Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Wamenkeu: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Efektif dan Efisien

2
2

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo. 

JAKARTA, DDTCNews – Pengelolaan keuangan negara harus efektif dan efisien di era digital. Pengelolaan itu mencakup sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (DPN IAI) sekaligus Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dalam Dialog Pengelolaan Keuangan Negara (DPKN) 2019 yang diselenggarakan Kompartemen Akuntan Sektor Publik IAI, Selasa (25/6/2019).

“Dewasa ini, tidak mungkin membangun sebuah tatanan ekonomi baru dan tatanan sektor publik tanpa memperhitungkan aspek digital dan disrupsi teknologi,” katanya, seperti dikutip dari keterangan resmi IAI.

Baca Juga: KAPj IAI Bakal Kupas Topik Transfer Pricing di Indonesia, Mau Gabung?

Dari sisi pendapatan, paparnya, pelaku ekonomi berharap ada kemudahan dalam proses dan mekanisme perhitungan pajak yang lebih adil sehingga tidak kontraproduktif dengan upaya mendukung bisnis di era digital, mulai dari start up, unicorn, hingga decacorn, serta bisnis berbasis teknologi informasi lainnya.

Selain itu, keterbukaan informasi telah membuka peluang bagi pemerintah untuk menarik kembali dana hasil ekspor yang selama ini ditampung di negara asing melalui skema automatic exchange of information (AEoI). Dana ini akan menjadi katalis baru dalam mengembangkan perekonomian nasional lebih lanjut.

Dari sisi belanja, pelaku ekonomi menghendaki pelayanan publik – terutama terkait perizinan dan kemudahan berusaha – yang berkualitas, cepat. dan efisien. Indonesia, lanjut Mardiasmo, harus bersaing ketat dengan negara-negara lain di Asean, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura untuk menarik investor asing.

Baca Juga: Gedung Pemerintah akan Dilindungi Asuransi

Dari sisi pembiayaan, pemerintah memiliki peluang besar dalam memanfaatkan investasi dana masyarakat untuk menutup defisit anggaran melalui penjualan obligasi ritel. Untuk itu, perlu upaya peningkatan kesadaran masyarakat yang lebih masif lagi agar investasi masyarakat lebih optimal.

DPKN kali ini juga membahas model-model pengelolaan keuangan berbasis teknologi 4.0 serta peran akuntan sektor publik untuk mendukungnya. Akuntan publik diharapkan menjadi pemimpin dalam proses transformasi pengelolaan keuangan negara di era digital. (kaw)

Baca Juga: SBR007 Tawarkan Kupon 7,5%, Mau?

“Dewasa ini, tidak mungkin membangun sebuah tatanan ekonomi baru dan tatanan sektor publik tanpa memperhitungkan aspek digital dan disrupsi teknologi,” katanya, seperti dikutip dari keterangan resmi IAI.

Baca Juga: KAPj IAI Bakal Kupas Topik Transfer Pricing di Indonesia, Mau Gabung?

Dari sisi pendapatan, paparnya, pelaku ekonomi berharap ada kemudahan dalam proses dan mekanisme perhitungan pajak yang lebih adil sehingga tidak kontraproduktif dengan upaya mendukung bisnis di era digital, mulai dari start up, unicorn, hingga decacorn, serta bisnis berbasis teknologi informasi lainnya.

Selain itu, keterbukaan informasi telah membuka peluang bagi pemerintah untuk menarik kembali dana hasil ekspor yang selama ini ditampung di negara asing melalui skema automatic exchange of information (AEoI). Dana ini akan menjadi katalis baru dalam mengembangkan perekonomian nasional lebih lanjut.

Dari sisi belanja, pelaku ekonomi menghendaki pelayanan publik – terutama terkait perizinan dan kemudahan berusaha – yang berkualitas, cepat. dan efisien. Indonesia, lanjut Mardiasmo, harus bersaing ketat dengan negara-negara lain di Asean, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura untuk menarik investor asing.

Baca Juga: Gedung Pemerintah akan Dilindungi Asuransi

Dari sisi pembiayaan, pemerintah memiliki peluang besar dalam memanfaatkan investasi dana masyarakat untuk menutup defisit anggaran melalui penjualan obligasi ritel. Untuk itu, perlu upaya peningkatan kesadaran masyarakat yang lebih masif lagi agar investasi masyarakat lebih optimal.

DPKN kali ini juga membahas model-model pengelolaan keuangan berbasis teknologi 4.0 serta peran akuntan sektor publik untuk mendukungnya. Akuntan publik diharapkan menjadi pemimpin dalam proses transformasi pengelolaan keuangan negara di era digital. (kaw)

Baca Juga: SBR007 Tawarkan Kupon 7,5%, Mau?
Topik : keuangan negara, IAI, Kemenkeu
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA
Kamis, 22 September 2016 | 12:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 16 Februari 2017 | 09:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI