Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Dongkrak PAD, E-Retribusi Pasar Diperkenalkan

1
1

Ilustrasi.

DENPASAR, DDTCNews – Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali merilis sistem retribusi pasar elektronik (e-retribusi pasar) yang akan diterapkan di sejumlah pasar yang ada di Provinsi Bali. Sistem ini diberlakukan untuk mendukung program transaksi nontunai

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan penggunaan e-retribusi pasar dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Bali. Sistem itu membuat pemerintah daerah dapat memantau jumlah penerimaan sekaligus memastikannya masuk ke dalam kas daerah.

“Penerapan sistem elektronik untuk retribusi pasar merupakan bagian dari program nasional transaksi nontunai. Dengan sistem tersebut, transaksi lebih efektif, efisien, dan aman,” Kata Trisno, seperti dikutip pada Senin (12/8/2019).

Baca Juga: Mangkir Pajak, 32 Reklame Ditutup Paksa

Trisno menambahkan perlu dilakukan pemetaan terkait dengan penerapan e-retribusi di 9 kabupaten dan kota yang ada di Bali. Penerapan e-retribusi tersebut sudah dilakukan di Kabupaten Jembrana dan akan diterapkan di kabupaten dan kota lainnya.

Adapun pasar di Kabupaten Jembrana yang menjadi percontohan penerapan sistem e-retribusi ini adalah Pasar Anyar di Kelurahan Banjar Tengah.

Seperti dilansir antara news, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan e-retribusi dapat memberi kemudahan bagi para pedagang untuk membayar retribusi. Para pedagang juga dapat belajar untuk melakukan transaksi nontunai. Selain itu, pengelolaan pendapatan daerah juga akan lebih transparan.

Baca Juga: Bank Jateng Genjot Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah

Lebih lanjut, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma menyebut sistem e-retribusi juga telah diterapkan di pasar yang ada Kota Denpasar. Terdapat tiga pasar yang menjadi contoh penerapan e-retribusi di Kota Denpasar yaitu Pasar Ketapian, Badung, dan Lokitasari.

Namun, beberapa pasar lain yakni Pasar Gunung Agung, Satria, Sanglah, dan Pidada juga akan dilengkapi sistem ini. Penerapan e-retribusi di empat pasar tersebut dicanangkan paling lambat pada September 2019. (MG-nor/kaw)

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online

“Penerapan sistem elektronik untuk retribusi pasar merupakan bagian dari program nasional transaksi nontunai. Dengan sistem tersebut, transaksi lebih efektif, efisien, dan aman,” Kata Trisno, seperti dikutip pada Senin (12/8/2019).

Baca Juga: Mangkir Pajak, 32 Reklame Ditutup Paksa

Trisno menambahkan perlu dilakukan pemetaan terkait dengan penerapan e-retribusi di 9 kabupaten dan kota yang ada di Bali. Penerapan e-retribusi tersebut sudah dilakukan di Kabupaten Jembrana dan akan diterapkan di kabupaten dan kota lainnya.

Adapun pasar di Kabupaten Jembrana yang menjadi percontohan penerapan sistem e-retribusi ini adalah Pasar Anyar di Kelurahan Banjar Tengah.

Seperti dilansir antara news, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan e-retribusi dapat memberi kemudahan bagi para pedagang untuk membayar retribusi. Para pedagang juga dapat belajar untuk melakukan transaksi nontunai. Selain itu, pengelolaan pendapatan daerah juga akan lebih transparan.

Baca Juga: Bank Jateng Genjot Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah

Lebih lanjut, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma menyebut sistem e-retribusi juga telah diterapkan di pasar yang ada Kota Denpasar. Terdapat tiga pasar yang menjadi contoh penerapan e-retribusi di Kota Denpasar yaitu Pasar Ketapian, Badung, dan Lokitasari.

Namun, beberapa pasar lain yakni Pasar Gunung Agung, Satria, Sanglah, dan Pidada juga akan dilengkapi sistem ini. Penerapan e-retribusi di empat pasar tersebut dicanangkan paling lambat pada September 2019. (MG-nor/kaw)

Baca Juga: Genjot Setoran, Raja Ampat Terapkan Sistem Pajak Online
Topik : e-retribusi, pajak daerah, Provinsi Bali
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:42 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
berita pilihan
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
Jum'at, 18 Agustus 2017 | 11:29 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Sabtu, 12 November 2016 | 12:40 WIB
KOTA TANGERANG SELATAN
Kamis, 15 Desember 2016 | 17:53 WIB
PROVINSI BENGKULU
Kamis, 02 Maret 2017 | 18:14 WIB
KABUPATEN BERAU
Jum'at, 09 Juni 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:59 WIB
KOTA MALANG
Senin, 14 November 2016 | 10:59 WIB
PROVINSI DI YOGYAKARTA
Jum'at, 03 Maret 2017 | 14:35 WIB
PAJAK DAERAH