Berita
Minggu, 18 April 2021 | 15:01 WIB
ARGENTINA
Minggu, 18 April 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Minggu, 18 April 2021 | 13:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Minggu, 18 April 2021 | 12:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Review
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Rabu, 14 April 2021 | 15:26 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 13 April 2021 | 10:38 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 16 April 2021 | 17:15 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 16 April 2021 | 17:11 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 16 April 2021 | 16:53 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 16 April 2021 | 13:15 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Misbakhun akan Jaga Tax Amnesty II di DPR, Asalkan..

A+
A-
2
A+
A-
2
Misbakhun akan Jaga Tax Amnesty II  di DPR, Asalkan..

Anggota Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun.

JAKARTA, DDTCNews—Polemik perlu tidaknya amnesti pajak jilid II belum hendak berakhir. Setelah kalangan intelektual, pemerintah, dan para pelaku usaha menyuarakan pendapatnya, kini giliran anggota DPR bersuara.

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai ide tax amnesty jilid II bisa menjadi terobosan lanjutan bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menambah penerimaan negara. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar menyusun konsep tax amnesty jilid II secara matang.

Tax amnesty jilid kedua ini merupakan gagasan yang bisa menjadi terobosan. Kami di DPR, terutama saya pribadi menilai gagasan itu harus memperoleh dukungan politik dan dijelaskan ke publik secara baik,” ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Baca Juga: Sri Mulyani: Korupsi Hambat RI Jadi Negara Maju

Misbakhun menambahkan tax amnesty jilid II harus didasari pemikiran kuat dan alasan tepat. Dasar pemikiran dan alasan tentang perlunya tax amnesty jilid II harus disampaikan secara baik. Itulah yang menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk menyampaikan desain dan konsep tax amnesty ke publik.

Lebih lanjut Misbakhun mencontohkan negara lain yang menerapkan beberapa kali tax amnesty. Italia atau Afrika Selatan misalnya melaksanakan dua kali tax amnesty sejak berakhirnya politik apartheid pada awal 1990-an. Meski, kedua negara itu tidak melaksanakan tax amnesty secara berdekatan.

Karena itu, Misbakhun memberikan sejumlah catatan jika pemerintahan Presiden Jokowi hendak mengulangi program tax amnesty. Menurutnya, amnesti pajak jilid pertama yang cukup berhasil masih memiliki setidaknya dua kelemahan.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pencegahan Korupsi Jangan Hanya Jadi Slogan

Pertama, jangka waktu tax amnesty jilid pertama relatif singkat, sehingga ada ketergesa-gesaan di kalangan wajib pajak. Kelemahan kedua sosialisasinya. “Jangka waktu yang singkat dan sosialisasi yang kurang itu memunculkan keraguan, terutama aspek kepastian hukumnya,” katanya.

Andai pemerintah serius menggulirkan tax amnesty jilid II, kata Misbakhun, desain dan konsepnya harus bisa menutupi celah amnesti pajak jilid pertama. Dia meyakini jika kelemahan tax amnesty jilid pertama bisa ditutupi pada jilid kedua, negara akan menerima penerimaan lebih signifikan.

“Bagaimanapun tax amnesty jilid pertama telah memberi dampak besar bagi basis pajak kita. Jika pemerintah mau menggulirkan tax amnesty jilid kedua, itu adalah langkah berani yang harus benar-benar dikonsep lebih matang,” katanya. (Bsi)

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Bidang Pajak

Topik : tax amnesty II, misbakhun, sri mulyani
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 24 Maret 2021 | 13:41 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 24 Maret 2021 | 13:00 WIB
APBN 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:37 WIB
INSENTIF PAJAK
Rabu, 24 Maret 2021 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Minggu, 18 April 2021 | 15:01 WIB
ARGENTINA
Minggu, 18 April 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Minggu, 18 April 2021 | 13:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Minggu, 18 April 2021 | 12:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 10:01 WIB
JERMAN
Minggu, 18 April 2021 | 09:01 WIB
PRANCIS
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Minggu, 18 April 2021 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 06:01 WIB
KINERJA DJP