Review
Rabu, 28 Juli 2021 | 15:22 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Data Terbaru BPS, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2021 Minus 0,74%

A+
A-
2
A+
A-
2
Data Terbaru BPS, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2021 Minus 0,74%

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan data realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021 masih terkontraksi 0,74%. Adapun pada periode yang sama tahun lalu, ekonomi masih tumbuh 2,97%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kontraksi ekonomi itu merupakan dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Menurutnya, catatan pertumbuhan ekonomi tersebut sudah lebih baik dari kuartal-kuartal sebelumnya.

"Apa yang kita capai ini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan," katanya melalui konferensi video, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga: IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF

Suhariyanto mengatakan perekonomian Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada kuartal I/2021 tercatat senilai Rp3.969,1 triliun triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp2.683,1 triliun.

Dia menilai pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 yang minus 0,74% secara tahunan itu telah menunjukkan perbaikan. Pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 tercatat minus 5,32, kuartal III/2020 minus 3,49%, dan kuartal IV/2020 minus 2,19%.

"Ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi akan semakin nyata. Tentu kita berharap pemulihan ekonomi akan terjadi pada 2021 dan betul-betul akan terwujud," ujarnya.

Baca Juga: Ada PPKM Darurat, ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jadi 4,1%

Menurut lapangan usaha, kontraksi terdalam terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan yang minus hingga 13,12%, diikuti akomodasi dan makanan minuman yang minus 7,26%. Sebaliknya, sektor pengadaan air tumbuh positif 5,49%, diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial tumbuh hingga 3,64%.

Suhariyanto menambahkan pandemi Covid-19 juga menyebabkan kontraksi ekonomi pada semua negara di dunia meski mulai menunjukkan perbaikan. Misalnya, untuk China yang menjadi mitra dagang penting Indonesia, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021 mencapai 18,3%, melesat dari posisi kuartal I/2020 yang minus 6,8%.

Angka pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 yang minus 0,74% tersebut sesuai dengan proyeksi pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi masih minus 1% hingga 0,1%. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa sebelumnya juga memprediksi pertumbuha ekonomi minus 0,6%-0,9%. (kaw)

Baca Juga: Penduduk Miskin Indonesia 27,54 Juta Orang, Ini Data Terbaru BPS

Topik : pertumbuhan ekonomi, PDB, BPS

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 25 Mei 2021 | 09:29 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Kuartal II/2021 Bisa Tumbuh Hingga 8,3%

Sabtu, 22 Mei 2021 | 06:01 WIB
APBN 2023

Defisit 2023 akan Menyempit ke 2,71% PDB

Kamis, 20 Mei 2021 | 13:31 WIB
KEM-PPKF 2022

Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,2%-5,8%, Ini Rentang Asumsi Makro 2022

Kamis, 20 Mei 2021 | 12:50 WIB
KINERJA EKONOMI

Harga Komoditas Melonjak, Kinerja Ekspor April 2021 Positif

berita pilihan

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:22 WIB
KONSULTASI PAJAK

Perubahan Ketentuan Insentif Pajak dalam PMK 82/2021

Rabu, 28 Juli 2021 | 15:11 WIB
PELAYANAN PAJAK

Sempat Tidak Bisa Akses Layanan Terkait NPWP? Ternyata DJP Lakukan Ini

Rabu, 28 Juli 2021 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis-Jenis Retribusi Daerah

Rabu, 28 Juli 2021 | 13:00 WIB
RESENSI JURNAL

Menilik Kebijakan Insentif Pajak China dalam Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:50 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons BKF