News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
REPORTASE DDTC DARI AUSTRIA

Lagi, 2 Profesional DDTC Berkontribusi di Publikasi Pajak Level Global

[DDTCNews] Redaksi
Selasa, 06 Oktober 2026 | 07.00 WIB
Lagi, 2 Profesional DDTC Berkontribusi di Publikasi Pajak Level Global
<p>Buku berjudul <em>Taxation of Services </em>yang diterbitkan oleh Linde Publishing, diperkenalkan perdana dalam acara &lsquo;Klaus Vogel Lecture 2026&rsquo; yang diselenggarakan di Vienna University of Economics and Business (WU), Jum&rsquo;at (2/10/2026).</p>

WINA, DDTCNews – Ajang tahunan Klaus Vogel Lecture baru saja diselenggarakan pada 2 Oktober 2026 bertempat di WU Campus, Wina, Austria. Perhelatan ini digelar secara khusus untuk menghormati dedikasi akademis mendiang Prof. Klaus Vogel (1930-2007), tokoh dan pakar hukum pajak internasional yang sangat disegani, terutama berkat pemikiran dan rujukan utamanya dalam interpretasi tax treaty.

Acara tahunan ini menjadi salah satu forum akademik bergengsi di bidang perpajakan internasional yang mempertemukan pakar, praktisi, dan akademisi lintas negara. Tahun ini, tema utamanya adalah Federal Fiscal Solidarity in the European Union yang dibawakan oleh Prof. Ruth Mason, Professor of Law and Taxation, University of Virginia School of Law.

Dalam acara ini, karya akademis dari dua profesional DDTC, yaitu Senior Tax Expert, CEO Office DDTC Dawud Abdul Qohhar Lubis dan Tax Expert, CEO Office DDTC Abiyoga Sidhi Wiyanto berhasil menembus kancah internasional dengan dimuatnya tesis mereka dalam buku berjudul Taxation of Services.

Peluncuran buku tersebut resmi menjadi bagian dari agenda pembuka Klaus Vogel Lecture 2026. Dalam susunan acara, sesi tersebut diisi oleh Dr. Jürgen Romstorfer dan Mag. Severin Schragl. Sementara itu, Prof. Michael Lang, selaku Academic Director of the LL.M. Program in International Tax Law of WU, hadir memberi sambutan sekaligus mempresentasikan buku.

Keterangan foto: buku berjudul Taxation of Services yang diterbitkan oleh Linde Publishing, diperkenalkan perdana dalam acara ‘Klaus Vogel Lecture 2026’ yang diselenggarakan di Vienna University of Economics and Business (WU), Jum’at (2/10/2026).

Diterbitkan oleh Linde Verlag, Taxation of Services merupakan volume ke-151 dalam Series on International Tax Law. Buku setebal 790 halaman ini disunting oleh Romstorfer dan Schragl serta mengulas pemajakan jasa melalui 29 subtopik.

Hak Pemajakan Negara Pasar dan Pajak Jasa Digital

Dalam pengantarnya, kedua editor menjelaskan bahwa penyusunan tesis dengan satu tema bersama, kemudian penerbitannya dalam sebuah buku, telah menjadi tradisi program LL.M. di WU. Untuk angkatan 2025/2026, tema tersebut berfokus pada pemajakan jasa dari berbagai sudut pandang hukum pajak internasional.

Dawud dalam tulisannya yang berjudul ‘Digital Services Taxes: Contingency Plans for the Failure of Pillar One Amount A’, membahas pajak jasa digital atau digital services tax (DST) sebagai pilihan kebijakan apabila Pilar Satu Amount A tidak terlaksana. Pembahasannya membandingkan kedua pendekatan dari sisi penerimaan, mekanisme multilateral dan unilateral, kesejahteraan konsumen, serta kelebihan dan kekurangannya.

Sementara itu, dalam tulisan yang berjudul ‘Taxing International Services: A Market Jurisdiction’s Perspectives’, Abiyoga menyoroti keterbatasan pendekatan pemajakan yang bertumpu pada kehadiran fisik ketika kegiatan usaha semakin terdigitalisasi.

Padahal, saat ini perusahaan dapat melayani konsumen di suatu negara tanpa harus memiliki kantor atau bentuk usaha tetap di negara tersebut, sehingga pembagian hak pemajakan menjadi persoalan penting. Tulisan ini juga mengulas pendekatan berbasis permintaan dan pilihan kebijakan unilateral dalam pemajakan jasa internasional.

Sebagai informasi kembali, sebelum buku Taxation of Services, terdapat beberapa profesional DDTC lainnya yang juga berkontribusi dalam buku pajak internasional. Salah satunya adalah Founder DDTC Darussalam dalam buku A Global Analysis of Tax Treaty Disputes.

Beberapa buku pajak internasional lainnya yang juga memuat kontribusi ulasan dari profesional DDTC adalah Transfer Pricing Law Review, The Tax Disputes and Litigation Review, Implementing Key BEPS Actions: Where Do We Stand?, Controlled Foreign Company Legislation, The Implementation and Lasting Effects of the Multilateral Instrument, Justice, Equality and Tax Law, Mandatory Disclosure Rules, dan Mobility of Work. Ada pula beragam publikasi internasional lainnya.

Sejumlah publikasi internasional yang memuat kontribusi profesional DDTC tersebut juga lahir dari proses pembelajaran melalui perkuliahan, pelatihan, ataupun konferensi tingkat global. Keikutsertaan para profesional DDTC dalam berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari Human Resource Development Program (HRDP).

Setiap tahun, melalui HRDP, DDTC memberikan beasiswa tanpa ikatan dinas kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi perpajakan. Kesempatan tersebut mencakup pelatihan hingga pendidikan formal jenjang S-1 dan S-2 di berbagai institusi dan perguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri.

