Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Joe Biden Diyakini Bikin AS Lebih Kooperatif, Ini Kata Komisi Eropa

A+
A-
0
A+
A-
0
Joe Biden Diyakini Bikin AS Lebih Kooperatif, Ini Kata Komisi Eropa

Ilustrasi. (DDTCNews)

BRUSSELS, DDTCNews – Uni Eropa optimistis terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS bakal memperbaiki hubungan antara AS dan Uni Eropa yang sempat renggang akibat perbedaan pandangan mengenai proposal sistem perpajakan atas ekonomi digital.

Presiden European Commission Ursula von der Leyen berharap terpilihnya Biden akan membuat AS lebih kooperatif dalam negosiasi berbagai proposal seperti perdagangan internasional, perpajakan, dan masalah lingkungan.

"Kami percaya perdebatan yang selama ini terjadi bisa dijembatani," ujar von der Leyen seperti dilansir Tax Notes International, dikutip Senin (16/11/2020).

Baca Juga: Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Leyen menegaskan penciptaan sistem pemajakan atas ekonomi digital yang adil sangat penting untuk dilakukan. Menurutnya, penghindaran pajak yang selama ini dilakukan oleh korporasi digital sudah tidak dapat ditoleransi.

“Fenomena ini makin mempertegas urgensi tercapainya konsensus atas pemajakan ekonomi digital dan pajak minimum global. Target Uni Eropa tetap sejalan dengan solusi global yang ditawarkan pada proposal OECD," ujar Leyen.

Seperti diketahui, Uni Eropa menuding Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump berupaya menghalangi tercapainya konsensus atas Pillar 1: Unified Approach. Kondisi itu juga membuat target pencapaian konsensus pemajakan ekonomi digital terpaksa molor.

Baca Juga: Cryptocurrency Makin Populer, Negara Eropa Ini Ingin Kenakan Pajak

Uni Eropa berkomitmen menerapkan pajak digital atau digital service tax (DST) bila konsensus atas Pillar 1 tidak tercapai sesuai dengan tenggat waktu yang ditargetkan. Prancis bahkan berkomitmen untuk menerapkan DST dengan tarif 3% pada Januari 2021. (rig)

Topik : belgia, presiden as, joe biden, uni eropa, kebijakan pajak, pajak digital, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir