Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Dengan Tax Holiday, Pemerintah Bidik Investasi 3 Industri Ini

1
1

ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Dengan fasilitas tax holiday, pemerintah membidik investor dari tiga industri penyumbang impor terbesar di Indonesia. Topik tersebut menjadi bahasan beberapa media nasional pada hari ini, Senin (3/12/2018).

Ketiga industri tersebut adalah besi dan baja, kilang dan petrokimia, serta kimia dasar. Penanaman modal untuk ketiga industri ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat industri hulu, terutama bahan baku industri kimia. Selain itu, pembangunan kilang harus terintegrasi dengan industri petrokimia.

Selain itu, beberapa media nasional juga memaparkan informasi terkait kemajuan penting dalam kerja sama perpajakan antarnegara yang telah dicapai dalam forum G20 di Argentina. Setiap negara bersepakat untuk memerangi penghindaran pajak melalui rencana aksi Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) dan Automatic Exchange of Information (AEOI).

Baca Juga: Jumlah WP UMKM Naik, Penerimaan Masih Turun

Masih dalam pertemuan G20, ada kesepakatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menurunkan tensi ketegangan perang dagang. ‘Gencatan senjata’ antara AS dan China ini akan berlaku selama 90 hari.

  • Tekan Impor Hingga 50%

Investor di tiga industri itu akan membantu pemerintah mengurangi ketergantungan impor. Apalagi, impor minyak dan gas sejauh ini masih cukup tinggi sehingga menyebabkan neraca perdagangan defisit.

“Kalau tiga pohon industri ini digabung, impor bisa lebih dari 50% berkurang. Itu diincar waktu kita merumuskan tax holiday,” ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Baca Juga: Insentif Kegiatan Vokasi, Dirjen Pajak: Tidak Perlu Izin Khusus DJP
  • Indonesia Tingkatkan Basis Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia akan memanfaatkan kemajuan kerja sama perpajakan yang telah dicapai untuk meningkatkan meningkatkan kepatuhan pajak dan meningkatkan basis pajak.

“Terutama pada kelompok ‘high wealth’ yang selama ini mudah memanfaatkan tax haven dan kelonggaran regulasi antarnegara,” ujarnya.

  • Batal Naikkan Tarif

Pemerintah AS bersedia untuk tidak menaikkan tarif menjadi 25% atas produk China senilai US$200 miliar. Sementara, China bersedia membeli produk AS dalam nilai besar untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

Baca Juga: Beri Tax Holiday, DJP Kantongi Komitmen Investasi Rp500 Triliun
  • Lonjakan Restitusi Perbaiki Cashflow Perusahaan

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center Ajib Hamdani mengatakan kebijakan restitusi dipercepat telah berdampak positif bagi cashflow perusahaan. Berdasarkan data Ditjen Pajak (DJP), pengajuan restitusi sejak Mei hingga Oktober 2018 mencapai 3.274, melonjak 266,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 894 permohonan.

Adapun pada periode tersebut, DJP telah mengeluarkan 2.469 Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP), naik 506,63% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 407 SKPPKP. Nilai restitusi yang sudah dibayarkan senilai Rp9,49 triliun, meningkat 174% dibandingkan tahun lalu Rp3,46 triliun.

  • Pemerintah Bakal Terapkan Pungutan Sampah

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pungutan sampah akan masuk di dalam tarif pengunjung hotel di wilayah pariwisata. Dana itu akan masuk ke kas daerah dan bisa digunakan untuk mendanai pengelolaan sampah di daerah wisata.

Baca Juga: Menanti Aturan Teknis Insentif Pajak Kegiatan Riset

“Rencananya, tarif pengunjung asing US$10, sedangkan yang lokal US$1,” katanya.

  • Ini Syarat Investor Asing Masuk ke Indonesia

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam revisi regulasi daftar negatif investasi (DNI), pemerintah akan mensyaratkan empat aspek bagi investor asing yang akan masuk.

Pertama, investor harus membawa teknologi ramah lingkungan. Kedua, investasi harus memberikan nilai tambah bagi Indonesia. Ketiga, investor mengutamakan tenaga kerja lokal. Keempat, investor harus mentransfer teknologi ke Indonesia. (kaw)

Baca Juga: Pajak dan Pergerakan Penduduk Lintas Yurisdiksi

Selain itu, beberapa media nasional juga memaparkan informasi terkait kemajuan penting dalam kerja sama perpajakan antarnegara yang telah dicapai dalam forum G20 di Argentina. Setiap negara bersepakat untuk memerangi penghindaran pajak melalui rencana aksi Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) dan Automatic Exchange of Information (AEOI).

