Fokus
Reportase
Perpajakan.id

Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, 4 Orang Ditahan

A+
A-
1
A+
A-
1
Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, 4 Orang Ditahan

Ilustrasi. 

BUDAPEST, DDTCNews – Otoritas pajak Hongaria (NAV) menjalankan penegakan hukum terhadap praktik dugaan penipuan pajak pertambahan nilai (PPN).

NAV menyatakan telah menetapkan 11 orang tersangka kasus dugaan penipuan PPN kegiatan impor panel surya. Kelompok tersebut dituding telah melakukan penipuan dengan menerbitkan faktur pajak fiktif senilai €2,8 juta atau setara Rp48,2 miliar.

"Pihak berwenang telah menangkap dan menginterogasi 11 tersangka dan menahan 4 orang di antaranya," tulis NAV dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Di Negara Ini, Unggah Bukti Transaksi Kena Pajak Bisa Dapat Mobil Baru

Otoritas menyampaikan kelompok penipuan PPN impor panel surya telah melanggar ketentuan perpajakan Uni Eropa dan hukum pajak nasional. Para tersangka akan menghadapi tuntutan hukuman penjara hingga 20 tahun.

NAV menjelaskan modus yang dilakukan adalah menerbitkan faktur pajak fiktif impor panel surya yang melibatkan banyak perusahaan. Skema transaksi antarperusahaan tersebut dilakukan dengan terorganisasi untuk menghindari pembayaran pajak.

"Tindakan keras terhadap geng penipuan pajak melibatkan ratusan petugas polisi yang tersebar di 30 lokasi," tulis NAV.

Baca Juga: Pengecualian Ketentuan Faktur Pajak yang Dibuat PKP Pedagang Eceran

Otoritas pajak tidak hanya menetapkan tersangka dan menahan beberapa di antaranya. Sejumlah barang bukti juga disita otoritas untuk keperluan penyidikan hukum.

"Kami telah menyita mobil, coin uang kripto, kepemilikan saham dan uang tunai. Sementara itu, aset properti dan rekening bank juga telah dibekukan," imbuhnya, seperti dilansir hungarytoday.hu. (kaw)

Baca Juga: Bantu UMKM dan Manufaktur, China Percepat Restitusi PPN
Topik : Hongaria, NAV, faktur pajak, faktur pajak fiktif, penghindaran pajak, PPN

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Permohonan Nomor Seri Faktur Pajak Eror, Begini Solusi dari DJP

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:05 WIB
KONSULTASI PAJAK

Unggah e-Faktur Melewati Batas Waktu, Seperti Apa Konsekuensinya?

Kamis, 12 Mei 2022 | 13:30 WIB
KABUPATEN BUNGO

Gelapkan PPN Hingga Ratusan Juta, Bendahara Koperasi Jadi Tersangka

berita pilihan

Senin, 16 Mei 2022 | 16:00 WIB
PER-19/PJ/2021

Ketidaksesuaian Penyetoran Pajak Belanja Daerah, KPP Bisa Minta Ini

Senin, 16 Mei 2022 | 15:30 WIB
PER-19/PJ/2021

Uji dan Awasi Setoran Pajak atas Belanja Daerah, DJP Gunakan Ini

Senin, 16 Mei 2022 | 14:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Pengecualian Ketentuan Faktur Pajak yang Dibuat PKP Pedagang Eceran

Senin, 16 Mei 2022 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Bakal Evaluasi Aturan Pajak dari Luar Daerah Pabean

Senin, 16 Mei 2022 | 13:00 WIB
CHINA

Bantu UMKM dan Manufaktur, China Percepat Restitusi PPN

Senin, 16 Mei 2022 | 12:55 WIB
DATA PPS HARI INI

4,5 Bulan PPS Berjalan, Harta WP yang Diungkap Tembus Rp86,7 Triliun

Senin, 16 Mei 2022 | 12:30 WIB
KAMUS CUKAI

Apa Itu Pagu Penundaan dalam Pembayaran Cukai?

Senin, 16 Mei 2022 | 12:00 WIB
CALL FOR PAPER DJP 2022

DJP Adakan Lomba Penulisan Makalah dengan Total Hadiah Rp52,5 Juta

Senin, 16 Mei 2022 | 11:30 WIB
TIPS PAJAK

Cara Menginput Nomor Seri Faktur Pajak di e-Faktur Versi 3.2