Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Mengelak Pajak Hingga Ratusan Miliar, Pabrik Rokok Ditindak Otoritas

A+
A-
0
A+
A-
0
Mengelak Pajak Hingga Ratusan Miliar, Pabrik Rokok Ditindak Otoritas

Ilustrasi.

NEW DELHI, DDTCNews – Otoritas pajak India berhasil menangkap produsen rokok yang tidak menyetorkan goods and services tax (GST) atau PPN sehingga menyebabkan kerugian hingga INR748,6 juta atau setara dengan Rp145,4 miliar.

Otoritas pajak India (Directorate General of GST Intelligence/DGGI) menyatakan total pajak yang berhasil diamankan amat besar mengingat wajib pajak pabrik rokok yang ditindak adalah pabrik besar dan populer dikonsumsi oleh masyarakat India.

"Berkat penindakan tersebut, wajib pajak telah membayar utang pajak sebesar INR748,6 juta secara tunai beserta bunganya pada April 2021," tulis DGGI dalam keterangan resmi seperti dilansir indiatimes.com, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga: Setoran Pajak Properti Vatikan Tembus Rp120 Miliar Tahun Lalu

Berdasarkan ketentuan yang berlaku di India, tembakau tidak diolah (unmanufactured tobacco) dikenai PPN yang amat sangat tinggi yaitu sebesar 28% dan compensation cess dengan tarif sebesar 71%.

Dengan demikian, total pajak atas penyerahan tembakau yang tidak diolah hampir mencapai nilai dari produk tersebut itu sendiri. Hal ini juga dianggap menjadi salah satu penyebab pengusaha terdorong untuk melakukan pengelakan pajak.

Berdasarkan temuan DGGI di lokasi pabrik dan berdasarkan pada dokumen milik produsen rokok tersebut, ditemukan induk perusahaan telah melakukan penyerahan tembakau tidak diolah tanpa membayarkan PPN atas penyerahan tersebut.

Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Perlunya PPN Multitarif

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan induk perusahaan secara sengaja tidak membayar PPN atas tembakau yang diperoleh langsung dari petani. (rig)

Topik : india, pabrik rokok, pengelakan pajak, PPN, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:29 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN CIAMIS
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:20 WIB
KABUPATEN MEMPAWAH