Berita
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:44 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:16 WIB
PMK 189/2020
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:40 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Investasi di Indonesia Masih Dihantui ICOR Tinggi

A+
A-
1
A+
A-
1
Investasi di Indonesia Masih Dihantui ICOR Tinggi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia. (Foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat masih terdapat banyak masalah dalam kegiatan investasi di Indonesia.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi investasi yang terus bertumbuh setiap tahunnya masih tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi secara umum.

"Setelah kami bedah ternyata incremental capital output ratio (ICOR) kita tinggi, 6,8. Artinya biaya ekonomi tinggi, ini yang harus kami perbaiki ke depan agar pertumbuhan investasi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi," ujar Bahlil, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: UU Cipta Kerja Disebut Bisa Atasi Masalah Defisit Transaksi Berjalan

Bila ditilik ke belakang, catatan BKPM menunjukkan realisasi investasi pada 2014 hingga 2019 meningkat hampir 2 kali lipat. Realisasi investasi pada 2019 tercatat mampu mencapai Rp809,6 triliun, sedangkan realisasi investasi pada 2014 masih sebesar Rp463,1 triliun.

Meski tumbuh, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi dalam 5 tahun terakhir pada 2014 hingga 2019 secara rata-rata hanya berada pada 5% setiap tahun.

Pertumbuhan ekonomi yang terganjal pada level 5% ini sudah pernah menjadi sorotan oleh mantan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution ketika dia masih menjabat pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Tarik Investasi Asing, Pemerintah Siapkan Aturan Teknis Soal SWF

Kala itu, Darmin mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak mampu lebih tinggi dari 5% akibat ICOR yang tinggi. ICOR tinggi disebabkan kualitas SDM Indonesia yang rendah. Meski jumlah angkatan kerja di Indonesia besar, mayoritas belum mempunyai skill yang mumpuni.

Lebih lanjut, perbaikan ICOR juga perlu dilakukan melalui rekonfigurasi investasi. Investasi yang masuk di Indonesia harus didorong kepada sektor yang berorientasi ekspor, mendukung pengembangan SDM, dan mendukung digitalisasi. (Bsi)

Baca Juga: Pengajuan Permohonan Tax Allowance Bisa Secara Luring, Asalkan …
Topik : ICOR, investasi, BKPM, Bahlil Lahadia
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 03 November 2020 | 11:04 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:00 WIB
LUKSEMBURG
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:38 WIB
PENANAMAN MODAL
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:15 WIB
KINERJA INVESTASI
berita pilihan
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:44 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:16 WIB
PMK 189/2020
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:40 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:13 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Kamis, 03 Desember 2020 | 15:08 WIB
STABILISASI MONETER
Kamis, 03 Desember 2020 | 14:26 WIB
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (6)
Kamis, 03 Desember 2020 | 14:25 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 03 Desember 2020 | 14:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH