PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

Kemenkeu Sebut Ekonomi Bakal Berbalik Positif pada Kuartal II/2021

Dian Kurniati | Kamis, 08 April 2021 | 14:03 WIB
Kemenkeu Sebut Ekonomi Bakal Berbalik Positif pada Kuartal II/2021

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Hidayat Amir (kanan bawah) dalam webinar Indonesia Macroeconomic Update 2021, Kamis (8/4/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II/2021 akan melompat hingga menjadi 8% seiring dengan menggeliatnya aktivitas ekonomi sejak awal tahun ini.

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Hidayat Amir mengatakan tren pemulihan ekonomi telah terlihat pada awal tahun ini meski diperkirakan belum bisa mengangkat PDB pada kuartal pertama ini.

"Namun, kuartal II kami cukup yakin kalau ritme dan tren perbaikan berlanjut, ritme pemulihan bisa diakselerasi. Pertumbuhan 7-8% itu sesuatu yang realistis juga," katanya dalam webinar Indonesia Macroeconomic Update 2021, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga:
Ditjen Imigrasi Luncurkan Bridging Visa bagi WNA, Apa Fungsinya?

Terdapat dua alasan Kemenkeu meyakini ekonomi kuartal II/2021 akan melompat. Pertama, ekonomi kuartal I/2020—sebagai basis pertumbuhan kuartal II/2021—mengalami kontraksi yang cukup dalam, yaitu -5,32%, sehingga ruang pertumbuhan secara tahunan menjadi lebih besar.

Kedua, tren pemulihan yang terus berlanjut sebagai dampak dari berbagai stimulus pemerintah. Dana untuk program pemulihan ekonomi nasional telah disiapkan untuk meningkatkan aktivitas produksi sekaligus mengerek daya beli masyarakat.

Dampak dari stimulus itu juga mulai terasa pada kuartal II/2021. Misal, insentif pajak pertambahan nilai (PPN) pada rumah ditanggung pemerintah (DTP) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada kendaraan bermotor DTP.

Baca Juga:
Penggunaan Diskon Tarif Pasal 31E UU PPh Tak Ada Batas Waktu, Asalkan…

Amir menilai berbagai stimulus tersebut memiliki multiplier effect yang besar pada berbagai sektor usaha. Untuk itu, ia memperkirakan kuartal II/2021 akan menjadi momentum pembalikan ekonomi setelah mengalami kontraksi sejak kuartal I/2021.

"Kami melihat trennya terus meningkat. Full year-nya masih 4,5%-5,3%," ujarnya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2021 akan berkisar pada 4,5% sampai dengan 5,3%. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi sebesar -2,07% karena tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19. (rig)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

08 April 2021 | 23:32 WIB

Dengan adanya pemberian insentif pajak seperti PPN DTP pada rumah dan PPnBM DTP pada kendaraan bermotor diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat yang nantinya mewujudkan terjadinya pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Namun, tentu saja perlu diperhatikan pula apa dampak negatif yang timbul dengan pemberian insentif ini, misalkan timbul isu lingkungan (emisi karbon) karena semakin banyaknya masyarakat yang membeli kendaraan bermotor dan hal-hal lain yang mungkin timbul.

ARTIKEL TERKAIT
Minggu, 28 April 2024 | 15:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ditjen Imigrasi Luncurkan Bridging Visa bagi WNA, Apa Fungsinya?

Minggu, 28 April 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Peta Aksesi Keanggotaan OECD Terbit, Pemerintah RI Siap Lakukan Ini

Minggu, 28 April 2024 | 14:00 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Tak Sepakat dengan Tagihan Bea Masuk, Importir Bisa Ajukan Keberatan

BERITA PILIHAN
Minggu, 28 April 2024 | 15:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ditjen Imigrasi Luncurkan Bridging Visa bagi WNA, Apa Fungsinya?

Minggu, 28 April 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Peta Aksesi Keanggotaan OECD Terbit, Pemerintah RI Siap Lakukan Ini

Minggu, 28 April 2024 | 14:00 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Tak Sepakat dengan Tagihan Bea Masuk, Importir Bisa Ajukan Keberatan

Minggu, 28 April 2024 | 13:30 WIB PERPRES 56/2024

Perpres Resmi Direvisi, Indonesia Bisa Beri Bantuan Penagihan Pajak

Minggu, 28 April 2024 | 13:00 WIB PENERIMAAN NEGARA

Didorong Dividen BUMN, Setoran PNBP Tumbuh 10 Persen pada Kuartal I

Minggu, 28 April 2024 | 12:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK DAERAH

Ada UU DKJ, Tarif Pajak Hiburan Malam di Jakarta Bisa 25-75 Persen

Minggu, 28 April 2024 | 12:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Bukti Potong 1721-A1 Tak Berlaku untuk Pegawai Tidak Tetap

Minggu, 28 April 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Cakupan Penghasilan Pegawai Tetap yang Dipotong PPh Pasal 21

Minggu, 28 April 2024 | 10:30 WIB KEBIJAKAN FISKAL

KEM-PPKF 2025 Sedang Disusun, Begini Catatan DPR untuk Pemerintah