Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Dua Sektor Ini Topang PAD Sitaro

0
0

Ilustrasi. 

ONDONG, DDTCNews – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp22,4 miliar pada 2019 bisa dicapai.

Kepala Bakeuda Kabupaten Sitaro Samuel Raule mengatakan pajak restoran dan pajak perhotelan akan dioptimalkan untuk mendorong PAD melalui pajak daerah. Pasalnya, kedua sektor tersebut mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

“Target PAD 2019 bisa ditopang melalui kedua jenis usaha tersebut. Namun, kepatuhan pajak para pengusaha dari sektor lain pun perlu ditingkatkan,” katanya di Kantor Bakeuda Kabupaten Sitaro, seperti dikutip pada Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online

Menurutnya, optimalisasi pajak daerah bisa dilakukan dengan menggelar sejumlah sosialisasi kepada seluruh pengusaha di berbagai sektor. Sebelumnya, petugas akan menginventarisasi operasional berbagai sektor usaha di Kabupaten Sitaro.

“Seperti objek pajak sektor pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), maupun pajak mineral batuan dan bukan logam akan kami inventarisasi kembali untuk mendongkrak PAD,” jelasnya.

Optimalisasi tersebut mendapat dukungan dari Wakil Bupati Sitaro John Palandung yang menegaskan sumbangsih dan partisipasi aktif wajib pajak sangat berperan dalam menopang pendapatan daerah. Pendapatan daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

John menjelaskan pajak daerah menjadi sumber utama pembiayaan dan penyelenggaraan suatu pemerintahan di daerah. Oleh karena itu, dengan membayar pajak daerah, wajib pajak tersebut telah berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat perlu dipererat dalam hal mendorong pendapatan daerah,” papar John, seperti dilansir Manado Post Online. (kaw)

Baca Juga: Tahu Taman Nasional Bunaken? Cek Profil Pajak Provinsinya di Sini

“Target PAD 2019 bisa ditopang melalui kedua jenis usaha tersebut. Namun, kepatuhan pajak para pengusaha dari sektor lain pun perlu ditingkatkan,” katanya di Kantor Bakeuda Kabupaten Sitaro, seperti dikutip pada Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online

Menurutnya, optimalisasi pajak daerah bisa dilakukan dengan menggelar sejumlah sosialisasi kepada seluruh pengusaha di berbagai sektor. Sebelumnya, petugas akan menginventarisasi operasional berbagai sektor usaha di Kabupaten Sitaro.

“Seperti objek pajak sektor pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), maupun pajak mineral batuan dan bukan logam akan kami inventarisasi kembali untuk mendongkrak PAD,” jelasnya.

Optimalisasi tersebut mendapat dukungan dari Wakil Bupati Sitaro John Palandung yang menegaskan sumbangsih dan partisipasi aktif wajib pajak sangat berperan dalam menopang pendapatan daerah. Pendapatan daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

John menjelaskan pajak daerah menjadi sumber utama pembiayaan dan penyelenggaraan suatu pemerintahan di daerah. Oleh karena itu, dengan membayar pajak daerah, wajib pajak tersebut telah berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat perlu dipererat dalam hal mendorong pendapatan daerah,” papar John, seperti dilansir Manado Post Online. (kaw)

Baca Juga: Tahu Taman Nasional Bunaken? Cek Profil Pajak Provinsinya di Sini
Topik : Sitaro, Sulawesi, pajak daerah, pajak restoran, pajak hotel
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 18 Oktober 2019 | 15:46 WIB
KABUPATEN RAJA AMPAT
Jum'at, 18 Oktober 2019 | 15:35 WIB
KEPULAUAN RIAU
Senin, 14 Oktober 2019 | 18:28 WIB
PROVINSI RIAU
Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:26 WIB
KOTA TANGERANG SELATAN
berita pilihan
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:34 WIB
KOTA PALEMBANG
Rabu, 15 Mei 2019 | 16:45 WIB
KABUPATEN INDRAMAYU
Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB
PROVINSI JAWA BARAT
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:04 WIB
KABUPATEN MALANG
Kamis, 23 Mei 2019 | 16:44 WIB
KABUPATEN SIAK
Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:29 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Selasa, 30 April 2019 | 17:45 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 30 November 2017 | 09:55 WIB
KOTA MEDAN
Senin, 11 Desember 2017 | 15:30 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU