Berita
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:10 WIB
PEMBIAYAAN APBN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:49 WIB
PENDIDIKAN PROFESI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Layanan Loket Khusus SPT Tahunan Mulai Dibuka

A+
A-
2
A+
A-
2
Layanan Loket Khusus SPT Tahunan Mulai Dibuka

Ilustrasi. 

BATAM, DDTCNews – Unit-unit vertikal dalam lingkup Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Kepulauan Riau telah memulai layanan loket khusus SPT tahunan pada awal Januari 2021.

Sesuai dengan informasi yang disampaikan melalui laman resmi DJP, salah satu unit vertikal di Kanwil DJP Kepulauan Riau yang telah memulai layanan loket khusus SPT tahunan sejak bulan ini adalah KPP Pratama Batam Utara.

“Untuk mengantisipasi keramaian dan juga membeludaknya wajib pajak ketika mendekati batas akhir pelaporan SPT tahunan, unit-unit vertikal dalam lingkup Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau telah memulai layanan loket khusus SPT tahunan pada awal Januari 2021,” tulis DJP, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Kriteria WP yang Wajib Lapor SPT Tahunan dalam Bentuk Elektronik

Seluruh layanan pelaporan SPT tahunan, sambung DJP, diberikan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan demi memastikan pemberian pelayanan aman, nyaman, dan mengutamakan kesehatan bagi seluruh wajib pajak.

Sejak 2018, melalui PMK 9/2018, menteri keuangan mengeluarkan kewajiban penggunaan e-filing dalam pelaporan SPT tahunan. Namun, untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan wajib pajak, DJP tetap membuka layanan loket manual (sekaligus asistensi e-filing) untuk pelaporan SPT tahunan.

“Seperti biasanya, Januari menjadi gong dimulainya pelaporan SPT tahunan atas kewajiban perpajakan di tahun sebelumnya. Bila bukti potong sudah diterbitkan oleh bendahara, wajib pajak akan mulai melaporkan kewajiban perpajakannya,” imbuh DJP.

Baca Juga: Atpetsi Gelar Webinar Soal Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi

Sesuai dengan ketentuan, batas akhir penyampaian SPT tahunan wajib pajak orang pribadi paling lambat 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Sementara, untuk SPT tahunan wajib pajak badan paling lambat 4 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Artinya, tenggat ada pada akhir Maret dan April.

Jika penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi terlambat, ada pengenaan denda senilai Rp100.000. Untuk SPT tahunan PPh badan dipatok Rp1 juta. Simak pula artikel ‘Sanksi Denda Telat Lapor SPT Tidak Dikenakan untuk Wajib Pajak Ini’. (kaw)

Baca Juga: Perangkat Desa Diminta Segera Lapor SPT Tahunan
Topik : SPT, SPT tahunan, kepatuhan Pajak, Kanwil DJP Kepulauan Riau
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 19 Februari 2021 | 16:28 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:00 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:45 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:10 WIB
PEMBIAYAAN APBN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:49 WIB
PENDIDIKAN PROFESI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:17 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:30 WIB
VAKSIN COVID-19
Kamis, 25 Februari 2021 | 21:46 WIB
WEBINAR PAJAK