Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Sinergi 3 Ditjen Ini Jadi Andalan Kemenkeu Amankan Target Penerimaan

1
1

Ilustrasi gedung Kemenkeu. 

JAKARTA, DDTCNews – Badan Anggaran DPR menggelar rapat dengan pemerintah terkait asumsi dasar dan kebijakan fiskal pada tahun depan. Kali ini, otoritas menjabarkan strategi pengamanan penerimaan melalui sinergi tiga unit eselon I Kemenkeu.

Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi memaparkan salah satu strategi untuk mengamankan penerimaan adalah dengan kolaborasi antara Ditjen Pajak (DJP), Ditjen Bea dan Cukai (DJBC), serta Ditjen Anggaran (DJA). Sinergi diharapkan berdampak positif bagi penerimaan maupun pelayanan.

“Arah kebijakan pada 2020 adalah mendorong peningkatan rasio penerimaan perpajakan dengan tetap memberikan insentif fiskal untuk daya saing dan investasi,” katanya di Ruang Rapat Banggar, Senin (24/6/2019).

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, DJP Gelar Sosialisasi Soal Bea Meterai

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah mengharapkan terciptanya optimalisasi penerimaan melalui dua aspek. Pertama, adanya perbaikan dari sisi administrasi. Kedua, adanya peningkatan kepatuhan di ranah perpajakan.

Heru menjabarkan sinergi yang dilakukan tiga direktorat ini sejatinya sudah mulai dilakukan tahun ini untuk mengamankan penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Terdapat dua fokus target yang hendak dicapai dari kolaborasi ini.

Pertama, fokus untuk menghasilkan tambahan penerimaan. Untuk itu, tiga unit kerja Kemenkeu ini melakukan empat kegiatan secara paralel. Keempat kegiatan itu adalah joint analysis, joint audit, joint collection dan joint investigation.

Baca Juga: Reformasi Perpajakan Berlangsung, Tax Ratio Masih Fluktuatif

Kedua, fokus untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan efisiensi pelayanan. Hal ini dicapai dengan melakukan joint businessdan menyusun single profile untuk wajib pajak melalui sinergi ketiga direktorat jenderal.

“Ini bagian dari reformasi yang terus dijalankan untuk menjawab berbagai tantangan dalam pengumpulan penerimaan negara,” ungkap Heru.

Selain melakukan sinergi tiga direktorat, langkah optimalisasi penerimaan juga dilakukan dengan cara perbaikan kualitas pelayanan dan sosialisasi. Selain itu, otoritas juga melakukan penguatan sistem teknologi informasi dan administrasi perpajakan. (kaw)

Baca Juga: Extra Effort Belum Signifikan Naikkan Penerimaan Pajak

“Arah kebijakan pada 2020 adalah mendorong peningkatan rasio penerimaan perpajakan dengan tetap memberikan insentif fiskal untuk daya saing dan investasi,” katanya di Ruang Rapat Banggar, Senin (24/6/2019).

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, DJP Gelar Sosialisasi Soal Bea Meterai

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah mengharapkan terciptanya optimalisasi penerimaan melalui dua aspek. Pertama, adanya perbaikan dari sisi administrasi. Kedua, adanya peningkatan kepatuhan di ranah perpajakan.

Heru menjabarkan sinergi yang dilakukan tiga direktorat ini sejatinya sudah mulai dilakukan tahun ini untuk mengamankan penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Terdapat dua fokus target yang hendak dicapai dari kolaborasi ini.

Pertama, fokus untuk menghasilkan tambahan penerimaan. Untuk itu, tiga unit kerja Kemenkeu ini melakukan empat kegiatan secara paralel. Keempat kegiatan itu adalah joint analysis, joint audit, joint collection dan joint investigation.

Baca Juga: Reformasi Perpajakan Berlangsung, Tax Ratio Masih Fluktuatif

Kedua, fokus untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan efisiensi pelayanan. Hal ini dicapai dengan melakukan joint businessdan menyusun single profile untuk wajib pajak melalui sinergi ketiga direktorat jenderal.

“Ini bagian dari reformasi yang terus dijalankan untuk menjawab berbagai tantangan dalam pengumpulan penerimaan negara,” ungkap Heru.

Selain melakukan sinergi tiga direktorat, langkah optimalisasi penerimaan juga dilakukan dengan cara perbaikan kualitas pelayanan dan sosialisasi. Selain itu, otoritas juga melakukan penguatan sistem teknologi informasi dan administrasi perpajakan. (kaw)

Baca Juga: Extra Effort Belum Signifikan Naikkan Penerimaan Pajak
Topik : penerimaan pajak, perpajakan, PNBP, Kemenkeu
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:45 WIB
WACANA PEMBENTUKAN BADAN PENERIMAAN PAJAK
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM