Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Vietnam Segera Relaksasi Pembayaran Pajak Khusus Bagi Industri Mobil

A+
A-
0
A+
A-
0
Vietnam Segera Relaksasi Pembayaran Pajak Khusus Bagi Industri Mobil

Ilustrasi.

HANOI, DDTCNews - Kementerian Keuangan Vietnam mengusulkan perpanjangan batas waktu pembayaran pajak konsumsi khusus senilai total VND20 triliun atau sekitar Rp12,6 triliun.

Kemenkeu dalam pernyataannya menjelaskan pajak konsumsi khusus tersebut harus dibayarkan industri otomotif yang memproduksi dan merakit mobil di dalam negeri. Dengan kebijakan tersebut, pajak terutang untuk Juni, Juli, Agustus dan September akan diperpanjang hingga 20 November.

"Perpanjangan waktu ini untuk mendukung industri mobil dalam negeri mengatasi kesulitan setelah pandemi," bunyi pernyataan Kemenkeu, dikutip Rabu (11/5/2022).

Baca Juga: Impor Barang Bantuan untuk Ukraina Dibebaskan dari Bea Masuk dan PPN

Kemenkeu menyatakan pajak konsumsi khusus yang dibayarkan oleh produsen mobil dalam negeri rata-rata mencapai VND2,45–VND2,8 triliun per bulan. Dengan relaksasi pembayaran, industri dapat menggunakan uang tersebut untuk mendukung kegiatan produksi lebih dulu.

Menurut Kemenkeu, kebijakan perpanjangan waktu pembayaran pajak diperlukan untuk membantu produsen dalam negeri mengatasi kesulitan. Kebijakan serupa juga banyak diambil negara lain untuk mendukung pemulihan industri di dalam negeri setelah pandemi Covid-19.

Kemenkeu menilai pengumpulan pajak konsumsi dari industri mobil memang akan turun sejalan dengan semakin populernya penggunaan kendaraan listrik. Potensi penerimaan pajak yang berkurang karena kondisi tersebut sekitar bahwa pengumpulan anggaran akan berkurang sekitar VND2-VND3 triliun per tahun.

Baca Juga: Atasi Isu Tunggakan Pajak, Pemda Ini Tawarkan Pemutihan dan Diskon PBB

Di sisi lain, ada pula usulan agar produsen dan perakit mobil di dalam negeri diberikan kebijakan tarif cukai preferensi selama 3 tahun. Cukai diberlakukan untuk mobil dan komponennya berdasarkan kapasitas silindernya, dengan tarif terendah sebesar 35% dan tertinggi 150%.

"Tarif pajak yang tinggi membuat harga mobil di Vietnam sekitar 10%-25% lebih tinggi daripada di negara-negara lain di kawasan," tulis Kemenkeu dilansir vietnamnews.vn. (sap)

Baca Juga: Tambal Defisit APBN, India Pungut Windfall Tax dari Perusahaan Migas
Topik : pajak internasional, insentif pajak, diskon pajak, Covid-19, Vietnam, relaksasi

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 02 Juli 2022 | 07:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Disetop, Pemulihan Bisa Berlanjut?

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perhatian! Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Berakhir Hari Ini

Rabu, 29 Juni 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Simak! Sederet Insentif Pajak yang Bakal Berakhir Besok

berita pilihan

Selasa, 05 Juli 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Jelang Iduladha, DJBC Perketat Pengawasan Impor Binatang Hidup

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:45 WIB
KINERJA FISKAL

Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR

Minta Konfirmasi Data, Pegawai Pajak Datangi Lokasi Agen Perjalanan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:00 WIB
KP2KP NUNUKAN

Petugas Pajak Sisir Usaha di Sekitar Bandara, Gali Info Soal Omzet