Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Begini Fokus Kebijakan Menteri Perdagangan

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Perdagangan Enggartiastio Lukita menyatakan akan memfokuskan kebijakannya untuk melanjutkan deregulasi perdagangan, mengingat kondisi perekonomian yang masih melemah.

Enggartiasto menegaskan deregulasi perdagangan akan menarik investor lebih banyak, sehingga akan mendorong perekonomian. Di sisi lain, deregulasi perdagangan juga akan membantu program pengampunan pajak dalam meningkatkan penerimaan negara.

“Dengan deregulasi di jalur perdagangan, dunia usaha akan semakin mengalami peningkatan. Deregulasi ini juga akan membantu tax amnesty yang dirancang pemerintah untuk memajukan perekonomian nasional,” ujarnya, Selasa (2/8)

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Untuk itu, sambung Enggartiasto, Kemendag akan segera merumuskan cetak biru kebijakan deregulasi tersebut. Dengan cetak biru itu, diharapkan kebijakan deregulasi menjadi lebih terukur.

Selain untuk mempercepat masuknya investor, kebijakan tersebut juga akan meletakkan sektor swasta sebagai salah satu fokus pertumbuhan di sektor perdagangan.

“Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo, bahwa dunia usaha harus lebih difokuskan untuk bisa membantu mencapai stabilitas ekonomi nasional dan bahkan meningkatkan sektor perdagangan secara signifikan,” tambahnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Susun Strategi Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur Lagi

Mendag yakin dengan fokus kebijakan itu, sektor perdagangan akan dapat memberikan kontribusi pertumbuhan yang lebih signifikan pada perekonomian nasional. (Bsi)

“Dengan deregulasi di jalur perdagangan, dunia usaha akan semakin mengalami peningkatan. Deregulasi ini juga akan membantu tax amnesty yang dirancang pemerintah untuk memajukan perekonomian nasional,” ujarnya, Selasa (2/8)

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Untuk itu, sambung Enggartiasto, Kemendag akan segera merumuskan cetak biru kebijakan deregulasi tersebut. Dengan cetak biru itu, diharapkan kebijakan deregulasi menjadi lebih terukur.

Selain untuk mempercepat masuknya investor, kebijakan tersebut juga akan meletakkan sektor swasta sebagai salah satu fokus pertumbuhan di sektor perdagangan.

“Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo, bahwa dunia usaha harus lebih difokuskan untuk bisa membantu mencapai stabilitas ekonomi nasional dan bahkan meningkatkan sektor perdagangan secara signifikan,” tambahnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Susun Strategi Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur Lagi

Mendag yakin dengan fokus kebijakan itu, sektor perdagangan akan dapat memberikan kontribusi pertumbuhan yang lebih signifikan pada perekonomian nasional. (Bsi)

Topik : deregulasi perdagangan, ekonomi makro, pengampunan pajak
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Selasa, 04 Desember 2018 | 14:21 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 14:02 WIB
TAX AMNESTY
Kamis, 25 April 2019 | 13:16 WIB
PEMBANGKIT LISTRIK
Jum'at, 26 April 2019 | 18:57 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Rabu, 21 November 2018 | 14:53 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 07 Mei 2019 | 15:33 WIB
REFORMA AGRARIA
Selasa, 07 Mei 2019 | 16:20 WIB
INSENTIF FISKAL
Kamis, 16 Juni 2016 | 13:18 WIB
CEGAH ILLEGAL FISHING
Rabu, 10 April 2019 | 09:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 11 November 2016 | 19:56 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI