Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tetap Optimis Saat Penerimaan Sempoyongan

0
0

JAKARTA, DDTCNews — Berita tentang optimisme proyeksi perekonomian Indonesia bertebaran di sejumlah media nasional pagi ini, Rabu (11/5), seiring dengan semakin dekatnya penyampaian Pokok-pokok Kebijakan Fiskal dan Kerangka Ekonomi Makro APBN 2017 oleh pemerintah ke DPR.

Menariknya, di tengah optimisme itu, hingga pekan kedua Mei, penerimaan APBN 2016 baru 23% dengan realisasi belanja 28%. Khusus untuk penerimaan pajak, hingga akhir April 2016 baru Rp272 triliun, lebih rendah dari capaian periode sama tahun sebelumnya Rp309 triliun.

Lalu, apa dasar optimisme proyeksi perekonomian pemerintah, di tengah pertumbuhan penerimaan pajak yang minus dan ancaman pelebaran defisit anggaran yang membayangi akibat ketidakpastian RUU Pengampunan Pajak? Berikut ringkasan berita selengkapnya:

Baca Juga: Extra Effort Belum Signifikan Naikkan Penerimaan Pajak
  • Target APBN 2017 Terlalu Optimistis: Target pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,5%-5,9% terlalu optimistis karena faktor eksternal yang masih belum bersahabat.
  • Panama Papers Jadi Input Pengampunan Pajak: Data Panama Papers akan dipakai pemerintah dalam penerapan tax amnesty.
  • Penerimaan Tak Maksimal, Realisasi Defisit APBN Bengkak: Untuk mengantisipasi pelebaran defisit, pemerintah akan memangkas belanja nonprioritas.
  • Belanja Lamban, Presiden Tegur Para Menteri: Presiden menegur kementerian/ lembaga yang tidak merealisasikan belanja modal sejak awal tahun.
  • Penyerapan SUN di Bawah Target: Akibat permintaan yield yang tinggi, pemerintah hanya memenangkan SUN Rp6,15 triliun dari target Rp12 triliun.
  • Ditjen Pajak Siap Hadapi Gayus: Ditjen Pajak yakin menang atas gugatan Gayus Tambunan, karena sudah memecatnya sejak Mei 2010.
  • Korupsi Audit: Peer Review BPK Polandia terhadap BPK menunjukkan BPK belum patuh pada kode etik. (Opini Kompas - Dedi Haryadi)
  • Perppu Pengampunan Pajak: Usulan Perppu sebagai payung hukum layak dipertimbangkan. (Opini Bisnis Indonesia - Yehiskiel M. Tiranda)
  • DJP Jabar Mulai Sandera Penunggak: Untuk kali pertama, Kanwil DJP Jawa Barat I melakukan gijzeling terhadap wajib pajak orang pribadi.
  • Dana Talangan untuk Yunani segera Turun: Yunani & Eropa akan menyepakati pencairan dana talangan Eur86 miliar setara Rp1.228 triliun.
  • BI Untung Besar dari Intervensi Rupiah: Net Surplus BI setelah pajak selama 2015 mencapai Rp59 triliun, kembali memperbarui rekor terbesarnya sepanjang sejarah.*

Baca :

Lalu, apa dasar optimisme proyeksi perekonomian pemerintah, di tengah pertumbuhan penerimaan pajak yang minus dan ancaman pelebaran defisit anggaran yang membayangi akibat ketidakpastian RUU Pengampunan Pajak? Berikut ringkasan berita selengkapnya:

Baca Juga: Extra Effort Belum Signifikan Naikkan Penerimaan Pajak
  • Target APBN 2017 Terlalu Optimistis: Target pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,5%-5,9% terlalu optimistis karena faktor eksternal yang masih belum bersahabat.
  • Panama Papers Jadi Input Pengampunan Pajak: Data Panama Papers akan dipakai pemerintah dalam penerapan tax amnesty.
  • Penerimaan Tak Maksimal, Realisasi Defisit APBN Bengkak: Untuk mengantisipasi pelebaran defisit, pemerintah akan memangkas belanja nonprioritas.
  • Belanja Lamban, Presiden Tegur Para Menteri: Presiden menegur kementerian/ lembaga yang tidak merealisasikan belanja modal sejak awal tahun.
  • Penyerapan SUN di Bawah Target: Akibat permintaan yield yang tinggi, pemerintah hanya memenangkan SUN Rp6,15 triliun dari target Rp12 triliun.
  • Ditjen Pajak Siap Hadapi Gayus: Ditjen Pajak yakin menang atas gugatan Gayus Tambunan, karena sudah memecatnya sejak Mei 2010.
  • Korupsi Audit: Peer Review BPK Polandia terhadap BPK menunjukkan BPK belum patuh pada kode etik. (Opini Kompas - Dedi Haryadi)
  • Perppu Pengampunan Pajak: Usulan Perppu sebagai payung hukum layak dipertimbangkan. (Opini Bisnis Indonesia - Yehiskiel M. Tiranda)
  • DJP Jabar Mulai Sandera Penunggak: Untuk kali pertama, Kanwil DJP Jawa Barat I melakukan gijzeling terhadap wajib pajak orang pribadi.
  • Dana Talangan untuk Yunani segera Turun: Yunani & Eropa akan menyepakati pencairan dana talangan Eur86 miliar setara Rp1.228 triliun.
  • BI Untung Besar dari Intervensi Rupiah: Net Surplus BI setelah pajak selama 2015 mencapai Rp59 triliun, kembali memperbarui rekor terbesarnya sepanjang sejarah.*

Baca :

Topik : berita pajak hari ini, DJP, berita ekonomi hari ini
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 07 Oktober 2019 | 17:36 WIB
SE-24/2019
Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:11 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 13 Maret 2019 | 12:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 11:29 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 04 September 2019 | 18:14 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:53 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:03 WIB
TATA KELOLA PERKOTAAN LAYAK HUNI