Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Setelah Gempa bumi, Pemkot Kaji Pengurangan Pajak Hotel

0
0

Ilustrasi hotel. 

MATARAM, DDTCNews – Pemerintah Kota Mataram Nusa Tenggara Barat akan mengkaji usulan pengurangan pajak hotel setelah terjadinya gempa bumi.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram Syakirin Hukmii akan mempertimbangkan usulan Ketua Asosiasi Hotel Mataram Ernanda D Agung yang mengatakan bahwa pengurangan pajak akan membangkitkan industri pariwisata Mataram pascaterjadinya gempa bumi.

Insyaallah hari ini dan besok kami bertemu dengan para wajib pajak dari hotel, restoran, serta pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk sosialisasi sekaligus membahas usulan pengurangan pajak hotel,” katanya, Selasa (19/3/2019).

Baca Juga: Kejar Kenaikan Target PBB-P2, Ini Langkah yang Diambil

Pengurangan pajak diusulkan oleh pelaku usaha agar dapat menurunan beban operasional. Asosiasi optimistis bisnis perhotelan berpotensi bangkit. Namun, mereka membutuhkan dukungan dari para pemangku kebijakan.

Pasalnya, setelah terjadi gempa bumi, ada penurunan tingkat hunian hotel. Syakirin mengaku akan melihat kemungkinan relaksasi kebijakan yang bisa dilakukan tanpa menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku.

Usulan pengurangan pajak hotel dan beberapa jenis pajak yang dibayarkan hotel, menurut dia, berpotensi untuk dikaji dan dipertimbangkan. Sementara, usulan penghapusan pajak dinilai cukup berat untuk dieksekusi.

Baca Juga: Dorong Kepatuhan Pajak Daerah, Tax Goes to School Jadi Strategi

“Penarikan pajak tetap kita lakukan, sebab pihak hotel sendiri sudah menarik pajak dari para pengunjung,” imbuhnya, seperti dilansir Law Justice.

Pemerintah kota, lanjut Syakirin, akan mempertimbangkan setiap kondisi perekonomian di wilayahnya pascaterjadinya gempa bumi. Penyesuaian kebijakan bisa juga diambil agar tidak sampai berimbas pada pemutusan hubungan kerja para karyawan. (kaw)

Baca Juga: Tarif PBB-P2 & NJOP Berubah, Sosialisasi Digencarkan

Insyaallah hari ini dan besok kami bertemu dengan para wajib pajak dari hotel, restoran, serta pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk sosialisasi sekaligus membahas usulan pengurangan pajak hotel,” katanya, Selasa (19/3/2019).

Baca Juga: Kejar Kenaikan Target PBB-P2, Ini Langkah yang Diambil

Pengurangan pajak diusulkan oleh pelaku usaha agar dapat menurunan beban operasional. Asosiasi optimistis bisnis perhotelan berpotensi bangkit. Namun, mereka membutuhkan dukungan dari para pemangku kebijakan.

Pasalnya, setelah terjadi gempa bumi, ada penurunan tingkat hunian hotel. Syakirin mengaku akan melihat kemungkinan relaksasi kebijakan yang bisa dilakukan tanpa menabrak aturan perundang-undangan yang berlaku.

Usulan pengurangan pajak hotel dan beberapa jenis pajak yang dibayarkan hotel, menurut dia, berpotensi untuk dikaji dan dipertimbangkan. Sementara, usulan penghapusan pajak dinilai cukup berat untuk dieksekusi.

Baca Juga: Dorong Kepatuhan Pajak Daerah, Tax Goes to School Jadi Strategi

“Penarikan pajak tetap kita lakukan, sebab pihak hotel sendiri sudah menarik pajak dari para pengunjung,” imbuhnya, seperti dilansir Law Justice.

Pemerintah kota, lanjut Syakirin, akan mempertimbangkan setiap kondisi perekonomian di wilayahnya pascaterjadinya gempa bumi. Penyesuaian kebijakan bisa juga diambil agar tidak sampai berimbas pada pemutusan hubungan kerja para karyawan. (kaw)

Baca Juga: Tarif PBB-P2 & NJOP Berubah, Sosialisasi Digencarkan
Topik : Kota Mataram, pajak hotel, gempa bumi, pajak daerah
artikel terkait
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Senin, 27 Agustus 2018 | 09:57 WIB
KABUPATEN BUTON
Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:40 WIB
KABUPATEN WAY KANAN
Selasa, 22 November 2016 | 20:02 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
berita pilihan
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
Selasa, 12 Februari 2019 | 14:56 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 14 November 2016 | 09:57 WIB
KOTA MEDAN
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 28 Desember 2017 | 14:21 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 17 Desember 2018 | 11:00 WIB
KABUPATEN TANAH BUMBU
Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:51 WIB
KOTA SOLO
Rabu, 24 Januari 2018 | 10:47 WIB
KABUPATEN BANYUMAS
Senin, 10 September 2018 | 11:11 WIB
KOTA MALANG