Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

9 Profesional DDTC Menimba Ilmu di Singapura

0
0

Rombongan profesional DDTC saat mendarat di bandara Changi Singapura

SINGAPURA, DDTCNews – Pertengahan Maret ini, tepatnya pada tanggal 20 dan 21 Maret 2017, Wolters Kluwer Singapore dan juga Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) menyelenggarakan kursus yang mengangkat topik-topik perpajakan yang sedang menjadi headline di dunia.

Wolters Kluwer Singapore mengangkat topik Zero Rating of International Services: Correctly Applying Zero-rating Treatment on Services, yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2017 di Mandarin Orchard Singapura. Sementara itu, ISCA mengangkat topik mengenai Getting a Good DEAL by Understanding Taxation Aspects of Mergers & Amalgamations and Tax Due Diligence yang akan diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2017 bertempat di ISCA House Singapura.

Para pengajar terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari akademisi, senior konsultan di Asia Pacific Business Consultant, asosiasi direktur di International Big Four Accounting Firm, pendiri perusahaan bisnis dan konsultasi perpajakan hingga ekspertis di bidang perpajakan.

Baca Juga: Sri Mulyani: Tarif PPh Badan Turun Bertahap & Tidak Dimulai pada 2020

Topik Zero Rating of International Services: Correctly Applying Zero-rating Treatment on Services akan membahas mengenai penerapan GST dengan tarif 0% atas jasa internasional di Singapura. Pembahasan akan dimulai dengan penjelasan mengenai kualifikasi jasa yang dikenakan GST dengan tarif 0%, bagaimana penerapannya, administrasi serta pengawasannya. Penjelasan juga akan dilengkapi dengan studi kasus yang akan memberikan pemahaman lebih dalam atas topik tersebut.

Adapun topik Getting a Good DEAL by Understanding Taxation Aspects of Mergers & Amalgamations and Tax Due Diligence, akan memaparkan bagaimana teknik yang dapat ditempuh dalam melakukan merger dan akuisisi, sehingga tujuan merger dan akuisisi dapat tercapai. Serta, potensi pajak apa sajakah yang akan timbul dari masing-masing metode tersebut. Selain itu, akan dipelajari juga bagaimana tahapan dalam melakukan tax due diligence, serta pembuatan report tax due diligence.

Terkait kursus di atas, DDTC mengirimkan 9 profesionalnya untuk berpatisipasi. Yaitu, David Hamzah Damian, Wulan Clara Kartini, Helga Vida, Arummalinda, Ismi Ulya M, Khisi Armaya Dhora, Dwi Wahyuni, Niken Ayu Permandarani, dan Bintang Perdana Putra.

Baca Juga: Pemda Gunakan Profiling Wajib Pajak Berbasis Web

Program pendidikan luar negeri ini merupakan salah satu bagian dari Human Resource Development Program (HRDP) DDTC yang diberikan kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan dan kursus di mancanegara, termasuk beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Para pengajar terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari akademisi, senior konsultan di Asia Pacific Business Consultant, asosiasi direktur di International Big Four Accounting Firm, pendiri perusahaan bisnis dan konsultasi perpajakan hingga ekspertis di bidang perpajakan.

Baca Juga: Sri Mulyani: Tarif PPh Badan Turun Bertahap & Tidak Dimulai pada 2020

Topik Zero Rating of International Services: Correctly Applying Zero-rating Treatment on Services akan membahas mengenai penerapan GST dengan tarif 0% atas jasa internasional di Singapura. Pembahasan akan dimulai dengan penjelasan mengenai kualifikasi jasa yang dikenakan GST dengan tarif 0%, bagaimana penerapannya, administrasi serta pengawasannya. Penjelasan juga akan dilengkapi dengan studi kasus yang akan memberikan pemahaman lebih dalam atas topik tersebut.

Adapun topik Getting a Good DEAL by Understanding Taxation Aspects of Mergers & Amalgamations and Tax Due Diligence, akan memaparkan bagaimana teknik yang dapat ditempuh dalam melakukan merger dan akuisisi, sehingga tujuan merger dan akuisisi dapat tercapai. Serta, potensi pajak apa sajakah yang akan timbul dari masing-masing metode tersebut. Selain itu, akan dipelajari juga bagaimana tahapan dalam melakukan tax due diligence, serta pembuatan report tax due diligence.

Terkait kursus di atas, DDTC mengirimkan 9 profesionalnya untuk berpatisipasi. Yaitu, David Hamzah Damian, Wulan Clara Kartini, Helga Vida, Arummalinda, Ismi Ulya M, Khisi Armaya Dhora, Dwi Wahyuni, Niken Ayu Permandarani, dan Bintang Perdana Putra.

Baca Juga: Pemda Gunakan Profiling Wajib Pajak Berbasis Web

Program pendidikan luar negeri ini merupakan salah satu bagian dari Human Resource Development Program (HRDP) DDTC yang diberikan kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan dan kursus di mancanegara, termasuk beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Topik : DDTC, VAT, PPN, pajak, kursus, training
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 05 Juli 2019 | 18:25 WIB
LAPORAN DDTC DARI AUSTRIA
Minggu, 22 April 2018 | 06:34 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Jum'at, 22 Maret 2019 | 10:12 WIB
LAPORAN DDTC DARI SINGAPURA
Rabu, 08 Maret 2017 | 18:54 WIB
LAPORAN DDTC DARI LONDON (2)
berita pilihan
Rabu, 08 Maret 2017 | 18:12 WIB
LAPORAN DDTC DARI LONDON (1)
Selasa, 21 Maret 2017 | 11:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI SINGAPURA
Rabu, 22 Maret 2017 | 20:04 WIB
LAPORAN DDTC DARI TOKYO
Selasa, 10 Juli 2018 | 07:24 WIB
LAPORAN DDTC DARI RUST CONFERENCE (2)
Jum'at, 05 Juli 2019 | 18:25 WIB
LAPORAN DDTC DARI AUSTRIA
Jum'at, 26 Januari 2018 | 03:09 WIB
LAPORAN DDTC DARI SWISS
Rabu, 04 April 2018 | 15:57 WIB
LAPORAN DDTC DARI SYDNEY
Senin, 19 Februari 2018 | 18:05 WIB
LAPORAN DDTC DARI TIONGKOK (3)
Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:33 WIB
LAPORAN DDTC DARI MUMBAI
Senin, 08 Januari 2018 | 07:10 WIB
LAPORAN DDTC DARI SELANDIA BARU