Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Sri Mulyani Bertemu CEO Bukalapak, Apa yang Dibahas?

A+
A-
3
A+
A-
3

Suasana pertemuan. (foto: Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA, DDTCNews – Otoritas fiskal bekerja sama dengan pemilik marketplace untuk mengajak lebih banyak pelaku usaha yang berstatus informal menjadi formal. Langkah ini akan membuat proses pemungutan pajak lebih mudah.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seusai bertemu dengan Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky beserta tim Bukalapak di Kantor Kemenkeu, Senin (12/8/2019). Pertemuan ini menjadi salah satu cara otoritas berkomunikasi dengan para stakeholder terkait.

“Kami juga sepakat untuk saling bersinergi agar semakin banyak pelaku usaha yang semula berstatus informal menjadi formal. Dengan demikian, akan semakin banyak data dan informasi yang dapat dikumpulkan,” ujarnya melalui akun Instagram-nya, seperti dikutip pada Selasa (13/8/2019).

Baca Juga: Pegawai Ditjen Pajak Sumbang Medali Perunggu di Sea Games 2019

Bukalapak dengan jumlah pedagang online dan transaksi perdagangannya yang sangat besar, menurut Sri Mulyani, telah menjadi salah satu fenomena baru dalam bisnis perdagangan secara online di Indonesia.

Bukalapak, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, juga merupakan salah satu unicorn kebanggaan Indonesia yang dibangun dan dikembangkan oleh generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, keberadaan marketplace ini sangat penting.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani membahas beberapa topik mengenai cara Bukalapak agar dapat meningkatkan pemberdayaan UMKM. Selain itu, mereka membahas riset dan kemudahan layanan perpajakan melalui platform e-commerce.

Baca Juga: Pakar: Perlakuan Pajak Khusus Justru Berisiko Munculkan Diskriminasi

Seperti diketahui, Bukalapak menjadi salah satu marketplace yang sudah menyediakan layanan pembayaran pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dengan demikian, wajib pajak mendapat kemudahan dalam menunaikan kewajibannya.

“Sektor ecommerce dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan antara sektor industri dengan dunia pendidikan dalam melaksanakan riset yang lebih efektif dan tepat guna sehingga hasilnya dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Sri Mulyani. (kaw)

Baca Juga: Beleid Baru Tax Allowance & E-Commerce, Download Aturannya di Sini

“Kami juga sepakat untuk saling bersinergi agar semakin banyak pelaku usaha yang semula berstatus informal menjadi formal. Dengan demikian, akan semakin banyak data dan informasi yang dapat dikumpulkan,” ujarnya melalui akun Instagram-nya, seperti dikutip pada Selasa (13/8/2019).

Baca Juga: Pegawai Ditjen Pajak Sumbang Medali Perunggu di Sea Games 2019

Bukalapak dengan jumlah pedagang online dan transaksi perdagangannya yang sangat besar, menurut Sri Mulyani, telah menjadi salah satu fenomena baru dalam bisnis perdagangan secara online di Indonesia.

Bukalapak, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, juga merupakan salah satu unicorn kebanggaan Indonesia yang dibangun dan dikembangkan oleh generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, keberadaan marketplace ini sangat penting.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani membahas beberapa topik mengenai cara Bukalapak agar dapat meningkatkan pemberdayaan UMKM. Selain itu, mereka membahas riset dan kemudahan layanan perpajakan melalui platform e-commerce.

Baca Juga: Pakar: Perlakuan Pajak Khusus Justru Berisiko Munculkan Diskriminasi

Seperti diketahui, Bukalapak menjadi salah satu marketplace yang sudah menyediakan layanan pembayaran pajak, bea cukai, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dengan demikian, wajib pajak mendapat kemudahan dalam menunaikan kewajibannya.

“Sektor ecommerce dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan antara sektor industri dengan dunia pendidikan dalam melaksanakan riset yang lebih efektif dan tepat guna sehingga hasilnya dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Sri Mulyani. (kaw)

Baca Juga: Beleid Baru Tax Allowance & E-Commerce, Download Aturannya di Sini
Topik : e-commerce, Bukalapak, marketplace, Sri Mulyani, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 08 Juli 2019 | 18:02 WIB
TRANSFER PRICING
Rabu, 20 November 2019 | 17:45 WIB
INVESTASI
Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:10 WIB
REFORMASI PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 15:39 WIB
TATA PEMERINTAHAN
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA