Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Komunitas
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Kamis, 20 Januari 2022 | 13:38 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase
Perpajakan.id

Ekspat Bakal Kena Pajak US$100/ Bulan

A+
A-
0
A+
A-
0
Ekspat Bakal Kena Pajak US$100/ Bulan

BONTANG, DDTCNews — Pemkot Bontang dan DPRD Bontang sepakat akan mengenakan pajak untuk para ekspatriat/ tenaga kerja asing sebesar US$100 per bulan melalui revisi peraturan daerah tentang tenaga kerja asing, guna mengurangi defisit APBD tahun ini yang ditaksir melebar hingga Rp245 miliar.

Kesepakatan itu terlihat dalam rapat pandangan fraksi di DPRD Bontang terhadap rencana peraturan daerah mengenai tenaga kerja asing yang diajukan Pemkot Bontang yang digelar Senin (16/5). Rapat juga menggarisbawahi mengenai sisa dana bagi hasil tahun 2015 dari pemerintah pusat yang belum cair.

“Raperda ini perlu diterapkan karena jumlah orang asing yang bekerja sebagai operator teknis pada industri di Bontang cukup banyak. Para tenaga kerja asing ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” kata Ketua Fraksi Nasdem Bakhtiar Wakkang dalam rapat tersebut.

Baca Juga: Batas Maksimal Defisit APBD 2022 Diturunkan, Ini Kata Kemenkeu

Januari lalu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan DPRD Bontang sepakat memangkas anggaran sejumlah program nonprioritas di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah. Pemangkasan anggaran tersebut dimaksudkan sebagai upaya efisiensi dalam rangka mengurangi pelebaran defisit APBD Bontang.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bontang Agus Haris menambahkan keberadaan tenaga kerja asing seharusnya bermanfaat tidak hanya untuk perusahaan tempat mereka bekerja. Tetapi, katanya seperti dilansir klikbontang.com, juga harus berperan menyumbang penerimaan daerah.

“Dengan kondisi yang seperti sekarang, APBD Bontang mengalami defisit yang cukup besar, kita perlu melakukan ekstensifikasi pajak dengan memanfaatkan tenaga kerja asing yang berada di Bontang sebagai penyumbang penerimaan asli daerah,” katanya. (Bsi)

Baca Juga: Syarat Pelampauan Batas Defisit APBD Kian Ketat

Topik : pemkot bontang, pajak ekspat, defisit APBD

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:24 WIB
PER-24/PJ/2021

Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:26 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ingat, Pelayanan Pajak Gratis! Laporkan Kalau Temui Pelanggaran

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:30 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN

Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB
PP 3/2022

Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE

Pembuktian Data di Sidang Online Pengadilan Pajak, Ini Hasil Surveinya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:30 WIB
SELEBRITAS

Setelah Kunjungi Kantor Pajak, Ghozali 'NFT' Pamer Kartu NPWP Barunya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:00 WIB
INDIA

Pengusaha Minta Kredit Pajak Masukan Segera Dipulihkan

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:53 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Wamenkeu Ungkap Alasan Diskon PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP Diperpanjang