Baca Juga: Jumlah WP UMKM Naik, Penerimaan Masih Turun

Masih dalam pertemuan G20, ada kesepakatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menurunkan tensi ketegangan perang dagang. ‘Gencatan senjata’ antara AS dan China ini akan berlaku selama 90 hari.

  • Tekan Impor Hingga 50%

Investor di tiga industri itu akan membantu pemerintah mengurangi ketergantungan impor. Apalagi, impor minyak dan gas sejauh ini masih cukup tinggi sehingga menyebabkan neraca perdagangan defisit.

“Kalau tiga pohon industri ini digabung, impor bisa lebih dari 50% berkurang. Itu diincar waktu kita merumuskan tax holiday,” ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Baca Juga: Insentif Kegiatan Vokasi, Dirjen Pajak: Tidak Perlu Izin Khusus DJP
  • Indonesia Tingkatkan Basis Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia akan memanfaatkan kemajuan kerja sama perpajakan yang telah dicapai untuk meningkatkan meningkatkan kepatuhan pajak dan meningkatkan basis pajak.

“Terutama pada kelompok ‘high wealth’ yang selama ini mudah memanfaatkan tax haven dan kelonggaran regulasi antarnegara,” ujarnya.

  • Batal Naikkan Tarif

Pemerintah AS bersedia untuk tidak menaikkan tarif menjadi 25% atas produk China senilai US$200 miliar. Sementara, China bersedia membeli produk AS dalam nilai besar untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

Baca Juga: Beri Tax Holiday, DJP Kantongi Komitmen Investasi Rp500 Triliun
  • Lonjakan Restitusi Perbaiki Cashflow Perusahaan

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center Ajib Hamdani mengatakan kebijakan restitusi dipercepat telah berdampak positif bagi cashflow perusahaan. Berdasarkan data Ditjen Pajak (DJP), pengajuan restitusi sejak Mei hingga Oktober 2018 mencapai 3.274, melonjak 266,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 894 permohonan.

Adapun pada periode tersebut, DJP telah mengeluarkan 2.469 Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP), naik 506,63% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 407 SKPPKP. Nilai restitusi yang sudah dibayarkan senilai Rp9,49 triliun, meningkat 174% dibandingkan tahun lalu Rp3,46 triliun.

  • Pemerintah Bakal Terapkan Pungutan Sampah

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pungutan sampah akan masuk di dalam tarif pengunjung hotel di wilayah pariwisata. Dana itu akan masuk ke kas daerah dan bisa digunakan untuk mendanai pengelolaan sampah di daerah wisata.

Baca Juga: Menanti Aturan Teknis Insentif Pajak Kegiatan Riset

“Rencananya, tarif pengunjung asing US$10, sedangkan yang lokal US$1,” katanya.

  • Ini Syarat Investor Asing Masuk ke Indonesia

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam revisi regulasi daftar negatif investasi (DNI), pemerintah akan mensyaratkan empat aspek bagi investor asing yang akan masuk.

Pertama, investor harus membawa teknologi ramah lingkungan. Kedua, investasi harus memberikan nilai tambah bagi Indonesia. Ketiga, investor mengutamakan tenaga kerja lokal. Keempat, investor harus mentransfer teknologi ke Indonesia. (kaw)

Baca Juga: Pajak dan Pergerakan Penduduk Lintas Yurisdiksi
Topik : berita pajak hari ini, berita pajak, tax holiday, BEPS, AEoI
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
berita pilihan
Selasa, 04 Desember 2018 | 14:21 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 14:02 WIB
TAX AMNESTY
Kamis, 25 April 2019 | 13:16 WIB
PEMBANGKIT LISTRIK
Jum'at, 26 April 2019 | 18:57 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Rabu, 21 November 2018 | 14:53 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Kamis, 06 Juni 2019 | 08:15 WIB
REFORMASI PAJAK
Rabu, 10 Juli 2019 | 10:31 WIB
INSENTIF FISKAL
Selasa, 07 Mei 2019 | 15:33 WIB
REFORMA AGRARIA
Rabu, 10 Juli 2019 | 12:54 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 07 Mei 2019 | 16:20 WIB
INSENTIF FISKAL