Berita
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Review
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:00 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 17:26 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:19 WIB
AKTIVITAS PEREKONOMIAN
Data & alat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 12 AGUSTUS-18 AGUSTUS 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Komunitas
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:08 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:42 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase

Ditolak Warga, Pajak Ekstra Miras 70% Akhirnya Dicabut

A+
A-
0
A+
A-
0
Ditolak Warga, Pajak Ekstra Miras 70% Akhirnya Dicabut

Petugas menutup toko minuman keras di New Delhi, India. (Sumber: PTI Photo)

NEW DELHI, DDTCNews—Pemerintah Delhi, India, akhirnya mencabut pengenaan pajak ekstra 70% untuk setiap pembelian minuman keras setelah hanya berjalan dalam kurun waktu sebulan.

Menurut pemerintah Delhi, pencabutan itu dilakukan setelah muncul petisi penolakan pajak ekstra 70% atas minuman keras (miras). Adapun pemungutan pajak ekstra itu bertujuan untuk mendanai penanganan pandemi di Delhi.

"Pemerintah mencabut pajak tambahan sebesar 70% dari harga eceran maksimum untuk semua kategori minuman keras, yang berlaku mulai 10 Juni," bunyi pernyataan itu, dikutip Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: Masa Berlaku Pembebasan PPN Masker Medis Diperpanjang, Ini Sebabnya

Meski pajak ekstra dicabut, harga minuman beralkohol tak serta merta turun seperti saat sebelum ada pandemi. Hal itu dikarenakan pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk minuman keras dari 20% menjadi 25%.

Pemerintah Delhi menerapkan pajak ekstra 70% untuk setiap pembelian minuman keras mulai 4 Mei 2020. Kebijakan itu untuk merespons tingginya permintaan minuman beralkohol saat lockdown wilayah dilonggarkan.

Pajak ekstra 70% dikenakan atas tarif maksimum pada penjualan eceran per botol. Misalnya, botol minuman keras sebelum dikenai pajak dihargai Rs1.000 per botol. Dengan pajak ekstra tersebut, harga miras melompat menjadi Rs1.700 per botol.

Baca Juga: Asesmen dan Pengajuan Banding Pajak Tanpa Tatap Muka Diluncurkan

Namun, banyak warga mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Delhi mengenai pengenaan pajak ekstra tersebut. Pengadilan pun meminta pemerintah untuk merespons desakan publik tersebut.

Dilansir dari Dnaindia, pemerintah mengklaim berwenang mengatur penjualan, pembelian, dan konsumsi minuman keras. Meski demikian, pemerintah tampaknya memilih mencabut pajak ekstra 70% dan menggantinya dengan menaikkan PPN menjadi 25%. (rig)

Baca Juga: Penerimaan Pajak Membaik, Pemerintah Diminta Kurangi Dosis Stimulus
Topik : pajak minuman keras, PPN, pajak pertambahan nilai, delhi, india, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 06:01 WIB
PMK 89/2020
berita pilihan
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI BENGKULU
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK