Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kepala BPPD: Provinsi Jateng Sudah Tidak Kenal Pemutihan PKB

2
2

Ilustrasi antrean pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui mobil Samsat Keliling. (foto: bppd.jatengprov.go.id)

SEMARANG, DDTCNews – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jawa Tengah menegaskan tidak akan memberlakukan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) sepanjang 2019.

Kepala BPPD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Ihwan Sudrajat menegaskan petugas akan menyambangi kediaman wajib pajak penunggak PKB untuk melakukan penagihan. Langkah ini sebagai ganti dari penghapusan program pemutihan PKB.

“Saya minta maaf, Provinsi Jateng sudah tidak kenal lagi pemutihan PKB. Kami akan mengingatkan wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak atau sudah jatuh tempo agar segera melunasi tunggakan PKB. Kami akan terus mengejar wajib pajak supaya bayar pajak,” tegasnya di kantor BPPD Jateng Semarang, Kamis (3/1/2018).

Baca Juga: Baru Beberapa Hari, Pemutihan Pajak Raup Rp6,7 Miliar

Program pemutihan PKB ini pernah dilakukan pada 2017. Ihwan mengatakan banyaknya masyarakat yang menunggu program serupa. Akibatnya, banyak masyarakat yang dengan sengaja tidak membayar PKB tepat waktu.

Dia menganggap tren tersebut justru membuat masyarakat semakin malas membayar pajak. Masyarakat, menurutnya, menjadi terbiasa untuk melupakan kewajiban berkontribusi pada daerah melalui PKB.

Berdasarkan data BPPD Jateng, realisasi denda atas tunggakan PKB tercatat sebanyak Rp147,009 miliar atau 117,62% dari target sebesar Rp125 miliar. Target tersebut pun telah diturunkan dari sebelumnya sebesar Rp135 miliar sebelum APBDP 2018.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

Ihwan menilai realisasi itu menunjukkan masyarakat sebenarnya ingin membayar pajak, tapi tetap perlu tambahan pendekatan yang baik dari para petugas. Dengan strategi ‘jemput bola’, dia berharap realisasi PKB bisa meningkat pada 2019.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga berhasil merealisasikan pajak daerah melebihi target. BPPD mencatat realisasi pajak daerah senilai Rp11,7 triliun atau 105,52% dari target dalam APBDP 2018 senilai Rp11,08 triliun. (kaw)

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Mulai Besok Pemutihan Pajak Resmi Berlaku

“Saya minta maaf, Provinsi Jateng sudah tidak kenal lagi pemutihan PKB. Kami akan mengingatkan wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak atau sudah jatuh tempo agar segera melunasi tunggakan PKB. Kami akan terus mengejar wajib pajak supaya bayar pajak,” tegasnya di kantor BPPD Jateng Semarang, Kamis (3/1/2018).

Baca Juga: Baru Beberapa Hari, Pemutihan Pajak Raup Rp6,7 Miliar

Program pemutihan PKB ini pernah dilakukan pada 2017. Ihwan mengatakan banyaknya masyarakat yang menunggu program serupa. Akibatnya, banyak masyarakat yang dengan sengaja tidak membayar PKB tepat waktu.

Dia menganggap tren tersebut justru membuat masyarakat semakin malas membayar pajak. Masyarakat, menurutnya, menjadi terbiasa untuk melupakan kewajiban berkontribusi pada daerah melalui PKB.

Berdasarkan data BPPD Jateng, realisasi denda atas tunggakan PKB tercatat sebanyak Rp147,009 miliar atau 117,62% dari target sebesar Rp125 miliar. Target tersebut pun telah diturunkan dari sebelumnya sebesar Rp135 miliar sebelum APBDP 2018.

Baca Juga: Ratusan Kendaraan Terjaring Razia Pajak

Ihwan menilai realisasi itu menunjukkan masyarakat sebenarnya ingin membayar pajak, tapi tetap perlu tambahan pendekatan yang baik dari para petugas. Dengan strategi ‘jemput bola’, dia berharap realisasi PKB bisa meningkat pada 2019.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga berhasil merealisasikan pajak daerah melebihi target. BPPD mencatat realisasi pajak daerah senilai Rp11,7 triliun atau 105,52% dari target dalam APBDP 2018 senilai Rp11,08 triliun. (kaw)

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Mulai Besok Pemutihan Pajak Resmi Berlaku
Topik : pemutihan, pajak kendaraan, Jawa Tengah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:43 WIB
KABUPATEN JAYAPURA
Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:41 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
berita pilihan
Selasa, 28 November 2017 | 16:01 WIB
KOTA TANGERANG SELATAN
Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:30 WIB
BALIKPAPAN
Jum'at, 16 September 2016 | 08:02 WIB
KOTA CIMAHI
Jum'at, 30 September 2016 | 10:01 WIB
KOTA BANDUNG
Rabu, 14 Desember 2016 | 17:18 WIB
KOTA BANDUNG
Kamis, 30 Maret 2017 | 12:01 WIB
KOTA BANDUNG
Jum'at, 23 September 2016 | 13:31 WIB
PROVINSI JAWA TENGAH
Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:01 WIB
PROVINSI LAMPUNG
Minggu, 09 Oktober 2016 | 15:38 WIB
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Kamis, 08 Desember 2016 | 11:23 WIB
KOTA MALANG