Berita
Sabtu, 18 September 2021 | 11:00 WIB
SEJARAH PAJAK DUNIA
Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD
Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA
Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 17 September 2021 | 17:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 17 September 2021 | 16:56 WIB
PROFIL PERPAJAKAN MAKAU
Jum'at, 17 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 17 September 2021 | 14:00 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 11:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 09:30 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Penjelasan BKF Soal Realisasi Investasi Kuartal II/2021 Tumbuh 16%

A+
A-
0
A+
A-
0
Penjelasan BKF Soal Realisasi Investasi Kuartal II/2021 Tumbuh 16%

Ilustrasi. Gedung Kementerian Keuangan. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan menilai realisasi investasi kuartal II/2021 yang mencapai Rp223,0 triliun atau tumbuh 16,2% mengindikasikan adanya kepercayaan investor terkait dengan kemampuan pemerintah dalam mengendalikan varian baru Covid-19.

"Sentimen positif juga berasal dari upaya reformasi struktural melalui UU Cipta Kerja yang dapat memberikan kemudahan dan kepastian bagi investor," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu dalam keterangan resmi, Rabu (28/7/2021).

Dia menuturkan realisasi investasi langsung masih mencatatkan kinerja yang cukup baik di tengah ketidakpastian akibat pandemi. Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya untuk memperbaiki iklim berusaha agar makin menarik bagi investor.

Baca Juga: Dari Perkara Wiski Sampai Gender, Ini 10 Pemberontakan Pajak Terbesar

Setelah menerbitkan UU Cipta Kerja, pemerintah juga menerbitkan PP 5/2021 soal penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko yang diharapkan memberikan kontribusi besar pada peningkatan investasi langsung di Indonesia.

Selain itu, lanjut Febrio, perbaikan juga dilakukan melalui aspek lain seperti dari sisi administrasi. Dia menilai integrasi perizinan melalui Online Single Submission (OSS) akan makin memangkas waktu pengurusan perizinan sehingga memudahkan investor.

"Implementasi reformasi struktural terutama untuk kemudahan berusaha pada UU Cipta Kerja dan turunannya ini akan terus dipercepat sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh investor sehingga investasi terus dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," ujarnya.

Baca Juga: Kebijakan Baru PPN e-Commerce Eropa, Pelapak Online Perlu Tahu Ini

Realisasi investasi langsung pada kuartal II/2021 tercatat Rp223,0 triliun atau tumbuh 16,2% secara tahunan. Penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyumbang Rp106,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) menyumbang Rp116,8 triliun.

Secara umum, Febrio menyebut investasi yang cukup besar terjadi pada sektor padat karya seperti perumahan dan industri seperti industri manufaktur, logam dasar, dan makanan. Peningkatan investasi industri logam dasar terutama bersumber dari PMA atas pembangunan pabrik kendaraan listrik dan industri baterai yang sedang dikembangkan di Indonesia.

Menurutnya, kinerja investasi di sektor industri berpotensi masih menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional ke depan mengingat kontribusinya yang dominan terhadap PDB. Selain itu, sifat padat karya dari sektor industri juga diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja di tengah pandemi Covid-19. (rig)

Baca Juga: Tak Cuma Indonesia, Negara Lain Jadikan Kantor Pajak Penyalur Insentif

Topik : Kemenkeu, BKF, realisasi investasi, investor, kemudahan investasi, uu cipta kerja, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 16 September 2021 | 16:30 WIB
THAILAND

Pikat Ekspatriat Kaya Raya, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Kamis, 16 September 2021 | 15:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Manfaat Pengenaan PPN Produk Digital Tidak Hanya Soal Penerimaan

Kamis, 16 September 2021 | 14:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Diterapkan Tahun Depan, Cukai Kantong Plastik Dipatok Rp700/Lembar

Kamis, 16 September 2021 | 14:00 WIB
FILIPINA

Mulai Oktober, Otoritas Wajibkan Produk Rokok Ditempel Stempel Khusus

berita pilihan

Sabtu, 18 September 2021 | 11:00 WIB
SEJARAH PAJAK DUNIA

Dari Perkara Wiski Sampai Gender, Ini 10 Pemberontakan Pajak Terbesar

Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Peta Kapasitas Fiskal Daerah Provinsi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD

DBH Perikanan Dihapus dalam RUU HKPD, Ini Alasannya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA

WP Tak Diaudit Lebih Berisiko dan NPWP Bendahara Dihapus, Cek Videonya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB
BELANDA

Kebijakan Baru PPN e-Commerce Eropa, Pelapak Online Perlu Tahu Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Kerahkan Pegawai ke Lapangan dan Tebar Email ke WP

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
KABUPATEN BANGLI

Tak Perlu Repot, Cek Tagihan Pajak PBB Bisa Lewat Aplikasi Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA

Multidisiplin Ilmu, Profesional Pajak Harus Tahu Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu PKP Kegiatan Usaha Tertentu?