Khusus untuk pembelajaran di luar negeri, hingga saat ini para profesional DDTC telah menimba ilmu di 20 negara. HRDP menjadi wujud konkret dari salah satu misi DDTC, yakni berinvestasi pada sumber daya manusia. Komitmen tersebut sekaligus menopang visi DDTC untuk menjadi institusi pajak berbasis riset, teknologi, dan ilmu pengetahuan yang menetapkan standar tinggi dan berkelanjutan. (kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Yehezkia
baru saja
Membanggakan! semoga kita semua dapat meneladani pada profesional DDTC tersebut!
user-comment-photo-profile
Aulia Bahrudin
baru saja
Turut bangga atas pencapaian Mas Dawud dan Mas Abiyoga yang tesisnya dimuat dalam buku Taxation of Services dan diluncurkan di Klaus Vogel Lecture 2026. Topik yang diangkat, yaitu DST sebagai alternatif jika Pilar Satu Amount A gagal dan hak pemajakan negara pasar, sangat relevan dengan dinamika pajak internasional saat ini. Sebagai intern di DDTC, ini jadi motivasi buat saya untuk terus belajar. Terbukti bahwa HRDP benar-benar menghasilkan karya yang membawa perspektif Indonesia ke level global.
user-comment-photo-profile
Christopher Ariel
baru saja
Keren banget! Senang melihat profesional DDTC bisa terus berkontribusi di publikasi pajak level global. Jadi makin termotivasi untuk terus belajar dan berkembang bersama DDTC.
user-comment-photo-profile
Khairunissa Alika Pradipta
baru saja
Ikut bangga melihat karya profesional DDTC bisa berkontribusi di publikasi perpajakan internasional. Apresiasi untuk Mas Dawud dan Mas Abiyoga!
user-comment-photo-profile
Siti Maisun Maudina Tasyah
baru saja
Pencapaian yang membanggakan! Kontribusi dalam publikasi pajak internasional menunjukkan kualitas riset dan kompetensi profesional DDTC. Semoga terus menghasilkan karya-karya inspiratif lainnya!
user-comment-photo-profile
Abelva Malika Dewi
baru saja
Selamat atas pencapaian dua professional DDTC, Mas Dawud dan Mas Abiyoga. Semoga pencapaian ini dapat menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memperkaya literatur perpajakan serta memberikan wawasan yang bermanfaat.
user-comment-photo-profile
Ulfah Fauziah
baru saja
Wuaaa keren dan inspiratif karya ilmiah professional DDTC bisa masuk ke buku Taxation of Services terbitan Linde Publishing. Bisa berkontribusi di forum bergengsi sekelas Klaus Vogel Lecture di WU Campus, Austria, bukan hal yang mudah.
user-comment-photo-profile
Dyra Fazrian
baru saja
Pencapaian yang luar biasa dari Mas Dawud dan Mas Abiyoga. Isu mengenai Pajak Jasa Digital dan hak pemajakan negara pasar sangat relevan dengan dinamika perpajakan internasional saat ini. Bangga melihat perspektif riset dari profesional Indonesia mewarnai forum bergengsi Klaus Vogel Lecture di WU Vienna
user-comment-photo-profile
Sarah Safira
baru saja
Turut bangga atas pencapaian Mas Dawud dan Mas Abiyoga yang berhasil berkontribusi dalam buku Taxation of Services di tingkat internasional. Karya ini menjadi salah satu bukti bahwa profesional DDTC tidak hanya memiliki kompetensi di bidang perpajakan, tetapi juga mampu memberikan perspektif dan pemikiran dalam diskursus perpajakan global. Apresiasi untuk DDTC yang terus mendorong para profesionalnya untuk belajar, berkarya, dan memperluas wawasan hingga ke tingkat internasional. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi semakin banyak profesional DDTC untuk terus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia perpajakan.
user-comment-photo-profile
Cinta Della Ayu
baru saja
Membanggakan melihat karya dua profesional DDTC, Kak Dawud dan Kak Abiyoga, berhasil dimuat dalam publikasi internasional Taxation of Services. Pencapaian ini menunjukkan kualitas riset dan kompetensi profesional DDTC yang mampu berkontribusi dalam diskursus perpajakan global. Semoga semakin banyak karya profesional DDTC yang membawa perspektif Indonesia ke tingkat internasional dan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu perpajakan.
user-comment-photo-profile
Abdurrohman Shaleh Karnawidjaya
baru saja
Turut bangga melihat kontribusi profesional DDTC dalam publikasi perpajakan internasional. Semoga semakin banyak karya dan perspektif dari Indonesia yang turut hadir di tingkat global.
user-comment-photo-profile
Daffa Faisya
baru saja
Bangga atas pencapaian Kak Dawud dan Kak Abiyoga yang menembus level internasional lewat buku Taxation of Services yang diterbitkan dalam ajang Klaus Vogel Lecture 2026 menunjukan kontribusi DDTC memberi dampak dan kontribusi dalam perkembangan perpajakan secara internasional. semoga pencapaian ini bisa menginspirasi banyak profesional DDTC untuk bisa terus memberikan kontribusi baik melalui riset, publikasi dan lain lain di tingkat global.
