Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Rabu, 09 November 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 09 NOVEMBER - 15 NOVEMBER 2022
Reportase

Pertemuan G-20 TIIWG Teken 6 Isu Penting, Termasuk Perdagangan Digital

A+
A-
1
A+
A-
1
Pertemuan G-20 TIIWG Teken 6 Isu Penting, Termasuk Perdagangan Digital

Pejabat setingkat Menteri, Pimpinan Organisasi dan delegasi menghadiri pertemuan G20 Trade, Investment and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (22/9/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.

BADUNG, DDTCNews - Pertemuan tingkat menteri G-20 Kelompok Kerja Sektor Perdagangan, Investasi dan Industri (Trade, Invesment, and Industri Working Group/TIIWG) menyepakati 6 isu prioritas sebagai respons terhadap tantangan global.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono selaku Chair TIIWG berharap konsep rumusan yang disepakati seluruh negara anggota G-20 ini menjadi hasil konkret yang bisa diimplementasikan secara bersama-sama. Pertemuan di Bali kali ini merupakan pertemuan ketiga sekaligus pamungkas setelah pertemuan pertama dan kedua pada Maret dan Juli 2022.

"Kemendag dan Kementerian Investasi/BKPM serta Kementerian Perindustrian merumuskan konsep dokumen kesepakatan sebagai hasil konkret pada pertemuan tingkat menteri," kata Djatmiko dalam siaran pers, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Implementasi OSS Masih Terkendala RDTR, Begini Kata Kepala BKPM

Keenam isu prioritas yang disepakati dalam pertemuan ini antara lain reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO); peran sistem perdagangan multilateral untuk memperkuat SDGs; respons perdagangan, investasi, dan industri dalam penanganan pandemi dan arsitektur kesehatan global; perdagangan digital dan rantai nilai global; penguatan investasi berkelanjutan untuk pemulihan ekonomi global; perdagangan digital dan rantai nilai global; penguatan investasi berkelanjutan untuk pemulihan ekonomi global; serta industrialisasi inklusif dan berkelanjutan melalui industri 4.0.

"Sebagai bentuk dukungan atas agenda prioritas Presidensi G-20 TIIWG, negara G-20 memberikan kontribusi positif dalam berbagai diskusi untuk memperkuat sistem perdagangan multilateral, reformasi WTO, dan mendorong perdagangan digital yang dapat mengatasi berbagai kesenjangan,serta mendorong literasi digital," kata Djatmiko.

Selain itu, Djatmiko menambahkan, kondisi geopolitik yang saat ini muncul menjadi tantangan bagi negara G-20 untuk mencapai konsensus. Karenanya, dia menilai G-20 perlu terus menegaskan relevansinya sebagai forum multilateral ekonomi yang relevan dalam menjawab tantangan dunia saat ini.

Baca Juga: Jokowi Wanti-Wanti Seluruh Pejabat Agar Tidak Ganggu Investor

"Presidensi G-20 Indonesia berperan dalam mendorong pencapaian tujuan bersama," katanya.

Dalam kelompok kerja sektor perdagangan, investasi, dan industri, Indonesia juga berupaya maksimal untuk mendorong kesepakatan bersama dalam statement ini. (sap)

Baca Juga: Kembali Tawarkan SBSN Khusus PPS, Pemerintah Raup Rp250,26 Miliar

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : kerja sama perdagangan, perdagangan, investasi, perindustrian, G-20, TIIWG

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 17 November 2022 | 10:19 WIB
KERJA SAMA EKONOMI

Jokowi-Xi Jinping Sepakati 5 Kerja Sama, Salah Satunya Ekonomi Digital

Kamis, 17 November 2022 | 10:15 WIB
KTT G-20

Pemerintah Siapkan Insentif untuk Investasi Energi Terbarukan

Kamis, 17 November 2022 | 09:30 WIB
KTT G-20

G-20 Minta OECD Segera Rampungkan Kerangka Pajak Minimum Global

berita pilihan

Kamis, 01 Desember 2022 | 19:00 WIB
KP2KP PINRANG

Dapat SK Pensiun, ASN Diimbau Segera Ajukan Penonaktifan NPWP

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:48 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Soal Penghitungan PPh Natura, DJP Minta Wajib Pajak Tunggu Ini

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:30 WIB
BEA METERAI

Awas! e-Meterai Tidak Boleh Menumpuk dengan Tanda Tangan

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:15 WIB
KP2KP SIDRAP

Bayar PPh Final 0,5%, WP UMKM Diimbau Lakukan Pencatatan Lebih Dulu

Kamis, 01 Desember 2022 | 18:00 WIB
BADAN PUSAT STATISTIK

Ada Tren Kenaikan Harga Beras Hingga Telur Ayam Ras, Ini Kata BPS

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:47 WIB
UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA

Catat! Upah Minimum Kabupaten/Kota Diumumkan Paling Lambat Pekan Depan

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:38 WIB
PMK 171/2022

Sri Mulyani Rilis Peraturan Baru Soal Pengelolaan Insentif Fiskal

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:34 WIB
KABUPATEN PONOROGO

Kepatuhan WP Membaik, Penerimaan Pajak Daerah Lampaui Target

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:18 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Masuk Desember, Belanja Pemerintah Pusat dan Pemda Bakal Dikebut