Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Jum'at, 24 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Jum'at, 24 September 2021 | 12:40 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cegah Kecurangan Pajak, Pemerintah Minta Fiskus Kerja Lebih Keras

A+
A-
0
A+
A-
0
Cegah Kecurangan Pajak, Pemerintah Minta Fiskus Kerja Lebih Keras

Menteri Keuangan Filipina Carlos Dominguez III. (foto: Departemen Keuangan Filipina)

MANILA, DDTCNews - Menteri Keuangan Filipina Carlos Dominguez III meminta otoritas pajak (Bureau of Internal Revenue/BIR) terus mengoptimalkan penerimaan hingga realisasinya melampaui target yang ditetapkan.

Dominguez mengatakan pajak memiliki peran besar untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian. Menurutnya, salah satu upaya yang harus dilakukan yakni menutup celah kecurangan pajak.

"Dengan kata lain, tidak ada ruang bagi kita untuk gagal mencapai target penerimaan. Untuk dapat mencapai target, semuanya tergantung pada keberhasilan BIR dalam meningkatkan pendapatan yang sangat dibutuhkan," katanya, dikutip pada Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: Hadapi Konsensus Global, Strategi Kebijakan Pajak 2022 Mulai Dikaji

Dominguez menjelaskan BIR telah memulai program digitalisasi komprehensif guna mengoptimalkan setoran pajak sejak sebelum pandemi Covid-19. Digitalisasi tersebut membuat tugas pengumpulan pajak tetap berjalan di tengah kebijakan lockdown.

Namun, ia mengingatkan digitalisasi sistem pajak harus terus berlanjut. Upaya tersebut juga harus didukung dengan langkah lain sehingga penerimaan pajak terus meningkat setiap tahun.

Dominguez menilai pandemi Covid-19 menjadi tantangan berat dalam pengelolaan fiskal negara, termasuk dari sisi pengumpulan pajak. Bagaimanapun, pendanaan berbagai program penanganan pandemi juga bergantung pada penerimaan pajak.

Baca Juga: Sumbang Emisi, Diskon Pajak Bagi Kapal Penangkap Ikan Perlu Dihapus

Untuk itu, ia meminta semua pegawai pajak bekerja lebih keras untuk melampaui target penerimaan. Dominguez lantas membandingkan upaya melampaui target tersebut dengan atlet yang memperoleh medali emas dalam ajang olimpiade.

Menurutnya, pemerintah juga terus mendukung optimalisasi penerimaan dengan melakukan reformasi pajak. "Kemenangan BIR berarti masa depan fiskal yang aman bagi negara dan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Filipina," ujarnya seperti dilansir pna.gov.ph.

Sepanjang semester I/2021, BIR telah mengumpulkan penerimaan pajak senilai P1,03 triliun atau setara dengan Rp296,9 triliun. Jumlah tersebut melebihii target tengah tahun sejumlah P1,018 triliun atau setara dengan Rp292,9 triliun.

Baca Juga: Genjot Konsumsi, Vietnam Bakal Obral Diskon PPN Hingga Akhir Tahun

Sementara untuk sepanjang tahun ini, pemerintah menargetkan penerimaan pajak mencapai P2,08 triliun atau setara dengan Rp598,5 triliun, tumbuh 7% dari realisasi tahun lalu sejumlah P1,95 triliun atau setara dengan Rp561,1 triliun. (rig)

Topik : filipina, kecurangan pajak, pegawai pajak, penerimaan pajak, pajak internasional

KOMENTAR

Di mana posisi Anda terhadap suatu wacana kebijakan perpajakan? Apa yang melatarbelakangi posisi Anda? Yuk, ikut berpartisipasi dalam Debat DDTCNews! Tulis komentar, isi survei, dan rebut hadiah berupa uang tunai! Kunjungi Setuju dengan Pajak Karbon? Sampaikan Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
SIPRUS

Otoritas Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan Pajak Lintas Yurisdiksi

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
FILIPINA

DPR Akhirnya Setujui Produk Digital Dikenai PPN 12%

Kamis, 23 September 2021 | 14:30 WIB
BELANDA

Redam Emisi Karbon, Negara Ini Pajaki Truk Berdasarkan Jarak Tempuh

berita pilihan

Minggu, 26 September 2021 | 10:00 WIB
IRLANDIA

Hadapi Konsensus Global, Strategi Kebijakan Pajak 2022 Mulai Dikaji

Minggu, 26 September 2021 | 09:30 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Penerbit Faktur Pajak Fiktif Divonis Denda Rp41,1 Miliar

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO

'Insentif PPnBM Mobil Tepat Waktunya'

Minggu, 26 September 2021 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Implementasi Konsensus Pajak Global Diprediksi 2024, Ini Kata Kemenkeu

Minggu, 26 September 2021 | 08:00 WIB
RUU KUP

Insentif Pasal 31E UU PPh Mau Dihapus, DPR Tak Satu Suara

Minggu, 26 September 2021 | 07:00 WIB
RUU KUP

DPR Usulkan Perubahan Pasal 32A UU Pajak Penghasilan

Minggu, 26 September 2021 | 06:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Belanja Sosial Tembus Rp268 Triliun, Sri Mulyani Singgung Soal Pajak

Sabtu, 25 September 2021 | 17:00 WIB
SEMINAR NASIONAL PERPAJAKAN 2021 - FIA UB

Membedah Tren Kebijakan Pajak di Masa Pandemi, Ini Catatan Akademisi

Sabtu, 25 September 2021 | 16:00 WIB
RUU KUP

Soal Pajak Karbon, DPR Usulkan Tarif yang Berbeda dari Pemerintah

Sabtu, 25 September 2021 | 15:17 WIB
SEMINAR NASIONAL PERPAJAKAN 2021 - FIA UB

Tren Reformasi Pajak Di Tengah Pemulihan Ekonomi, Ini 5 Sasarannya