user-comment-photo-profile
Puti Andam Dewi
baru saja
Selamat atas pencapaian dan kontribusi Pak Dawud Abdul Qohhar Lubis dan Pak Abiyoga Sidhi Wiyanto dalam publikasi pajak di tingkat global. Semoga semakin banyak karya dan kontribusi profesional DDTC yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu perpajakan, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Sukses selalu untuk DDTC!
user-comment-photo-profile
dimas agung
baru saja
Menarik melihat bagaimana proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi dapat menghasilkan kontribusi yang bisa dibawa ke level internasional. Publikasi seperti ini juga menunjukkan bahwa hasil dari proses belajar tidak hanya bermanfaat secara personal, tetapi dapat menjadi bagian dari perkembangan diskusi perpajakan secara lebih luas. Semoga semakin banyak profesional DDTC yang dapat terus berkontribusi melalui riset dan publikasi di tingkat global.
user-comment-photo-profile
Yada Khoiriansyah Umpukaha
baru saja
Pencapaian Kak Dawud dan Kak Abiyoga menembus kancah internasional lewat buku Taxation of Services menunjukkan kontribusi DDTC yang nyata dalam diskursus pajak global. Topiknya sangat relevan, mulai dari opsi digital services tax jika Pilar Satu Amount A gagal terlaksana, hingga keterbatasan pemajakan berbasis kehadiran fisik di tengah digitalisasi usaha. Semoga makin banyak profesional DDTC yang menghasilkan karya berkelas dunia dan memperkaya ilmu perpajakan, termasuk bagi Indonesia.
user-comment-photo-profile
Krisna Ganda Saputra
baru saja
Turut berbangga atas capaian dua profesional DDTC, yakni Kak Dawud dan Kak Abiyoga, yang tesisnya telah dimuat dalam buku berjudul Taxation of Services yang diterbitkan dalam ajang tahunan Klaus Vogel Lecture 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi profesional DDTC tidak hanya memberikan dampak di kancah nasional, tetapi juga berkontribusi dalam perkembangan ilmu perpajakan di tingkat internasional. Semoga capaian ini dapat terus menginspirasi para profesional DDTC untuk berkarya, belajar, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi dunia perpajakan.
user-comment-photo-profile
Muhammad Hasan Fahrizal
baru saja
Sangat membanggakan! melihat pencapaian kedua profesional DDTC di Taxation of Services menunjukkan bahwa kompetensi dan pemikiran para profesional DDTC mampu bersaing sekaligus memberikan perspektif Indonesia dalam diskursus pajak internasional.
user-comment-photo-profile
Muhammad Bryan
baru saja
Kontribusi para profesional DDTC dalam publikasi perpajakan di tingkat global menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Selain menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, publikasi seperti ini juga dapat memperkenalkan perspektif perpajakan Indonesia kepada komunitas internasional. Semoga semakin banyak karya dan kontribusi yang dapat dihasilkan ke depannya.
user-comment-photo-profile
Fabian Maldini
baru saja
Turut bangga melihat profesional DDTC kembali berkontribusi dalam publikasi pajak di level global. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kualitas dan pemikiran profesional DDTC terus mendapat tempat di kancah internasional. Semoga semakin banyak karya dan kontribusi yang lahir dan membawa perspektif Indonesia ke dunia perpajakan global.
user-comment-photo-profile
Christian Anjar Darrel Purba
baru saja
Sangat menginspirasi melihat kontribusi profesional DDTC dalam publikasi perpajakan di level internasional. Sukses Selalu DDTC! Standing in The Hall of Fame!
user-comment-photo-profile
Edrico Bimo
baru saja
sangat bangga melihat professional DDTC kembali berkontribusi dalam publikasi perpajakan di tingkat global. keren sekali melihat karya mas Dawud & mas Abi dapat dimuat dalam buku taxation of servixes yang diluncurkan di Vienna University. semoga semakin banyak karya dan kontribusi professional DDTC yang dapat siken dan memberikan impact di tingkat internasional🙏
user-comment-photo-profile
Muhammad Harmaen Pasha
baru saja
Sangat menginspirasi! semoga kita semua dapat meneladani profesional-profesional DDTC tersebut.
user-comment-photo-profile
Evelyn Odelia Noviandi
baru saja
Sangat menginspirasi melihat kontribusi profesional DDTC dalam publikasi perpajakan di tingkat global. Pencapaian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kompetensi dan kontribusi pada perkembangan ilmu perpajakan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perpajakan internasional.