Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

'Mereka Mencuri Uang Saya'

A+
A-
1
A+
A-
1
'Mereka Mencuri Uang Saya'

Aktof film Johnny Depp. (Foto: Shutterstock/deadline.com)

LONDON, DDTCNews - Aktor film Johnny Depp mengungkapkan memiliki tagihan pajak senilai US$100 juta atau Rp1,46 triliun kepada otoritas pajak AS (The Internal Revenue Service/IRS).

Depp mengatakan hal itu dalam persidangan di Pengadilan Tinggi London, Inggris, atas gugatan pencemaran nama baiknya melawan media yang berbasisi di London, The Sun. Menurut Depp, mantan manajer bisnis yang ia pecat ternyata menyelewengkan uang pajaknya selama 17 tahun.

"Tampaknya saya telah kehilangan US$650 juta karena memecat mereka, dan juga US$100 juta karena mereka [para manajer bisnis sebelumnya] belum membayarkan pajak saya ke pemerintah selama 17 tahun,” katanya seperti dikutip Selasa (14/7/2020).

Baca Juga: Setelah Kasus Pajak, Najib Razak Kalah Lagi Dalam Kasus Korupsi

Pernyataan Depp ini bermula saat hakim memintanya bercerita tentang latar belakang gugatan pencemaran nama baik terhadap The Sun dan editor eksekutif Dan Wootton. Pemberitaan The Sun yang disoal Depp yakni dugaan penganiayaan yang ia lakukan terhadap mantan istrinya Amber Heard.

Dalam artikelnya, The Sun menyebut Depp sebagai 'pemukul istri' dan mengklaim ada 'banyak bukti' tentang penganiayaan itu. Depp di persidangan telah membantah pemberitaan The Sun tersebut.

Ia lalu bercerita baru menerima kabar buruk tentang kondisi keuangannya, sebelum bertengkar dengan Heard. Laporan tentang penyelewengan uang tersebut disampaikan oleh manajer bisnisnya yang baru.

Baca Juga: Kasus Pajak Bikin Koalisi Partai Pemerintah Kena Mosi Tidak Percaya

Menurut Depp, mantan manajer bisnisnya menggelapkan uang US$650 juta atau Rp9,49 triliun, pendapatannya sejak membintangi film Pirates of the Caribbean II: Dead Man's Chest pada 2006. Adapun US$100 juta lainnya adalah tagihan pajak selama 17 tahun dari IRS yang tidak dibayarkan.

"Saya sedang tahap awal belajar dari manajer bisnis saya yang baru, tetapi mendapati mantan manajer bisnis saya telah mengambil cukup banyak uang saya. Mereka mencuri uang saya," ujarnya, seperti dilansir Theguardian.com.

Depp melayangkan gugatan kepada The Sun dan editor eksekutif Dan Wootton pada 2018. Hingga saat ini, persidangan masih berlangsung. Beberapa saksi yang akan didatangkan seperti mantan tunangan Depp Winona Ryder dan saksi kunci mantan istri Depp Amber Heard. (Bsi)

Baca Juga: Soal Kasus Pajaknya, Ini Komentar Carlo Ancelotti

Topik : johnny depp, kasus pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 08 Februari 2018 | 14:25 WIB
KASUS PAJAK
Selasa, 06 Februari 2018 | 16:47 WIB
PRANCIS
Selasa, 05 September 2017 | 15:37 WIB
KAMBOJA
Jum'at, 14 Juli 2017 | 11:15 WIB
KASUS PAJAK GOOGLE
berita pilihan
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:01 WIB
ARAB SAUDI
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:01 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:19 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:01 WIB
KAMBOJA
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 09:01 WIB
PROVINSI RIAU