Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
 
Review
Selasa, 10 Juli 2018 | 08:00 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Selasa, 10 Juli 2018 | 07:24 WIB
LAPORAN DDTC DARI RUST CONFERENCE (2)
Fokus
Literasi
Jum'at, 13 Juli 2018 | 11:05 WIB
PROFIL DAERAH KABUPATEN BANJAR
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:54 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (6)
Kamis, 14 Juni 2018 | 15:31 WIB
KAMUS PAJAK
 
Data & alat
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:13 WIB
KURS PAJAK 18-24 JULI 2018
Rabu, 11 Juli 2018 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 11-17 JULI 2018
Rabu, 04 Juli 2018 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 4-10 JULI 2018
 
Komunitas
Senin, 16 Juli 2018 | 15:09 WIB
ANDREW WHITE:
Selasa, 10 Juli 2018 | 15:18 WIB
AHMAD JAELANI:
Selasa, 10 Juli 2018 | 13:24 WIB
DIALOG PUBLIK
 
Reportase

Bayar Pajak Kini Bisa Lewat Handphone

0

PALEMBANG, DDTCNews — Mulai awal Juli tahun ini, masyarakat Sumatra Selatan bisa membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) secara online baik melalui fasilitas i-banking dan m-banking atau sms-banking Bank Sumsel Babel.

Kemudahan yang diberikan kepada wajib pajak Sumsel itu adalah hasil kerja sama teknologi antara Bank Sumsel Babel dan Samsat Sumsel yang terdiri atas Kepolisian Daerah Sumsel, Dinas Pendapatan Daerah Sumsel, dan PT Jasa Raharja  (Persero) Cabang Sumsel.

pilihan redaksi

“Selama ini sebenarnya fasilitas itu sudah dapat dinikmati, tapi terbatas bagi wajib pajak (WP) yang ada di Palembang. Nah, sekarang fasilitas itu kami perluas sehingga dapat dinikmati oleh seluruh warga Sumsel,” ujar Dirut Bank Sumsel Babel M. Adil, Rabu (11/5).

Kepala Dispenda Sumsel Muslim menekankan Pemprov Sumsel menaruh perhatian khusus pada program pembayaran pajak secara online itu karena kontribusi PKB dan BBNKB yang mencapai 40% dari total pendapatan asli daerah (PAD) Sumsel.

Baca Juga: Penundaan Fasilitas Pajak untuk Pensiunan Guru Tuai Protes

Menurut Adil, faktor kesiapan infrastruktur teknologi informasi menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Untuk menjamin kelancaran sistem, jelasnya sebagaimana dikutip sripoku.com, pihaknya dan sejumlah instansi lain terus melakukan rapat koordinasi.

“Faktor IT menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Namun, sejauh ini secara sistem IT tidak ada masalah, kami akan mengintegrasikan sistem IT dari Bank Sumsel Babel, Dispenda dan Samsat. Kami harapkan proses penggarapan IT ini segera rampung,”  ujarnya.*

Baca Juga: Rayakan HUT, Pemkab Bebaskan Denda Pajak

“Selama ini sebenarnya fasilitas itu sudah dapat dinikmati, tapi terbatas bagi wajib pajak (WP) yang ada di Palembang. Nah, sekarang fasilitas itu kami perluas sehingga dapat dinikmati oleh seluruh warga Sumsel,” ujar Dirut Bank Sumsel Babel M. Adil, Rabu (11/5).

Kepala Dispenda Sumsel Muslim menekankan Pemprov Sumsel menaruh perhatian khusus pada program pembayaran pajak secara online itu karena kontribusi PKB dan BBNKB yang mencapai 40% dari total pendapatan asli daerah (PAD) Sumsel.

Baca Juga: Penundaan Fasilitas Pajak untuk Pensiunan Guru Tuai Protes

Menurut Adil, faktor kesiapan infrastruktur teknologi informasi menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Untuk menjamin kelancaran sistem, jelasnya sebagaimana dikutip sripoku.com, pihaknya dan sejumlah instansi lain terus melakukan rapat koordinasi.

“Faktor IT menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Namun, sejauh ini secara sistem IT tidak ada masalah, kami akan mengintegrasikan sistem IT dari Bank Sumsel Babel, Dispenda dan Samsat. Kami harapkan proses penggarapan IT ini segera rampung,”  ujarnya.*

Baca Juga: Rayakan HUT, Pemkab Bebaskan Denda Pajak
Topik : pajak kendaraan bermotor, fasilitas pajak, pendapatan asli daerah, palembang
artikel terkait
Selasa, 17 Juli 2018 | 15:28 WIB
KOTA SEMARANG
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:31 WIB
KABUPATEN BERAU
Senin, 16 Juli 2018 | 11:02 WIB
KABUPATEN TEGAL
Senin, 16 Juli 2018 | 10:31 WIB
KOTA MAKASSAR 
0