Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kuartal I/2021, Sri Mulyani Sebut Insentif Pajak Baru Terserap 26%

A+
A-
0
A+
A-
0
Kuartal I/2021, Sri Mulyani Sebut Insentif Pajak Baru Terserap 26%

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/4/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mencatat realisasi insentif pajak sepanjang kuartal I/2021 sudah terserap Rp14,95 triliun atau 26% dari total pagu anggaran sejumlah Rp56,72 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi itu tersebar pada berbagai jenis insentif pajak. Menurutnya, insentif pajak itu juga telah meringankan beban keuangan ratusan ribu wajib pajak di tengah pandemi Covid-19.

"Pajak tidak melulu untuk penerimaan saja, karena pajak juga memberi insentif untuk perekonomian," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Krisis Tabung Oksigen, Negara Bagian Minta Pembebasan Pajak

Sri Mulyani menyebutkan sekitar 286.000 wajib pajak yang mendapatkan manfaat dari insentif pajak pada kuartal I/2021. Angka terbilang besar mengingat jumlah penerima manfaat sepanjang tahun lalu saja hanya 464.316 wajib pajak.

Berdasarkan data Kemenkeu, insentif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) telah dimanfaatkan 88.235 pemberi kerja dengan nilai total Rp615,75 miliar. Pemerintah memberi insentif tersebut demi meningkatkan daya beli masyarakat.

Untuk insentif pembebasan PPh Pasal 22 impor, sebanyak 14.877 wajib pajak yang memanfaatkannya dengan nilai Rp2,53 triliun. Penerima manfaat diskon PPh Pasal 25 mencapai 63.530 wajib pajak dengan nilai Rp7,14 triliun.

Baca Juga: Penerbitan Laporan Soal Skema Pelaporan Pajak Cryptocurrency Ditunda

Lalu, insentif percepatan restitusi PPN dimanfaatkan 267 wajib pajak dengan nilai realisasi Rp1,12 triliun. PPh final DTP UMKM dimanfaatkan 248.275 wajib pajak dengan nilai total Rp122,88 miliar dan realisasi insentif penurunan tarif PPh badan mencapai Rp3,42 triliun. (rig)

Topik : insentif pajak, belanja perpajakan, menkeu sri mulyani, pemulihan ekonomi, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:00 WIB
THAILAND
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:40 WIB
PP 64/2021
Kamis, 06 Mei 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA