Berita
Minggu, 12 Juli 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:01 WIB
PERJANJIAN DAGANG
Minggu, 12 Juli 2020 | 10:01 WIB
PERIZINAN
Minggu, 12 Juli 2020 | 09:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Sudah Tiga Bulan, Realisasi Penerimaan Pajak Hanya 15% dari Target

A+
A-
0
A+
A-
0
Sudah Tiga Bulan, Realisasi Penerimaan Pajak Hanya 15% dari Target

Ilustrasi.

KENDARI, DDTCNews—Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tengah, mencatat realisasi penerimaan pajak daerah sepanjang kuartal I-2020 hanya Rp31 miliar baru 14% dari target APBD 2020 sebesar Rp223 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Kendari Sri Yusnita mengatakan geliat ekonomi di Kendari melempem seiring dengan merebaknya virus Corona atau Covid-19.

“Wabah ini sangat memengaruhi realisasi penerimaan pajak kita, terutama pada kuartal pertama ini. Pajak hotel, hiburan, restoran, dan parkir paling terdampak,” katanya di Kendari, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Target Setoran Pajak Kendaraan Semester I di Daerah Ini Terlampaui

Sri mengklaim sejumlah hotel dan restoran di Kendari terpaksa tutup karena sepi pengunjung. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak terhadap pungutan pajak dari kedua bidang usaha tersebut, yakni pajak hotel dan restoran.

Dia berharap wabah Corona bisa segera berakhir agar kegiatan perekonomian di Kendari kembali pulih. Meski tak merinci nilainya, Sri menyebut pajak hotel dan restoran merupakan andalan pendapatan Pemkot Kendari.

Mengenai usulan pemberian keringanan pajak di tengah wabah Corona, Sri berkata semua keputusan berada di tangan wali kota. Menurutnya BP2RD selalu siap menjalankan perintah wali kota dalam penanganan dampak virus Corona di Kendari.

Baca Juga: Begini Profil Pajak Kabupaten dengan UMK Tertinggi se-Indonesia

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyatakan tengah mencari solusi untuk meringankan beban pengusaha, termasuk dari sisi perpajakan. Dia juga meminta pengusaha tetap tenang karena pemkot masih berfokus pada penanganan warga terdampak.

“Dalam satu atau dua minggu baru kita bahas. Kami utamakan dulu yang mendesak untuk kita tangani, yakni mereka yang membutuhkan bantuan pangan. Untuk pengusaha, setelahnya kami putuskan,” ujarnya dilansir dari Kendaripos. (rig)

Baca Juga: Jangan Terlambat! 4 Hari Lagi Penghapusan Denda Pajak Berakhir
Topik : pajak daerah, penerimaan meleset, pajak hotel dan restoran, kendari, apbd, pandemi corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 04 Juli 2020 | 12:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Sabtu, 04 Juli 2020 | 10:01 WIB
KABUPATEN KUBU RAYA
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN TABALONG
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:01 WIB
PERJANJIAN DAGANG
Minggu, 12 Juli 2020 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 12 Juli 2020 | 12:01 WIB
CHINA
Minggu, 12 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 12 Juli 2020 | 10:01 WIB
PERIZINAN
Minggu, 12 Juli 2020 | 09:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 08:01 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Minggu, 12 Juli 2020 | 07:01 WIB
MALAYSIA