SUMEDANG, DDTCNews - Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menggelar Dies Natalis ke-10 pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gedung B Vokasi Unpad tersebut dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Mengusung tema Strengthening Legacy, Inspiring Generations: A Decade of Tax Accounting Excellence, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan satu dekade Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan sekaligus mempererat hubungan mahasiswa, alumni, dosen, dan mitra eksternal.
Salah satu agenda dalam kegiatan tersebut ialah talkshow bertajuk Unlocking Career Opportunities: Exploring ERP Systems & Tax Research with DDTC. Talkshow tersebut menghadirkan Ketua Ikatan Alumni Akuntansi Perpajakan Unpad Alamsyah Yahya Nugraha, S.Tr.Ak. dan Perpajakan DDTC Lead Made Astrin Dwi Kartini, S.I.A., BKP. sebagai narasumber.
Astrin akan membawa perspektif praktisi perpajakan, khususnya mengenai riset pajak, dalam pembahasan yang juga mengaitkan pengembangan kompetensi dan peluang karier di bidang perpajakan.
Sementara itu, Kepala Program Studi Akuntansi Perpajakan Unpad Dr. Muhammad Dahlan, S.E., Ak., M.Acc., QIA., CA akan hadir sebagai keynote speaker. Adapun Alya Syifa Azzahra, Putri Akuntansi Perpajakan 2026, bertindak sebagai moderator.
Kehadiran DDTC dalam agenda tersebut sekaligus menekankan pentingnya riset dalam pengembangan kompetensi di bidang perpajakan. Melalui topik riset pajak, mahasiswa diajak tidak hanya memahami ketentuan perpajakan yang telah dipelajari, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menelusuri perkembangan regulasi, mengidentifikasi isu, serta menemukan dasar hukum dan informasi yang relevan.
Riset menjadi bagian penting dalam visi DDTC sebagai institusi pajak berbasis riset, teknologi, dan ilmu pengetahuan yang menetapkan standar tinggi dan berkelanjutan. Bagi DDTC, riset merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan pengetahuan dan pemahaman mengenai perpajakan.
Komitmen DDTC terhadap riset juga tecermin dari berbagai hasil kajian yang telah dipublikasikan, termasuk dalam bentuk 43 buku. Publikasi tersebut menjadi salah satu sarana DDTC untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman mengenai perpajakan di Indonesia.
Karena itu, keterlibatan DDTC dalam agenda akademik seperti Dies Natalis ke-10 Akuntansi Perpajakan Unpad menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman riset kepada mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.
Selain talkshow, agenda utama pada Sabtu (3/10/2026) juga mencakup seremoni Dies Natalis, pemotongan tumpeng, awarding sivitas Akuntansi Perpajakan, dan doorprize. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat relasi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dan alumni Akuntansi Perpajakan.
Keterlibatan DDTC dalam Dies Natalis ke-10 Akuntansi Perpajakan Unpad juga menjadi bagian dari kolaborasi DDTC dengan perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan perpajakan. Hingga saat ini, DDTC telah menjalin kerja sama pendidikan dengan 40 perguruan tinggi di Indonesia.

Kemitraan tersebut menjadi salah satu upaya DDTC untuk memperluas akses mahasiswa terhadap pengetahuan, praktik, dan perkembangan terkini di bidang perpajakan. (dik)
