Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Rezky Adhitya Akui Kemudahan Penggunaan E-Filing

1
1

Rezky Adhitya.

JAKARTA, DDTCNews – Aktor Rezky Adhitya merasakan kemudahan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) melalui e-Filing.

Pengakuannya disampaikan kepada masyarakat dalam video singkat yang diunggah KPP Pratama Jakarta Jatinegara dalam akun Instagram-nya. Dalam video tersebut, Rezky mengaku sudah menggunakan e-Filing untuk melaporkan SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2018.

“Mulai sekarang lapor pajak lebih mudah dengan e-Filing. Bisa di mana saja dan kapan saja, dengan menggunakan handphone,” katanya dalam video tersebut, seperti dikutip pada Jumat (15/3/2019).

Baca Juga: Ditjen Pajak Ambil Porsi 17,8% dari Total Pagu Anggaran Kemenkeu

Setelah merasakan kemudahan pelaporan SPT Tahunan PPh – sebagai wujud kepatuhan formal wajib pajak –, Rezky mengajak warga net (netizen) untuk segera melaporkan SPT tanpa menunggu batas waktu yang ditentukan.

Seperti diketahui, batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh wajib pajak orang pribadi adalah tiga bulan setelah tahun pajak berakhir. Dengan demikian, pelaporan SPT tahun pajak 2018 diterima paling lambat 31 Maret 2019. Jika terlambat, akan ada sanksi administrasi yang menanti.

“Ayo laporkan SPT kalian. Lebih awal, lebih nyaman,” imbuhnya.

Baca Juga: Ditjen Pajak Intensifkan Penyidikan

Dia pun mengatakan penerimaan pajak sangat penting untuk pembangunan negara. Bagaimanapun, penerimaan pajak mempunyai porsi lebih dari 70% dari total penerimaan negara setiap tahunnya. Dengan demikian, segala bentuk belanja negara dalam APBN sangat bergantung pada realisasi penerimaan pajak.

“Pajak kita untuk kita, untuk Indonesia maju sejahtera,” tutur Rezky. (kaw)

“Mulai sekarang lapor pajak lebih mudah dengan e-Filing. Bisa di mana saja dan kapan saja, dengan menggunakan handphone,” katanya dalam video tersebut, seperti dikutip pada Jumat (15/3/2019).

Baca Juga: Ditjen Pajak Ambil Porsi 17,8% dari Total Pagu Anggaran Kemenkeu

Setelah merasakan kemudahan pelaporan SPT Tahunan PPh – sebagai wujud kepatuhan formal wajib pajak –, Rezky mengajak warga net (netizen) untuk segera melaporkan SPT tanpa menunggu batas waktu yang ditentukan.

Seperti diketahui, batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh wajib pajak orang pribadi adalah tiga bulan setelah tahun pajak berakhir. Dengan demikian, pelaporan SPT tahun pajak 2018 diterima paling lambat 31 Maret 2019. Jika terlambat, akan ada sanksi administrasi yang menanti.

“Ayo laporkan SPT kalian. Lebih awal, lebih nyaman,” imbuhnya.

Baca Juga: Ditjen Pajak Intensifkan Penyidikan

Dia pun mengatakan penerimaan pajak sangat penting untuk pembangunan negara. Bagaimanapun, penerimaan pajak mempunyai porsi lebih dari 70% dari total penerimaan negara setiap tahunnya. Dengan demikian, segala bentuk belanja negara dalam APBN sangat bergantung pada realisasi penerimaan pajak.

“Pajak kita untuk kita, untuk Indonesia maju sejahtera,” tutur Rezky. (kaw)

Topik : SPT, e-Filing, Ditjen Pajak, kepatuhan formal, selebriti
artikel terkait
Senin, 10 Juni 2019 | 15:41 WIB
TERRENCE HOWARD
Kamis, 06 Juni 2019 | 10:40 WIB
SPANYOL
Jum'at, 17 Mei 2019 | 17:43 WIB
KEVIN HENDRAWAN:
berita pilihan
Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:20 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Senin, 25 Februari 2019 | 17:53 WIB
KOTA TANGERANG
Senin, 25 Februari 2019 | 09:43 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 28 Februari 2019 | 11:34 WIB
DIAN SASTROWARDOYO
Rabu, 27 Maret 2019 | 14:07 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Senin, 16 Juli 2018 | 15:09 WIB
ANDREW WHITE:
Senin, 17 Juli 2017 | 15:03 WIB
RICHARD GUTIERREZ:
Senin, 03 Juli 2017 | 09:02 WIB
ROSSA:
Kamis, 10 November 2016 | 11:35 WIB
AYU TING-TING: