Fokus
Literasi
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Kartu Prakerja Resmi Diluncurkan, Begini Perinciannya

A+
A-
3
A+
A-
3
Kartu Prakerja Resmi Diluncurkan, Begini Perinciannya

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah resmi meluncurkan program kartu prakerja dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Cipta Kerja Airlangga Hartarto mengatakan telah menunjuk Denni Purbasari sebagai Direktur Eksekutif PMO (Badan Pelaksana) Kartu Pra-Kerja.

Program tersebut mulai berlaku di daerah yang ekonominya paling terdampak virus Corona, yakni Bali, Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara, plus Jawa Timur karena dianggap paling siap menjalankan program tersebut.

Baca Juga: Threshold Harga CPO yang Kena Bea Keluar Diturunkan, Ini Kata DJBC

“Di kartu prakerja ini, pemerintah pertama kalinya menggandeng unicorn atau start up digital agar bisa diakses masyarakat lebih luas," katanya di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Airlangga mengatakan kartu prakerja tak hanya ditujukan pada mereka yang sedang mencari pekerjaan, melainkan juga buruh dan pegawai. Kriterianya hanya WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Pada situasi pandemi virus Corona seperti saat ini, lanjutnya, kartu prakerja bisa menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak untuk mendapatkan keterampilan baru, meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni, atau di bidang yang baru.

Baca Juga: Dukung Energi Terbarukan, 12 Perusahaan Ini Dapat Fasilitas Kepabeanan

“Dengan bekal keterampilan itu, menurutnya masyarakat bisa mencari pekerjaan lain yang lebih baik,” jelas Airlangga.

Para pemegang kartu prakerja bisa mendaftarkan diri melalui laman www.prakerja.go.id dan mengikuti tes sederhana. Mereka akan mendapatkan kode verifikasi dan bisa memilih jenis pelatihannya di 10 aplikasi digital seperti Tokopedia, Bukalapak, hingga Ruang Guru.

Di aplikasi Tokopedia, tersedia kategori pilihan pelatihan yang bisa dipilih peserta kartu prakerja, mulai dari bahasa, kecantikan, bisnis, teknologi, hingga media. Adapun satu kelas pelatihan offline hanya dibatasi maksimum 20 orang.

Baca Juga: Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Untuk mendukung program kartu prakerja, pemerintah menyiapkan dana Rp10 triliun untuk 2 juta penerima kartu prakerja tahun ini. Program pelatihan itu berbiaya hingga Rp7 juta per orang dengan berdurasi maksimal tiga bulan.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko menambahkan program kartu prakerja merupakan janji Presiden Joko Widodo untuk mengurangi jumlah pengangguran yang saat ini mencapai 7 juta penduduk.

“Diharapkan tenaga kerja muda dapat lebih kompeten, berdaya saing, dan produktif,” tutur Moeldoko. (rig)

Baca Juga: Banyak yang Makin Kaya Selama Pandemi, Negara Ini Pajaki Barang Mewah

Topik : kartu prakerja, menko perekonomian airlangga, gojek, tokopedia, pencari kerja, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat

Senin, 08 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PMK 114/2022

Fitur Permohonan Insentif PPh Pasal 25 Sudah Tersedia di DJP Online

Senin, 08 Agustus 2022 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Hingga Juli 2022, APBN Cetak Surplus Rp106,1 Triliun

Senin, 08 Agustus 2022 | 10:45 WIB
AMERIKA SERIKAT

Biden Harap DPR Segera Sepakati Pajak Korporasi Minimum 15 Persen

berita pilihan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PMK 123/2022

Threshold Harga CPO yang Kena Bea Keluar Diturunkan, Ini Kata DJBC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:43 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Sinyal Kuat Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2023, Begini Penjelasan DJBC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Energi Terbarukan, 12 Perusahaan Ini Dapat Fasilitas Kepabeanan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

NIK Sebagai NPWP, Bagaimana DJP Jaga Keamanan Data Wajib Pajak?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Menyimak Lagi Siasat DJBC Lindungi Perusahaan dari Pukulan Pandemi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:05 WIB
PER-03/PJ/2022

Upload Faktur Pajak Muncul Eror ETAX-API-10041, Perhatikan Tanggalnya

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:10 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Kembangkan CRM-BI, Data Keuangan dan Aset Wajib Pajak Berperan