Fokus
Literasi
Selasa, 29 September 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 29 September 2020 | 09:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Selasa, 29 September 2020 | 16:40 WIB
POLITEKNIK WILMAR BISNIS INDONESIA MEDAN
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Kolaborasi
Selasa, 29 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 29 September 2020 | 10:30 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Reportase

Kemenkeu Genjot Pajak Kelautan & Perikanan

A+
A-
0
A+
A-
0
Kemenkeu Genjot Pajak Kelautan & Perikanan

JAKARTA, DDTCNews - Tingginya kegiatan ekspor membuat pemerintah semakin menggencarkan penerimaan negara dari sektor kelautan dan perikanan. Anehnya, penerimaan pajak dari sektor tersebut masih sangat rendah, kas negara bocor.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebenarnya sektor kelautan dan perikanan mampu memberikan kontribusi tinggi terhadap penerimaan pajak. Maka dari itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menutupi kebocoran ini.

"Kerja sama ini akan mencari informasi perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor perikanan, terutama mutiara. Karena, statistik penerimaannya tidak muncul, padahal ekspornya besar," ujarnya di Jakarta, Rabu (26/10).

Baca Juga: Sektor Perikanan di Kabupaten Ini Punya Potensi Topang Setoran PAD

Sri Mulyani mengaku selama ini ia tidak melihat statistik penerimaan yang berasal dari sektor ini. Perusahaan tersebut menjadi incaran KKP dan Kemenkeu, lalu pengelolaan usaha dan pelaporan pajaknya akan diawasi.

Menurutnya, potensi yang besar terhadap penerimaan negara harus tercermin pada pencatatannya. Ia sangat menginginkan sektor kelautan dan perikanan mampu berkontribusi tinggi terhadap penerimaan negara pada masa mendatang.

"Seperti, pencatatannya sudah benar atau belum, lalu pelaporan pajaknya bagaimana. Lalu kita tingkatkan tata kelola kelautan dan perikanan sehingga tentu penerimaan pajaknya akan meningkat," pungkas Sri Mulyani.*

Baca Juga: Optimalisasi dan Reformasi Perpajakan 2021, Ini Rencana Sri Mulyani

Topik : sri mulyani, kelautan dan perikanan, penerimaan pajak, potensi pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 22 September 2020 | 16:22 WIB
INSENTIF FISKAL
Selasa, 22 September 2020 | 15:11 WIB
KINERJA FISKAL
Selasa, 22 September 2020 | 14:58 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 22 September 2020 | 13:29 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Rabu, 30 September 2020 | 08:52 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 08:46 WIB
KABUPATEN PATI
Rabu, 30 September 2020 | 08:30 WIB
APBN 2021
Rabu, 30 September 2020 | 08:05 WIB
ITALIA
Rabu, 30 September 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 30 September 2020 | 07:30 WIB
APBN 2021
Rabu, 30 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 06:00 WIB
LAPORAN BANK DUNIA
Selasa, 29 September 2020 | 18:15 WIB
SUBSIDI UPAH