Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Semester II/2019, DJP Harapkan Perbaikan Setoran Pajak 2 Sektor Ini

A+
A-
1
A+
A-
1

Ilustrasi gedung DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) berharap dua sektor penyumbang terbesar penerimaan pajak dapat mengalami perbaikan pada semester II/2019. Topik ini menjadi bahasan beberapa media nasional pada hari ini, Kamis (18/7/2019).

Realisasi penerimaan pajak pada pada semester I/2019 dari seluruh sektor tercatat melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Industri pengolahan dan perdagangan masih menjadi penyumbang terbesar dalam penerimaan pajak pada paruh pertama tahun ini.

Namun, penerimaan dari sektor industri pengolahan terkontraksi 2,6% setelah pada semester I/2018 tercatat tumbuh 13%. Selanjutnya, penerimaan dari sektor perdagangan melambat cukup signifikan di level 2,5%, setelah pada periode yang sama tahun lalu tumbuh hingga 27,6%

Baca Juga: Realisasi Penerimaan Pajak Baru 72%, Ini Kata DJP

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan dua sektor itu diperkirakan akan mengalami perbaikan pada semester II/2019. Sementara, sektor pertambangan yang pada tahun lalu mengalami pertumbuhan cukup tinggi diperkirakan masih akan tertekan.

Selain itu, beberapa media masa juga menyoroti akan dimulainya negosiasi perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) antara Indonesia dan Singapura. Kesepakatan untuk memulai negosiasi ini muncul dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (17/7/2019).

Berikut ulasan berita selengkapnya.

Baca Juga: Didesak DPR, Dirjen Pajak Buka Realisasi Penerimaan Per November 2019
  • Industri Pengolahan dan Perdagangan

Otoritas memperkirakan laju restitusi yang cukup kencang pada semester I/2019 diperkirakan kembali normal pada semester ini. Dengan demikian, tekanan terhadap penerimaan semakin berkurang. Selain itu, ada harapan perbaikan ekonomi di akhir tahun.

“Sektor manufaktur mudah-mudahan di semester dua akan meningkat, setelah ekonomi dan level konsumsi menggeliat lebih dari semester I. Restitusi juga melambat mudah-mudahan penerimaan dari sektor perdagangan bertambah lagi,” jelas Dirjen Pajak Robert Pakpahan.

  • Negosiasi Segera Dimulai

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi pertemuan Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, mengatakan P3B akan mampu mencegah praktik penghindaran pajak ataupun menghilangkan hambatan perekonomian.

Baca Juga: Simak, Ini Rencana Ditjen Pajak Tingkatkan Kepatuhan Sukarela

“Ada perjanjian yang akan segera kita mulai negosiasinya, ini masih dalam persiapan yaitu avoidance of double taxation,” katanya.

Pemerintah Singapura pernah meminta pembahasan P3B pada 2017 silam. Kala itu, Indonesia berjanji akan meninjau ulang seluruh perjanjian dengan negara-negara yang memiliki kerja sama perpajakan. Ini karena P3B diterapkan kepada seluruh negara mitra investasi Indonesia.

  • Tantangan Pemajakan Ekonomi Digital

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengakui tantangan besar dalam menarik pajak ekonomi digital adalah mewujudkan regulasi yang adil dan kompetitif. Selain itu, regulasi harus memberikan kepastian hukum, memudahkan kepatuhan pajak, dan memiliki sistem yang baik.

Baca Juga: DPR Pertanyakan Arah Kebijakan Fiskal yang Ditempuh Pemerintah

No physical presence ini karakteristik utama ekonomi digital yang membuka ruang luas bagi tax planning atau avoidance,” katanya.

  • Ada Ruang Pelonggaran Moneter

Konsensus ekonom memproyeksi Bank Indonesia akan memangkas suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) dari kemarin hingga hari ini. Hal ini sejalan dengan penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Duh, Kinerja Penerimaan Hingga Awal Desember Masih Lesu

Namun, penerimaan dari sektor industri pengolahan terkontraksi 2,6% setelah pada semester I/2018 tercatat tumbuh 13%. Selanjutnya, penerimaan dari sektor perdagangan melambat cukup signifikan di level 2,5%, setelah pada periode yang sama tahun lalu tumbuh hingga 27,6%

Baca Juga: Realisasi Penerimaan Pajak Baru 72%, Ini Kata DJP

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan dua sektor itu diperkirakan akan mengalami perbaikan pada semester II/2019. Sementara, sektor pertambangan yang pada tahun lalu mengalami pertumbuhan cukup tinggi diperkirakan masih akan tertekan.

Selain itu, beberapa media masa juga menyoroti akan dimulainya negosiasi perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) antara Indonesia dan Singapura. Kesepakatan untuk memulai negosiasi ini muncul dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (17/7/2019).

Berikut ulasan berita selengkapnya.

Baca Juga: Didesak DPR, Dirjen Pajak Buka Realisasi Penerimaan Per November 2019
  • Industri Pengolahan dan Perdagangan

Otoritas memperkirakan laju restitusi yang cukup kencang pada semester I/2019 diperkirakan kembali normal pada semester ini. Dengan demikian, tekanan terhadap penerimaan semakin berkurang. Selain itu, ada harapan perbaikan ekonomi di akhir tahun.

“Sektor manufaktur mudah-mudahan di semester dua akan meningkat, setelah ekonomi dan level konsumsi menggeliat lebih dari semester I. Restitusi juga melambat mudah-mudahan penerimaan dari sektor perdagangan bertambah lagi,” jelas Dirjen Pajak Robert Pakpahan.

  • Negosiasi Segera Dimulai

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi pertemuan Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, mengatakan P3B akan mampu mencegah praktik penghindaran pajak ataupun menghilangkan hambatan perekonomian.

Baca Juga: Simak, Ini Rencana Ditjen Pajak Tingkatkan Kepatuhan Sukarela

“Ada perjanjian yang akan segera kita mulai negosiasinya, ini masih dalam persiapan yaitu avoidance of double taxation,” katanya.

Pemerintah Singapura pernah meminta pembahasan P3B pada 2017 silam. Kala itu, Indonesia berjanji akan meninjau ulang seluruh perjanjian dengan negara-negara yang memiliki kerja sama perpajakan. Ini karena P3B diterapkan kepada seluruh negara mitra investasi Indonesia.

  • Tantangan Pemajakan Ekonomi Digital

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengakui tantangan besar dalam menarik pajak ekonomi digital adalah mewujudkan regulasi yang adil dan kompetitif. Selain itu, regulasi harus memberikan kepastian hukum, memudahkan kepatuhan pajak, dan memiliki sistem yang baik.

Baca Juga: DPR Pertanyakan Arah Kebijakan Fiskal yang Ditempuh Pemerintah

No physical presence ini karakteristik utama ekonomi digital yang membuka ruang luas bagi tax planning atau avoidance,” katanya.

  • Ada Ruang Pelonggaran Moneter

Konsensus ekonom memproyeksi Bank Indonesia akan memangkas suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) dari kemarin hingga hari ini. Hal ini sejalan dengan penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Duh, Kinerja Penerimaan Hingga Awal Desember Masih Lesu
Topik : berita pajak hari ini, berita pajak, penerimaan pajak, industri pengolahan, perdagangan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 03 Oktober 2016 | 20:23 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Rabu, 21 September 2016 | 08:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:55 WIB
INSENTIF PENDIDIKAN
Selasa, 20 September 2016 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN INVESTASI
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:45 WIB
WACANA PEMBENTUKAN BADAN PENERIMAAN PAJAK
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM