Fokus
Literasi
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 15 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Soal e-SPPT PBB, Anies Terbitkan Pergub Baru

A+
A-
0
A+
A-
0
Soal e-SPPT PBB, Anies Terbitkan Pergub Baru

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki landasan hukum untuk menerbitkan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) PBB dalam bentuk elektronik yaitu Peraturan Gubernur No. 23/2021.

Pergub baru tersebut merevisi Pergub 27/2018 terkait dengan penerbitan surat ketetapan pajak daerah (SKPD) dan SPPT yang pajaknya ditetapkan oleh gubernur. Dalam pergub tersebut, SPPT PBB akan diterbitkan dengan teknologi digital.

"Untuk meningkatkan pelayanan, perlu diterapkan teknologi digital dalam penerbitan SPPT PBB sehingga Pergub 27/2018 ... perlu diubah," bunyi bagian pertimbangan Pergub 23/2021, dikutip pada Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Ketentuan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di UU HKPD

Melalui Pergub 23/2021, Anies menambahkan pasal baru yakni Pasal 8A. Pada pasal tersebut, ditegaskan selain penerbitan SPPT PBB secara konvensional, SPPT PBB dapat diterbitkan dalam bentuk elektronik melalui e-SPPT PBB.

Format e-SPPT PBB yang akan diterbitkan oleh Bapenda DKI Jakarta kepada setiap wajib pajak PBB tertuang pada lampiran Pergub 23/2021. Selain itu, terdapat dua pasal baru yakni Pasal 11A dan Pasal 11B yang mengatur secara khusus tentang penyampaian e-SPPT PBB.

Dalam penyampaian e-SPPT PBB, tanggal terkirimnya e-mail e-SPPT PBB kepada wajib pajak atau tanggal terunduhnya e-SPPT PBB melalui akun wajib pajak akan dipersamakan sebagai tanggal penyampaian.

Baca Juga: Warga Ogah Bayar Denda PBB, Pemkab Adakan Pemutihan Pajak

Bila wajib pajak tidak menerima e-SPPT PBB karena tidak mengakses kanal resmi dari Pemprov DKI Jakarta atau kendala lain maka tanggal disampaikannya e-SPPT PBB ditetapkan melalui Keputusan Kepala Bapenda DKI Jakarta. (rig)

Topik : pemprov dki, gubernur anies baswedan, e-sppt, pbb, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 10:30 WIB
PROVINSI PAPUA

Cuma 3 Bulan! Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Oktober

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 13:00 WIB
PROVINSI NTB

Manfaatkan! Ada Pembebasan Denda dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 10:30 WIB
KOTA MALANG

Pengumuman! NJOP Kota Malang Bakal Naik Tahun Depan

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:35 WIB
PROVINSI JAWA TENGAH

Wah! Jateng Bakal Hapus Syarat KTP untuk Balik Nama Kendaraan Bermotor

berita pilihan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KPP PRATAMA TANJUNG BALAI KARIMUN

Utang Pajak Dilunasi, Rekening Milik WP Ini Kembali Dibuka Blokirnya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:03 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Windfall Komoditas Bakal Berakhir, Pajak Hanya Tumbuh 6,7% Tahun Depan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Cetak Sejarah, Penerimaan Perpajakan 2023 Tembus Rp2.000 Triliun

Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Utang Pajak Rp1,24 Miliar Belum Dilunasi, Rekening WP Disita Fiskus

Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Perbedaan Interpretasi dalam Menetapkan Besaran Sanksi Bunga

Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:00 WIB
BELANJA PERPAJAKAN

Belanja Perpajakan 2021 Capai Rp309 Triliun, Tumbuh 23 Persen

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:15 WIB
RAPBN 2023

Defisit 2023 Dipatok 2,85% PDB, Jokowi Ungkap Strategi Pembiayaannya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:30 WIB
RAPBN 2023 DAN NOTA KEUANGAN

Penerimaan 2023 Ditargetkan Rp2.443 T, Jokowi Singgung Reformasi Pajak

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:17 WIB
RAPBN 2023

Jokowi Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 2023 di Level 5,3%

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:55 WIB
RAPBN 2023

Jokowi Sampaikan RAPBN 2023 kepada DPR, Begini Perinciannya