Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Jum'at, 27 April 2018 | 11:30 WIB
KOTAWARINGIN BARAT
Jum'at, 27 April 2018 | 10:56 WIB
PEMBIAYAAN
Jum'at, 27 April 2018 | 09:48 WIB
SUKU BUNGA BI
 
Fokus
Literasi
Minggu, 15 April 2018 | 17:08 WIB
TEKNIK PEMERIKSAAN PAJAK
Kamis, 12 April 2018 | 18:40 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (5)
Jum'at, 09 Maret 2018 | 16:56 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (4)
 
Data & alat
Rabu, 25 April 2018 | 13:28 WIB
KURS PAJAK 25 APRIL-1 MEI 2018
Rabu, 18 April 2018 | 12:52 WIB
KURS PAJAK 18-24 APRIL 2018
Rabu, 11 April 2018 | 10:21 WIB
KURS PAJAK 11-17 APRIL 2018
 
 
Reportase

Tetap Optimis Saat Penerimaan Sempoyongan

0

JAKARTA, DDTCNews — Berita tentang optimisme proyeksi perekonomian Indonesia bertebaran di sejumlah media nasional pagi ini, Rabu (11/5), seiring dengan semakin dekatnya  penyampaian Pokok-pokok Kebijakan Fiskal dan Kerangka Ekonomi Makro APBN 2017 oleh pemerintah ke DPR.

Menariknya, di tengah optimisme itu, hingga pekan kedua Mei, penerimaan APBN 2016 baru 23% dengan realisasi belanja 28%. Khusus untuk penerimaan pajak, hingga akhir April 2016 baru Rp272 triliun, lebih rendah dari capaian periode sama tahun sebelumnya Rp309 triliun.

pilihan redaksi

Lalu, apa dasar optimisme proyeksi perekonomian pemerintah, di tengah pertumbuhan penerimaan pajak yang minus dan ancaman pelebaran defisit anggaran yang membayangi akibat ketidakpastian RUU Pengampunan Pajak? Berikut ringkasan berita selengkapnya:

  • Target APBN 2017 Terlalu Optimistis: â€‹Target pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,5%-5,9% terlalu optimistis karena faktor eksternal yang masih belum bersahabat.
  • Panama Papers Jadi Input Pengampunan Pajak: Data Panama Papers akan dipakai pemerintah dalam penerapan tax amnesty.
  • Penerimaan Tak Maksimal, Realisasi Defisit APBN Bengkak: Untuk mengantisipasi pelebaran defisit, pemerintah akan memangkas belanja nonprioritas.
  • Belanja Lamban, Presiden Tegur Para Menteri: Presiden menegur kementerian/ lembaga yang tidak merealisasikan belanja modal sejak awal tahun.
  • Penyerapan SUN di Bawah Target: Akibat permintaan yield yang tinggi, pemerintah hanya memenangkan SUN Rp6,15 triliun dari target Rp12 triliun.
  • Ditjen Pajak Siap Hadapi Gayus: Ditjen Pajak yakin menang atas gugatan Gayus Tambunan, karena sudah memecatnya sejak Mei 2010.
  • Korupsi Audit: Peer Review BPK Polandia terhadap BPK menunjukkan BPK belum patuh pada kode etik. (Opini Kompas - Dedi Haryadi)
  • Perppu Pengampunan Pajak: Usulan Perppu sebagai payung hukum layak dipertimbangkan. (Opini Bisnis Indonesia - Yehiskiel M. Tiranda)
  • DJP Jabar Mulai Sandera Penunggak: Untuk kali pertama, Kanwil DJP Jawa Barat I melakukan gijzeling terhadap wajib pajak orang pribadi.
  • Dana Talangan untuk Yunani segera Turun: Yunani & Eropa akan menyepakati pencairan dana talangan Eur86 miliar setara Rp1.228 triliun.
  • BI Untung Besar dari Intervensi Rupiah: Net Surplus BI setelah pajak selama 2015 mencapai Rp59 triliun, kembali memperbarui rekor terbesarnya sepanjang sejarah.*

Lalu, apa dasar optimisme proyeksi perekonomian pemerintah, di tengah pertumbuhan penerimaan pajak yang minus dan ancaman pelebaran defisit anggaran yang membayangi akibat ketidakpastian RUU Pengampunan Pajak? Berikut ringkasan berita selengkapnya:

  • Target APBN 2017 Terlalu Optimistis: â€‹Target pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,5%-5,9% terlalu optimistis karena faktor eksternal yang masih belum bersahabat.
  • Panama Papers Jadi Input Pengampunan Pajak: Data Panama Papers akan dipakai pemerintah dalam penerapan tax amnesty.
  • Penerimaan Tak Maksimal, Realisasi Defisit APBN Bengkak: Untuk mengantisipasi pelebaran defisit, pemerintah akan memangkas belanja nonprioritas.
  • Belanja Lamban, Presiden Tegur Para Menteri: Presiden menegur kementerian/ lembaga yang tidak merealisasikan belanja modal sejak awal tahun.
  • Penyerapan SUN di Bawah Target: Akibat permintaan yield yang tinggi, pemerintah hanya memenangkan SUN Rp6,15 triliun dari target Rp12 triliun.
  • Ditjen Pajak Siap Hadapi Gayus: Ditjen Pajak yakin menang atas gugatan Gayus Tambunan, karena sudah memecatnya sejak Mei 2010.
  • Korupsi Audit: Peer Review BPK Polandia terhadap BPK menunjukkan BPK belum patuh pada kode etik. (Opini Kompas - Dedi Haryadi)
  • Perppu Pengampunan Pajak: Usulan Perppu sebagai payung hukum layak dipertimbangkan. (Opini Bisnis Indonesia - Yehiskiel M. Tiranda)
  • DJP Jabar Mulai Sandera Penunggak: Untuk kali pertama, Kanwil DJP Jawa Barat I melakukan gijzeling terhadap wajib pajak orang pribadi.
  • Dana Talangan untuk Yunani segera Turun: Yunani & Eropa akan menyepakati pencairan dana talangan Eur86 miliar setara Rp1.228 triliun.
  • BI Untung Besar dari Intervensi Rupiah: Net Surplus BI setelah pajak selama 2015 mencapai Rp59 triliun, kembali memperbarui rekor terbesarnya sepanjang sejarah.*
Topik : berita pajak hari ini, DJP, berita ekonomi hari ini
artikel terkait
Jum'at, 27 April 2018 | 10:56 WIB
PEMBIAYAAN
Jum'at, 27 April 2018 | 09:48 WIB
SUKU BUNGA BI
Jum'at, 27 April 2018 | 09:10 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 26 April 2018 | 16:38 WIB
SEMINAR HUKUM
0