Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Puluhan Ribu Pelaku Usaha Dapat Insentif Pajak, 51% UMKM

A+
A-
3
A+
A-
3
Puluhan Ribu Pelaku Usaha Dapat Insentif Pajak, 51% UMKM

Ilustrasi. Sejumlah pekerja menyelesaikan pembuatan tahu putih di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Insentif pajak yang diberikan pemerintah sebagai respons adanya pandemi Covid-19 disambut baik oleh pelaku usaha di Jawa Barat.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor mengatakan sudah banyak pelaku usaha yang mengajukan permohonan insentif yang ditawarkan dalam PMK 44/2020. Sebanyak 21.213 telah diajukan wajib pajak (WP) yang berada di wilayah kerja Kanwil DJP Jawa Barat I.

“Di Kanwil Jawa Barat I, sampai dengan 18 Mei 2020 tercatat jumlah WP yang telah mengajukan telah mencapai 21.213,” katanya dalam keterangan resmi di laman resmi DJP, Rabu (27/5/2020).

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

Neilmaldrin Noor menjabarkan sebagian besar dari total 21.213 permohonan insentif dikabulkan DJP. Permohonan yang dikabulkan mencapai 19.773 WP. Sisanya, sebanyak 1.440 permohonan WP ditolak otoritas.

Terdapat dua alasan utama ditolaknya permohonan WP. Pertama, klasifikasi lapangan usaha (KLU) tidak memenuhi kriteria yang sudah diamanatkan dalam PMK 44/2020. Kedua, SPT tahunan 2018 yang menjadi basis penentu KLU belum dilaporkan WP.

“Dari keseluruhan jumlah permohonan yang disetujui, 51% WP yang mendapat insentif adalah WP UMKM," ungkapnya.

Baca Juga: Tidak Bisa Manfaatkan PPh Final UMKM DTP Karena KLU, Ini Solusi DJP

Jika dilihat dari KLU WP, yang terbanyak memperoleh insentif yaitu perdagangan besar atas dasar balas jasa. Kemudian, diikuti oleh pelaku usaha dari industri pertenunan, industri pakaian jadi (konveksi) dari tekstil, dan jasa perorangan lainnya.

“Kami akan mendorong WP untuk memanfaatkan insentif pajak tersebut. Bagi WP yang sudah disetujui permohonannya diharapkan tertib menyampaikan laporan relisasinya sesuai ketentuan,” imbuh Neil. (kaw)

Baca Juga: DJP: PMK Perpanjangan Insentif Pajak UMKM Segera Terbit
Topik : virus Corona, Jawa Barat I, insentif pajak, PMK 44/2020, UMKM
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:27 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:34 WIB
JERMAN
Rabu, 08 Juli 2020 | 14:53 WIB
TIPS PAJAK UMKM
Rabu, 08 Juli 2020 | 11:50 WIB
KABUPATEN MANGGARAI BARAT
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK