Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kebijakan Pajak Biden Diragukan, Bankir AS: Bukan Langkah yang Tepat

A+
A-
0
A+
A-
0
Kebijakan Pajak Biden Diragukan, Bankir AS: Bukan Langkah yang Tepat

Presiden AS Joe Biden bersiul. ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque/RWA/sa.

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Para bankir dari Amerika Serikat (AS) menyuarakan keberatan atas rencana Presiden AS Joe Biden yang akan mengenakan pajak dengan tarif sebesar 21% atas penghasilan korporasi dari luar negeri.

CEO JPMorgan Chase Jamie Demon mengatakan rencana pajak yang diusung Biden akan mendorong korporasi memindahkan bisnisnya ke luar negeri. Kondisi tersebut tentunya berpotensi memengaruhi geliat ekonomi di dalam negeri.

"Di benak saya, langkah tersebut justru akan mendorong modal, tenaga profesional, kegiatan riset dan pengembangan, serta investasi ke luar negeri. Ini bukan langkah yang tepat," katanya, dikutip pada Jumat (28/5/2021).

Baca Juga: Belanja Online Barang Impor Melonjak, Aturan Kepabeanan Bakal Direvisi

Selain itu, proposal Biden perihal tarif pajak minimum global juga mendapatkan pandangan negatif dari para bankir. CEO Citibank Jane Fraser menilai sangat sulit bagi AS untuk mengajak negara lain menyetujui pengenaan tarif pajak korporasi minimum global tersebut.

"[Bila konsensus tidak tercapai], posisi AS akan makin tidak kompetitif pada level global," ujarnya seperti dilansir cnbc.com.

Untuk diketahui, AS dan beberapa negara anggota G7 mendukung pengenaan tarif pajak korporasi minimum global dengan tarif 15% atau lebih tinggi. Tarif 15% dipandang sebagai batas bawah dan menjadi landasan negosiasi ke depan.

Baca Juga: Eks Menkeu Nasihati Otoritas: Tak Perlu Tambah Pajak Berbasis Konsumsi

Negara anggota G7 seperti Jerman, Italia, dan Prancis telah menyuarakan dukungannya atas tarif 15% yang diusulkan AS tersebut. Namun, terdapat beberapa negara yang menolak di antaranya seperti Hungaria dan Irlandia.

Hungaria menilai pengenaan pajak korporasi minimum global melanggar kedaulatan negara. Menteri Keuangan Hungaria Andras Tallai memandang proposal tersebut hanyalah kepentingan negara-negara besar yang selama ini dirugikan oleh kompetisi tarif pajak.

Sementara itu, Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohae menuturkan Irlandia ragu atas rencana pajak korporasi minimum global tersebut. Menurutnya, Irlandia akan menjaga tarif pajak korporasi tetap sebesar 12,5% untuk beberapa tahun ke depan. (rig)

Baca Juga: Daftar 10 Negara Tujuan Investasi UKM Terfavorit di Eropa, Apa Saja?

Topik : amerika serikat, JP Morgan, Citibank, presiden AS Joe Biden, kebijakan pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 06 Desember 2021 | 12:00 WIB
ARAB SAUDI

Mulai Desember 2021, PKP Wajib Terbitkan Faktur Pajak Digital

Senin, 06 Desember 2021 | 09:19 WIB
JERSEY

Cegah Peredaran Gelap, Jualan Ganja Kini Dipungut Pajak 20%

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:00 WIB
TAIWAN

Nilai Denda Bagi Pelaku Pengelakan Pajak Dinaikkan

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:39 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Turunkan Tarif Maksimal Pajak Hiburan, Begini Detailnya

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:30 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tjahjo Kumolo Ingatkan ASN Soal 8 Area Rawan Korupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Begini Tren Rasio Kepatuhan Laporan SPT Tahunan 2016-2021

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:43 WIB
KPP PRATAMA MEDAN POLONIA

Sosialisasi UU HPP, Wajib Pajak Dapat Penjelasan Soal PPS dari DJP

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Bisa Dijatuhi Hukuman Pidana Perpajakan, Simak Ketentuannya