Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Dividen Terlanjur Dipotong PPh, Wajib Pajak Bisa Minta Restitusi

A+
A-
5
A+
A-
5
Dividen Terlanjur Dipotong PPh, Wajib Pajak Bisa Minta Restitusi

Ilustrasi Kantor Pusat Ditjen Pajak.

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan memberikan ruang kepada wajib pajak orang pribadi dalam negeri penerima dividen dari dalam negeri untuk mengajukan restitusi atas pajak penghasilan (PPh) dividen yang terlanjur dipotong.

Hall tersebut diatur dalam Pasal 109 Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 18/2021 tentang Pelaksanaan UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, serta Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

"Permohonan pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang ... dilaksanakan berdasarkan PMK mengenai tata cara pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang," bunyi Pasal 109 ayat (2) PMK 18/2021, dikutip Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Fitur e-Reporting Investasi dan Pemindahan KPP Wajib Pajak Terpopuler

Ketentuan pada Pasal 109 PMK 18/2021 ini dengan sendirinya mempertegas Nota Dinas ND-93/PJ/PJ.03/2020 yang diterbitkan Ditjen Pajak (DJP) sejak 30 Desember 2020.

Pada nota dinas tersebut, dividen dari dalam negeri yang diterima oleh wajib dalam negeri yang terlanjur dipotong bisa dimintakan restitusi sejalan dengan PMK 187/2015.

Agar dividen dapat dikecualikan dari objek pajak, PMK 18/2021 mengatur dividen yang diterima harus diinvestasikan di wilayah NKRI pada instrumen keuangan dan nonkeuangan yang diperinci pada Pasal 35 PMK 18/2021.

Baca Juga: Kebijakan Pengecualian Dividen dari Objek PPh Tepat, Ini Kata Pakar

Adapun instrumen keuangan yang tersedia pada pasal tersebut amat beragam, mulai dari efek yang bersifat utang, sukuk, saham, reksa dana, hingga deposito dan tabungan.

Instrumen investasi nonkeuangan yang dapat dimanfaatkan juga beragam, mulai investasi pada sektor riil, investasi langsung pada perusahaan, hingga investasi properti dan emas batangan.

Agar dividen dikecualikan dari objek pajak, reinvestasi dividen tersebut harus dilakukan paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tahun pajak berakhir bagi wajib pajak orang pribadi.

Baca Juga: Tuntaskan Dua Aturan Turunan UU Cipta Kerja, Ini Kata DJP

Investasi harus dilakukan paling singkat selama 3 tahun terhitung sejak tahun pajak dividen diterima oleh wajib pajak. Investasi tidak dapat dialihkan kecuali dalam bentuk investasi lain yang tertuang pada Pasal 35 PMK 18/2021. (Bsi)

Topik : dividen, PMK 18/2021, restitusi
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 04 Maret 2021 | 18:41 WIB
PMK 18/2021
Kamis, 04 Maret 2021 | 16:28 WIB
PMK 18/2021
Kamis, 04 Maret 2021 | 12:17 WIB
PMK 18/2021
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK