Berita
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Soal RUU Cipta Kerja, Begini Pengakuan Baleg DPR

A+
A-
0
A+
A-
0
Soal RUU Cipta Kerja, Begini Pengakuan Baleg DPR

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas. (Foto: Zoom DPR)

JAKARTA, DDTCNews - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas menyebut proses pembahasan RUU omnibus law Cipta Kerja telah mencapai 95%.

Supratman mengatakan pembahasan tersebut mencakup 10 klaster dalam RUU Cipta Kerja. Dia menegaskan komitmen Baleg untuk segera menyelesaikan pembahasan RUU tersebut.

"Dari 10 pasal, sudah 95% yang disepakati di tingkat Panja [panitia kerja], dan masih ada beberapa materi di beberapa sektor yang masih [dibahas]," katanya dalam diskusi virtual bersama Iluni UI, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga: DPR: Tidak Mungkin Ada Keringanan Pajak dengan Larangan PHK

Supratman menilai pembahasan RUU Cipta Kerja selama ini telah melewati berbagai dinamika, sehingga DPR dan pemerintah bersepakat melakukan beberapa perubahan substansial dari draf yang diusulkan pemerintah.

Menurutnya proses pembahasan RUU Cipta Kerja akan terus berjalan agar dapat segera disahkan. Dia memperkirakan pembahasan 10 klaster akan rampung pada hari ini.

Setelah pembahasan 10 klaster itu selesai, besok Baleg beranjak ke klaster terakhir terakhir, Bab IV tentang ketenagakerjaan. Meski bab ini diwarnai pro dan kontra, Supratman meyakinkan Baleg akan membahas klaster tersebut dengan mempertimbangkan berbagai aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Setoran Pajak Ini Rendah, Pemprov Diminta Laksanakan Rekomendasi BPK

Menurutnya, RUU omnibus law Cipta Kerja sangat dibutuhkan untuk memulihkan perekonomian saat ini. Rancangan beleid tersebut menjadi cara untuk mengharmonisasi peraturan yang selama ini masih tumpang tindih.

"Metode omnibus yang dipakai ini satu-satunya cara untuk bisa melakukan harmonisasi dan sinkronisasi rancangan peraturan di Indonesia yang terlalu banyak dan tumpang tindih," ujarnya.

Pemerintah telah menyerahkan surat presiden RUU Cipta Kerja kepada pimpinan DPR RI pada 12 Februari 2020. RUU Cipta Kerja mencakup 79 undang-undang pada 11 kluster, serta terdiri dari 15 bab dan 1.203 pasal. Rapat kerja perdana RUU tersebut digelar pada 14 April 2020. (Bsi)

Baca Juga: Makna Positif Klaster Perpajakan dalam UU Cipta Kerja

Topik : RUU Cipta Kerja, DPR, perkembangan RUU Cipta Kerja
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Cikal Restu Syiffawidiyana

Kamis, 24 September 2020 | 20:19 WIB
Semoga pembahasan berbagai klaster dalam UU cipta kerja kali ini menghasilkan draf UU yang baik. Yang perlu diingat bahwa apapun langkah yang diambil pemerintah, selama itu menyangkut pada kebaikan dari kepentingan rakyat harus dibuat semaksimal mungkin. Tapi yang perlu menjadi catatan, pasal-pasal ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Rabu, 09 September 2020 | 08:23 WIB
RAPBN 2021
Minggu, 06 September 2020 | 14:01 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 03 September 2020 | 16:20 WIB
BEA METERAI
Kamis, 03 September 2020 | 15:52 WIB
BEA METERAI
berita pilihan
Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:30 WIB
BAHAMA
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020