Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Darussalam: Segera Manfaatkan Tax Amnesty

0
0
Managing Partner DDTC Darussalam dalam seminar tax amnesty HIPMI (Foto: Sna/ DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews – Kebijakan pengampunan pajak yang hanya diadakan satu kali tanpa adanya pengulangan di masa mendatang harus dapat dimanfaatkan para pelaku usaha sebaik mungkin.

Demikian diungkapkan Managing Partner DDTC Darussalam, yang mendalami ilmu pajak internasional di Tilburg University Belanda, saat berbicara dalam seminar tax amnesty yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Jumat (6/8).

“Kesempatan tax amnesty hanya kali ini saja. Jangan sampai disia-siakan, tidak akan ada lagi tax amnesty selanjutnya. Secara teoritis tax amnesty hanya datang sekali selama umur hidup kita,” ujarnya.

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Selain Darussalam, turut hadir dan berbicara dalam seminar tersebut antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, Direktur Peraturan Perpajakan II Yunirwansyah, dan Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia.

Darussalam menekankan program pengampunan pajak menyediakan kesempatan bagi WP untuk menebus kesalahan perpajakan yang dilakukan. Hal ini seperti juga terjadi dalam kebijakan tax amnesty di negara-negara lain.

Karena itu, keraguan untuk tidak mengikuti program pengampunan pajak sebaiknya dihilangkan. Sebab, program pengampunan pajak menjadi salah satu  alat untuk membantu WP menebus kesalahan pajaknya di masa lalu.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

“Bagi WP yang selama ini belum memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar, segeralah memanfaatkan tax amnesty untuk menatap masa depan tanpa kuatir lagi terhadap kewajiban pajak masa lalu.” kata Darussalam. (Bsi)

“Kesempatan tax amnesty hanya kali ini saja. Jangan sampai disia-siakan, tidak akan ada lagi tax amnesty selanjutnya. Secara teoritis tax amnesty hanya datang sekali selama umur hidup kita,” ujarnya.

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Selain Darussalam, turut hadir dan berbicara dalam seminar tersebut antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, Direktur Peraturan Perpajakan II Yunirwansyah, dan Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia.

Darussalam menekankan program pengampunan pajak menyediakan kesempatan bagi WP untuk menebus kesalahan perpajakan yang dilakukan. Hal ini seperti juga terjadi dalam kebijakan tax amnesty di negara-negara lain.

Karena itu, keraguan untuk tidak mengikuti program pengampunan pajak sebaiknya dihilangkan. Sebab, program pengampunan pajak menjadi salah satu  alat untuk membantu WP menebus kesalahan pajaknya di masa lalu.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

“Bagi WP yang selama ini belum memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar, segeralah memanfaatkan tax amnesty untuk menatap masa depan tanpa kuatir lagi terhadap kewajiban pajak masa lalu.” kata Darussalam. (Bsi)

Topik : pengampunan pajak, tax amnesty, HIPMI, Darussalam
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 06 Mei 2019 | 14:30 WIB
PMK 49/2019
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Senin, 06 Mei 2019 | 18:37 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI