News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
TURKI

Gunakan Robot, Otoritas Ini Kirim 200.000 Surat secara Otomatis ke WP

[DDTCNews] Redaksi
Selasa, 27 Oktober 2026 | 09.00 WIB
Gunakan Robot, Otoritas Ini Kirim 200.000 Surat secara Otomatis ke WP
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table>

ANKARA, DDTCNews - Otoritas pajak Turki mulai menggunakan sistem otomatisasi untuk menyiapkan dan mengirim lebih dari 200.000 surat resmi tanpa campur tangan pegawai.

Kementerian Keuangan dan Keuangan Turki menyatakan otomatisasi tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan sekaligus mempermudah pelayanan kepada wajib pajak.

"Penerapan ini bertujuan meningkatkan akses terhadap layanan, mempersingkat waktu pemrosesan, meningkatkan efisiensi administrasi, dan memanfaatkan sumber daya publik secara lebih optimal," kata Menteri Keuangan dan Keuangan Mehmet Simsek, dikutip pada Selasa (27/10/2026).

Otoritas pajak memanfaatkan teknologi robotic process automation (RPA) untuk menangani transaksi rutin dan korespondensi secara otomatis selama 24 jam. Sistem tersebut juga mengirimkan pengingat melalui pesan singkat kepada wajib pajak agar memenuhi kewajiban perpajakannya tepat waktu.

Selain otomatisasi korespondensi, otoritas menyediakan layanan perpajakan digital melalui Digital Tax Office. Melalui platform ini, wajib pajak dapat melakukan pembayaran, menyampaikan SPT, serta mengajukan berbagai permohonan tanpa harus mendatangi kantor pajak.

Digital Tax Office menyediakan 261 layanan. Dalam 9 bulan pertama 2026, platform tersebut menerima sekitar 18,3 juta permohonan dan surat permintaan tertulis.

Sejak diluncurkan, Digital Tax Office telah mencatat lebih dari 750 juta akses masuk. Sementara itu, sekitar 13 miliar dokumen keuangan, termasuk faktur dan bukti penerimaan, diterbitkan secara elektronik sepanjang 2025.

Otoritas pajak juga mengoperasikan sistem pemantauan terpusat yang diperkenalkan pada 2024. Sistem tersebut memantau kegiatan di 860 kantor pajak dan menghasilkan sekitar 56.000 laporan setiap bulan.

Laporan tersebut digunakan untuk memantau pelaksanaan pekerjaan yang perlu ditindaklanjuti. Melalui prosedur tindak lanjut, otoritas pajak dapat memastikan bahwa pekerjaan yang teridentifikasi dalam laporan telah diselesaikan.

Dilansir hurriyetdailynews.com, Simsek menambahkan transformasi digital tidak hanya ditujukan untuk mempercepat layanan, tetapi juga untuk melindungi hak wajib pajak, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan standar pelayanan.

Pemanfaatan sistem otomatisasi dan layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah Turki menyederhanakan prosedur perpajakan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya pemerintah. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.