Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Ayo Bayar Pajak Kendaraan! Dapatkan Hadiah Uang Tunai Jutaan Rupiah

A+
A-
0
A+
A-
0
Ayo Bayar Pajak Kendaraan! Dapatkan Hadiah Uang Tunai Jutaan Rupiah

Ilustrasi. Warga mengantre membayar pajak kendaraan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.

SAMARINDA, DDTCNews – Pemprov Kalimantan Timur menyiapkan hadiah uang tunai dalam tabungan sebesar Rp5 juta per orang untuk para wajib pajak yang patuh memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Akhmad Sarkawi, Kepala Bapenda Provinsi Kaltim UPTD PPRD Wilayah Kutai Barat, mengatakan total nilai hadiah pada program Gebyar Pajak tahun ini mencapai Rp1,7 miliar, lebih besar dari tahun lalu sebesar Rp1,2 miliar.

"Setiap pemenang yang beruntung berhak mendapatkan uang tabungan sebesar Rp5 juta. Kami imbau untuk seluruh masyarakat Kubar memanfaatkan program ini," katanya, dikutip Senin (12/10/2020).

Baca Juga: Cara Ajukan Pemblokiran STNK Secara Online di DKI Jakarta

Kriteria utama wajib pajak yang berpeluang mendapatkan hadiah di antaranya tidak pernah menunggak pembayaran pajak kendaraan, terutama dalam 5 tahun terakhir. Jika memenuhi kriteria, wajib pajak secara otomatis akan masuk dalam undian berhadiah.

Akhmad menambahkan pengundian hadiah Gebyar Pajak akan dilakukan langsung oleh Gubernur Isran Noor pada Desember 2020 mendatang. Oleh karena itu, wajib pajak masih berkesempatan untuk mengikuti undian berhadiah tersebut.

Selain hadiah, pemprov juga memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor, dari seharusnya 30 September menjadi 31 Desember 2020. Awalnya program itu berlaku 2 Juni hingga 31 Juli 2020, dan sempat diperpanjang menjadi 30 September 2020.

Baca Juga: Sisa 3 Minggu Lagi! Tax Amnesty untuk PKB dan BBNKB di Provinsi Ini

Program pemutihan PKB ini menjadi upaya pemprov memulihkan perekonomian Kaltim dari tekanan pandemi virus Corona. Selain pemutihan, pemprov juga memberikan diskon pokok pajak dan pembebasan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor.

PKB dengan masa jatuh tempo 1 tahun akan menerima diskon 10%. Lalu, masa jatuh tempo 2 tahun diberi diskon 15%, masa jatuh tempo 3 tahun 20%, jatuh tempo 4 tahun diberi diskon 25%, dan jatuh tempo 5 tahun mendapatkan diskon 30%.

Selain itu, perpanjangan juga berlaku pada program diskon 40% bea balik nama kendaraan bermotor kedua, dan seterusnya (BBNKB). Dia berharap kepatuhan masyarakat Kaltim dalam membayar pajak akan meningkat.

Baca Juga: Cuma 3 Bulan! Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Oktober

"Ini adalah salah satu upaya untuk mendorong wajib pajak selalu taat membayar pajak. Mulai dari perpanjangan masa relaksasi pajak hingga program Gebyar Pajak," ujarnya seperti dilansir korankaltim.com. (rig)

Topik : provinsi kalimantan timur, undian berhadiah, pajak kendaraan bermotor, kesadaran pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 31 Juli 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Korlantas Segera Hapus Data STNK Kendaraan yang Pajaknya Mati 2 Tahun

Minggu, 31 Juli 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI BENGKULU

Dimulai Besok! Pemprov Adakan Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:00 WIB
PROVINSI NTB

Waduh, Kepatuhan Pajak Kendaraan di NTB Tak Sampai 50%

berita pilihan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Audit Kepabeanan?

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Buka Opsi Perluas Cakupan Tax Allowance, Begini Skemanya

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, Tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II

Dilakukan Serentak! Kantor Pajak Sita Mobil, Tanah Hingga Rekening WP

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat