam setiap warga negaranya. Contohnya adalah soal integritas dalam hal ini korupsi. Berdasarkan penilaian Corruption Perception Index (CPI) dari Transparency International (2016).

Baca Juga: Gandeng DDTC, Universitas Sumatera Utara Gelar Kuliah Umum Pajak

Ada tren perbaikan namun skor Indonesia masih terhitung rendah yakni 37 dari skala 1-100 (0 berarti sangat korup dan 100 berarti sangat bersih). Indonesia menempati peringkat 90 dari 176 negara yang dinilai. Oleh karena itu, ia berharap Universitas Brawijaya dapat turut ikut andil menjaga integritas SDM yang didiknya untuk mewujudkan Indonesia yang bersih bebas korupsi.

“Ini adalah hal yang tidak bisa ditunda-tunda karena korupsi selain menurunkan martabat kita sebagai bangsa, juga mengurangi atau menghilangkan kesempatan untuk mengakselerasi kesejahteraan masyarakat misalnya melalui kebocoran anggaran. Saya berpesan kepada jajaran Universitas Brawijaya, agar universitas yang baik dan megah ini menjadi aset kebanggaan Indonesia. Selamat berpartisipasi membangun Indonesia dan membangun momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutupnya. (Amu)

Baca Juga: Belajar Soal CRM, Mahasiswa Vokasi UB Kunjungi Menara DDTC

Menurutnya, peran kampus amatlah penting untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh di masa depan. Oleh karena itu, membangun kompetensi manusia harus unggul tidak hanya dalam hard skill, tapi juga mumpuni dalam soft skill.

Baca Juga: Mengenal Era Baru Hubungan antara Otoritas dengan Wajib Pajak

“Menghadapi tantangan ke depan yang penuh perubahan dinamis dan semakin berat diperlukan SDM Indonesia yang memiliki kompetensi hard skill dan soft skill yang memadai. Dan peranan universitas sangatlah krusial,” papar Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjabarkan bahwa hard skill adalah buah dari sistem pendidikan untuk mempersiapkan manusia Indonesia masuk kedalam pasar tenaga kerja. Sementara soft skill dibangun melalui pembentukan karakter, integritas, komunikasi dan kemampuan bekerjasama.

Seringkali aspek soft skill ini dilupakan, padahal negara membutuhan aspek ini ada dalam setiap warga negaranya. Contohnya adalah soal integritas dalam hal ini korupsi. Berdasarkan penilaian Corruption Perception Index (CPI) dari Transparency International (2016).

Baca Juga: Gandeng DDTC, Universitas Sumatera Utara Gelar Kuliah Umum Pajak

Ada tren perbaikan namun skor Indonesia masih terhitung rendah yakni 37 dari skala 1-100 (0 berarti sangat korup dan 100 berarti sangat bersih). Indonesia menempati peringkat 90 dari 176 negara yang dinilai. Oleh karena itu, ia berharap Universitas Brawijaya dapat turut ikut andil menjaga integritas SDM yang didiknya untuk mewujudkan Indonesia yang bersih bebas korupsi.

“Ini adalah hal yang tidak bisa ditunda-tunda karena korupsi selain menurunkan martabat kita sebagai bangsa, juga mengurangi atau menghilangkan kesempatan untuk mengakselerasi kesejahteraan masyarakat misalnya melalui kebocoran anggaran. Saya berpesan kepada jajaran Universitas Brawijaya, agar universitas yang baik dan megah ini menjadi aset kebanggaan Indonesia. Selamat berpartisipasi membangun Indonesia dan membangun momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutupnya. (Amu)

Baca Juga: Belajar Soal CRM, Mahasiswa Vokasi UB Kunjungi Menara DDTC
Topik : kampus, kuliah umum, universitas brawijaya
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 09 Agustus 2018 | 16:43 WIB
TALKSHOW PAJAK-STIAMI
Senin, 15 April 2019 | 15:51 WIB
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Selasa, 20 Februari 2018 | 16:15 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Selasa, 06 November 2018 | 17:04 WIB
UPN VETERAN JAKARTA
berita pilihan
Selasa, 21 Januari 2020 | 17:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:44 WIB
JEPANG
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:41 WIB
OMNIBUS LAW
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:32 WIB
SOSIALISASI PERPAJAKAN
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
DKI JAKARTA
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:40 WIB
FILIPINA