Berita
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:21 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:08 WIB
BEA METERAI
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:04 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:00 WIB
INGGRIS
Review
Rabu, 30 September 2020 | 16:56 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 15:00 WIB
HAK WAJIB PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 14:14 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 08:52 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 30 September 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 30 SEPTEMBER - 6 OKTOBER 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 30 September 2020 | 19:49 WIB
AGENDA PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 13:20 WIB
DDTC PODTAX
Selasa, 29 September 2020 | 16:40 WIB
POLITEKNIK WILMAR BISNIS INDONESIA MEDAN
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Kolaborasi
Selasa, 29 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 29 September 2020 | 10:30 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Reportase

Tarif Pajak Judi Digandakan

A+
A-
2
A+
A-
2
Tarif Pajak Judi Digandakan

Ilustrasi. (foto: The Irish World Newspaper)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah Irlandia akan menaikkan pajak taruhan atau judi hingga 100%. Keputusan ini diambil setelah ada masukan terkait biaya sosial yang muncul dari masalah judi.

Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe mengatakan ‘waktu yang tepat’ telah tiba untuk menggandakan pajak judi. Dia menggandakan tarif dari 1% menjadi 2% dalam anggaran tahun ini, meski ada tentangan keras dari industri perjudian.

Sebagai catatan, pajak judi tidak dinaikkan sejak 1975 dan secara konsisten telah dipangkas selama bertahun-tahun. Penggandaan tarif pajak ini dilakukan dengan pertimbangan peningkatan kekhawatiran biaya sosial dari masalah judi.

Baca Juga: Dampak Corona Bakal Lebih Besar Terhadap Penerimaan Pajak Tahun Depan

“Mengingat meningkatnya kekhawatiran mengenai biaya sosial dari masalah judi, sekarang tepat untuk meningkatkan tarif untuk lebih mencerminkan eksternalitas negatif yang terlibat,” ujarnya, seperti dilansir dari IrishExaminer, Jumat (28/12/2018).

Dia menyetujui kenaikan tarif hanya untuk mencari klarifikasi bagian pendapatan judi yang dipertanggungjawabkan oleh industri greyhound racing dan balap kuda. Pasalnya, kenaikan pajak dapat menghasilkan tambahan sekitar 50 juta euro setiap tahun.

Di sisi lain, Paschal mempertimbangkan untuk memberikan ‘penangguhan hukuman’ kepada perokok dalam anggaran setelah tujuh tahun berturut-turut kenaikan cukai. Pasalnya, ada kecenderungan maraknya peredaran rokok ilegal dengan tarif cukai yang meningkat.

Baca Juga: Makin Sengit! Komisi Eropa Resmi Ajukan Banding Sengketa Pajak Apple

Sebanyak 9% dari rokok yang dikonsumsi di Irlandia dibeli secara legal di luar negeri. Berdasarkan survei yang dilakukan pemerintah, ada indikasi peningkatan konsumsi ilegal dari 10% pada 2016 menjadi 13% pada 2017.

The Revenue Commissioners mengatakan kenaikan pajak lebih lanjut pada produk tembakau justru berisiko tidak menghasilkan uang tambahan penerimaan. Apalagi, berdasarkan data yang dimiliki, ada penurunan jumlah rokok ilegal yang dikonsumsi hingga 27% antara 2008 dan 2017. (kaw)

Baca Juga: Komisi Eropa Ajukan Banding Kasus Sengketa Pajak Apple
Topik : Irlandia, balap kuda, judi, taruhan
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:21 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:08 WIB
BEA METERAI
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:04 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:00 WIB
INGGRIS
Kamis, 01 Oktober 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 30 September 2020 | 19:49 WIB
AGENDA PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 18:30 WIB
PAJAK ORANG KAYA
Rabu, 30 September 2020 | 18:10 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 17:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 17:15 WIB
BEA METERAI